>

Polres Nabire Siaga Penuh! 700 Personel Kawal Aksi Mahasiswa Puncak, Kapolres Tegaskan Tidak Ada Toleransi untuk Gangguan Keamanan

By BusurNabire.id
Sabtu, 25 April 2026 06:23 WIB | 71 Views
Polres Nabire Siaga Penuh! 700 Personel Kawal Aksi Mahasiswa Puncak, Kapolres Tegaskan Tidak Ada Toleransi untuk Gangguan Keamanan (Foto: Humas Polres Nabire)

NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire :Papua Tengah | Polres Nabire menegaskan kesiapan penuh dalam mengamankan rencana aksi penyampaian aspirasi oleh sejumlah kelompok mahasiswa asal Puncak yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 27 April 2026.

Aksi tersebut berkaitan dengan isu dugaan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di wilayah Kabupaten Puncak, Papua Tengah. Menyikapi agenda tersebut, jajaran kepolisian langsung menggelar rapat internal pada Sabtu, 25 April 2026, sebagai tindak lanjut atas surat pemberitahuan resmi dari beberapa organisasi mahasiswa.

Polres Nabire Siaga Penuh! 700 Personel Kawal Aksi Mahasiswa Puncak, Kapolres Tegaskan Tidak Ada Toleransi untuk Gangguan Keamanan (Foto: Humas Polres Nabire)

Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, menegaskan bahwa pihak kepolisian pada prinsipnya tidak melarang masyarakat menyampaikan pendapat di muka umum, selama dilakukan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

Namun demikian, pihak kepolisian tidak memberikan izin terhadap rencana mobilisasi massa dalam jumlah besar maupun long march dari berbagai titik di Kota Nabire menuju lokasi aksi.

Menurut Kapolres, langkah itu diambil untuk menjaga stabilitas keamanan dan mencegah terganggunya aktivitas masyarakat, terutama karena aksi berlangsung pada hari kerja dengan tingkat mobilitas yang cukup tinggi.

“Nabire sebagai ibu kota Provinsi Papua Tengah merupakan pusat aktivitas masyarakat dari berbagai daerah. Karena itu, keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas menjadi prioritas utama,” tegas AKBP Samuel D. Tatiratu.

Ia menjelaskan, kebebasan menyampaikan pendapat harus tetap berjalan seiring dengan tanggung jawab menjaga ketertiban umum serta menghormati hak masyarakat lainnya.

Polres Nabire juga mengingatkan seluruh koordinator lapangan agar memastikan peserta aksi tetap tertib dan tidak membawa barang-barang yang bertentangan dengan hukum.

Benda seperti senjata tajam, alat berbahaya lainnya, maupun atribut atau simbol yang tidak sejalan dengan prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dipastikan tidak diperbolehkan dalam kegiatan tersebut.

Baca Juga  Letkol Dwi Palwanto Tegaskan TNI Siap Mengawal Keamanan dan Mendukung Pembangunan Papua Tengah

Selain itu, aparat meminta massa aksi untuk tidak menutup maupun menguasai badan jalan, mengingat jalan raya merupakan fasilitas umum yang digunakan seluruh masyarakat.

“Kami mengimbau agar penyampaian aspirasi dilakukan secara damai, tertib, dan tidak mengganggu kepentingan publik,” ujarnya.

Untuk memperkuat pengamanan, Polres Nabire akan menggelar rapat lanjutan bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga para kepala suku pada Minggu, 26 April 2026.

Rapat tersebut bertujuan menyatukan langkah seluruh elemen dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama pelaksanaan aksi berlangsung.

Dalam operasi pengamanan nanti, sekitar 700 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, dan Brimob akan diterjunkan untuk mengawal jalannya aksi.

Kapolres menjelaskan bahwa pola pengamanan akan dilakukan secara bertahap, dimulai dari langkah preventif dan preemtif, hingga tindakan represif apabila terjadi pelanggaran serius di lapangan.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa tindakan represif hanya menjadi pilihan terakhir apabila situasi benar-benar tidak dapat dikendalikan.

“Kami tidak berlebihan. Semua langkah ini semata-mata dilakukan untuk menjaga keamanan bersama dan memastikan masyarakat tetap bisa beraktivitas dengan aman,” jelasnya.

AKBP Samuel D. Tatiratu juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para peserta aksi, untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan di Kabupaten Nabire.

Ia berharap aksi penyampaian aspirasi tersebut dapat berlangsung damai, tertib, serta tetap menghormati aturan hukum yang berlaku.

Dengan pendekatan humanis namun tetap tegas, Polres Nabire memastikan ruang demokrasi tetap terbuka, tanpa mengabaikan stabilitas keamanan di wilayah Papua Tengah.

Berita Terkait

🌙 Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah 🌙 Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, S.H., bersama Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos., M.Si., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan di seluruh Indonesia. "Momentum Tahun Baru Islam hendaknya menjadi waktu yang tepat untuk melakukan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian sosial demi terwujudnya Papua Tengah yang aman, damai, maju, dan sejahtera," ujar Gubernur Meki Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley. Keduanya juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan semangat Hijrah Nabi Muhammad SAW sebagai inspirasi untuk terus bekerja, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan daerah serta menjaga persatuan dalam keberagaman. "Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan kemudahan bagi seluruh masyarakat Papua Tengah dalam menjalani kehidupan serta membangun daerah yang kita cintai bersama," tutup mereka. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah untuk Papua Tengah yang Harmonis, Maju, dan Sejahtera.
Ucapan Kapolda Papua Tengah Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah 🌙 Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., beserta Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan Indonesia. "Pergantian Tahun Baru Islam merupakan momentum untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Mari kita jadikan nilai-nilai hijrah sebagai inspirasi untuk terus berbuat kebaikan, menjaga persatuan, dan mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Papua Tengah," ujar Kapolda Papua Tengah. Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan antarumat beragama demi terciptanya Papua Tengah yang aman, damai, dan harmonis. "Semoga di tahun yang baru ini Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan perlindungan-Nya kepada kita semua, serta memberikan kekuatan dalam menjalankan tugas dan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara," tutup Brigjen Pol. Jermias Rontini. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik, Papua Tengah yang Aman, Damai, dan Sejahtera. #TahunBaruIslam1448H, #Muharram1448H, #KapoldaPapuaTengah, #JermiasRontini, #WakapoldaPapuaTengah, #PapuaTengah, #PolriUntukMasyarakat, #Hijrah1448H, #BusurNabire, #PapuaDamai
🌙 Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.Semoga pergantian tahun ini men
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup