NEWS.BUSURNABIRE.ID | NABIRE – PAPUA TENGAH | Tim Khusus (Timsus) Polda Papua Tengah membongkar sebuah rumah yang diduga menjadi lokasi persembunyian terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) sekaligus tempat penyimpanan sejumlah barang mencurigakan di Kelurahan Bumi Wonorejo, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Senin (13/7/2026).

Dalam penggerebekan tersebut, aparat mengamankan dua unit sepeda motor serta sejumlah barang elektronik dan peralatan lainnya yang kini masih didalami asal-usulnya.
Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., CPHR, saat dikonfirmasi NEWS.BUSURNABIRE.ID, membenarkan adanya kegiatan penindakan tersebut.
Kapolres menyampaikan bahwa seluruh barang yang ditemukan di lokasi telah diamankan dan diserahkan kepada Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Nabire untuk kepentingan pendataan, penyelidikan, serta pengembangan lebih lanjut.
“Benar, barang bukti yang ditemukan telah diamankan di Satreskrim Polres Nabire. Saat ini masih dilakukan pendalaman dan pengembangan terkait asal-usul barang-barang tersebut,” ujar AKBP Samuel D. Tatiratu.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, operasi dipimpin IPTU Fredrik E. Demetouw didampingi IPDA Michael Jackson Korwa. Sekitar pukul 09.50 WIT, personel bergerak menuju rumah yang menjadi sasaran penyelidikan di kawasan Bumi Wonorejo.
Ketika petugas tiba dan melakukan penggerebekan, dua orang berinisial JP dan TD, yang diduga berada di lokasi, berhasil melarikan diri melalui bagian belakang rumah dengan melompati pagar seng.

Petugas selanjutnya mengamankan seorang perempuan yang berada di lokasi untuk dimintai keterangan sebagai saksi. Penyisiran kemudian dilakukan di sejumlah bagian rumah.
Dari lokasi tersebut, aparat menemukan dua unit kendaraan roda dua, yakni Yamaha Lexi dan Honda Beat. Polisi juga mengamankan televisi, speaker, perangkat komputer, monitor, printer, amplifier, PlayStation 2, keyboard, mesin babat, kipas angin, serta stavolt.
Selain itu, ditemukan pula sejumlah peralatan berupa linggis, gergaji, martil, pisau, gunting, meteran kayu, dan tang runcing. Seluruh barang tersebut kini menjadi bagian dari materi penyelidikan polisi untuk memastikan asal-usul serta kemungkinan keterkaitannya dengan laporan tindak pidana.
Kapolres Nabire menegaskan, penyidik belum berhenti pada penemuan barang-barang tersebut. Pemeriksaan administrasi kendaraan dan penelusuran terhadap pemilik sah terus dilakukan guna memperjelas status dua sepeda motor yang diamankan.
Polisi juga tengah mencocokkan barang-barang yang ditemukan dengan sejumlah laporan kehilangan maupun tindak pidana pencurian yang sebelumnya dilaporkan masyarakat di wilayah hukum Polres Nabire.
Dari keterangan awal saksi, dua orang yang kini dicari petugas disebut berada di rumah tersebut sebelum penggerebekan berlangsung. Saat mengetahui kedatangan aparat, keduanya langsung melarikan diri melalui bagian belakang rumah.
Timsus Polda Papua Tengah bersama jajaran kepolisian di Nabire kini terus melakukan pengembangan dan pencarian terhadap JP dan TD. Polisi juga mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang berkaitan dengan barang-barang yang ditemukan di lokasi.

AKBP Samuel D. Tatiratu menegaskan bahwa kepolisian akan terus melakukan langkah penegakan hukum terhadap tindak pidana curanmor dan pencurian yang meresahkan masyarakat.
Ia juga mengimbau masyarakat yang merasa pernah kehilangan kendaraan maupun barang dengan ciri-ciri serupa agar berkoordinasi dengan pihak kepolisian serta membawa dokumen atau bukti kepemilikan yang sah.
Pengungkapan ini menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam menekan kasus pencurian kendaraan bermotor dan kejahatan terhadap harta benda di Kabupaten Nabire. Proses penyelidikan masih berlangsung dan polisi terus memburu dua orang yang diduga melarikan diri saat penggerebekan.













