NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire:Penemuan mayat mengejutkan warga Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah. Mayat seorang laki-laki ditemukan di Dekat Gapura Taman Makam Pahlawan, Jalan Kusuma Bangsa, pada Rabu, 30 April 2025, sekitar pukul 16.42. Kasat Reskrim Polres Nabire, AKP Bertu Haridyka Eka Anwar, S.T.K., S.I.K., memberikan penjelasan lengkap mengenai upaya penyelidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian.

“Pada hari Rabu, kami menerima laporan dari masyarakat bahwa telah ditemukan mayat laki-laki yang diduga meninggal dunia di dalam kompleks Taman Makam Pahlawan, tepatnya di Jalan Kusuma Bangsa, Kabupaten Nabire,” ujar AKP Bertu saat ditemui di Ruang Kerjanya pada Rabu malam (30/4/2025).

Kasat Reskrim Polres Nabire, AKP Bertu Haridyka Eka Anwar menyampaikan Setelah menerima informasi tersebut, tim penyidik dari Polres Nabire segera menuju lokasi kejadian. Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), tim langsung melakukan olah TKP dan berhasil mengidentifikasi jenazah sebagai Serda EY, seorang anggota TNI Angkatan Darat dari Korem 173 PVB berusia 24 tahun.

Dalam proses olah TKP, polisi menemukan beberapa barang bukti di lokasi, antara lain:
- Satu buah baju PDL TNI-AD
- Satu buah kaos loreng TNI-AD
- Satu buah jaket abu-abu
- Satu pasang sendal hitam
Saksi pertama yang menemukan mayat tersebut adalah saudara RA, seorang warga Wonorejo Transat, Kabupaten Nabire. Berdasarkan keterangan saksi, pada sore hari sekitar pukul 16.30, ia sedang berada di Taman Makam Bahagia untuk membuat rumah makam menggunakan mesin pemotong kayu. Ketika hendak menyambung kabel listrik di dekat Gapura Taman Makam Pahlawan, saksi melihat seorang pria tergeletak dalam posisi tengkurap.
“Saksi merasa takut dan langsung kembali ke Taman Makam Bahagia, memberitahukan rekannya, dan kemudian menghubungi Polres Nabire untuk melaporkan penemuan tersebut,” ungkap AKP Bertu.

Setelah mayat ditemukan, pihak kepolisian segera Olah TKP dan membawa jenazah ke RSUD Nabire untuk dilakukan visum et repertum guna mengetahui apakah terdapat tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Hasil Olah TKP menunjukkan beberapa luka pada tubuh korban, antara lain:
- Luka lebam pada bagian belakang tubuh
- Pembusukan pada bagian wajah
- Luka lecet di rusuk kanan sekitar 2-3 cm
- Luka lecet di tangan kanan sekitar 5 cm
- Kondisi mulut korban ditemukan dalam posisi menggigit lidah
“Selanjutnya, kami terus melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi yang berada di sekitar TKP dan meminta keterangan lebih lanjut. Kami berkoordinasi dengan pihak Denhum TNI terkait Jenazah yang mana akan dikirim ke Jayapura, karena korban berasal dari Lere, Kabupaten Sentani, Provinsi Jayapura,” jelas AKP Bertu.

Polres Nabire juga sedang menunggu keputusan dari keluarga korban terkait otopsi yang akan dilakukan di Jayapura untuk memastikan penyebab kematian.
“Proses penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap penyebab kematian Serda EY. Kami berkomitmen untuk memberikan hasil terbaik dalam proses hukum ini,” tutup AKP Bertu.













