>

Gubernur Meki Nawipa Resmikan Kuliah Perdana RPL Guru, Percepat Peningkatan SDM Pendidikan Papua Tengah

By BusurNabire.id
Senin, 27 April 2026 08:19 WIB | 55 Views
Gubernur Meki Nawipa Resmikan Kuliah Perdana RPL Guru, Percepat Peningkatan SDM Pendidikan Papua Tengah (Foto: Humas Pemprov)

NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire : Papua Tengah | Pemerintah Provinsi Papua Tengah terus memperkuat sektor pendidikan melalui peningkatan kualitas tenaga pendidik. Komitmen tersebut ditandai dengan dibukanya secara resmi kuliah perdana Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) hasil kolaborasi Pemprov Papua Tengah bersama Universitas Muhammadiyah Sorong, yang berlangsung di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Senin (27/4/2026).

Gubernur Meki Nawipa Resmikan Kuliah Perdana RPL Guru, Percepat Peningkatan SDM Pendidikan Papua Tengah (Foto: Humas Pemprov)

Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan bahwa program ini menjadi salah satu langkah konkret pemerintah daerah dalam mempercepat peningkatan kualifikasi akademik guru secara terstruktur, terukur, dan berkelanjutan.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada infrastruktur fisik, tetapi harus dimulai dari pembangunan manusia, terutama melalui sektor pendidikan dengan guru sebagai aktor utamanya.

“Transformasi Papua Tengah harus dimulai dari manusianya. Guru adalah ujung tombak perubahan dan penentu masa depan generasi kita. Mereka adalah arsitek peradaban yang membentuk arah pembangunan daerah,” tegas Gubernur Meki Nawipa dalam sambutannya.

Gubernur Meki Nawipa Resmikan Kuliah Perdana RPL Guru, Percepat Peningkatan SDM Pendidikan Papua Tengah (Foto: Humas Pemprov)

Ia menjelaskan, peningkatan kompetensi dan kualifikasi guru saat ini bukan lagi pilihan tambahan, melainkan kebutuhan mendesak yang harus segera dipercepat. Karena itu, program RPL dinilai sangat relevan karena memberi kesempatan kepada para guru untuk melanjutkan pendidikan tinggi tanpa harus meninggalkan tugas mengajar di sekolah.

Gubernur juga meluruskan pemahaman masyarakat terkait kebijakan pendidikan gratis yang sedang dijalankan pemerintah daerah. Ia menegaskan bahwa program tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi siswa, tetapi juga mencakup seluruh ekosistem pendidikan, termasuk peningkatan kualitas guru.

“Pendidikan gratis bukan hanya soal siswa. Guru juga harus mendapatkan akses peningkatan kapasitas. Melalui RPL ini, mereka bisa kuliah sambil tetap mengajar. Ini bagian penting dari pendidikan gratis yang menyeluruh,” ujarnya.

Selain itu, Pemprov Papua Tengah juga terus menyalurkan dukungan melalui program beasiswa pendidikan bagi mahasiswa dengan IPK minimal 2,75. Namun, Meki Nawipa menegaskan bahwa perguruan tinggi juga harus berkontribusi nyata terhadap pembangunan daerah melalui riset, inovasi, dan pelayanan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Baca Juga  John Gobai Usul Pelabuhan Pangkal Kapal Perintis di Nabire dan Mimika

“Pemerintah sudah hadir lewat pembiayaan pendidikan. Maka kampus juga harus hadir lewat solusi, inovasi, dan kontribusi nyata terhadap pembangunan Papua Tengah,” katanya.

Secara teknis, program RPL memungkinkan guru yang telah memiliki pengalaman kerja minimal lima tahun mendapatkan pengakuan pengalaman tersebut dalam bentuk konversi Satuan Kredit Semester (SKS). Dengan sistem ini, para guru dapat menyelesaikan pendidikan sarjana (S1) dalam waktu relatif singkat, sekitar satu hingga dua tahun.

Gubernur pun mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti program ini dengan penuh disiplin, tanggung jawab, dan komitmen tinggi agar hasilnya benar-benar berdampak bagi kualitas pendidikan di Papua Tengah.

“Kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Pemerintah sudah membuka jalan, sekarang yang dibutuhkan adalah keseriusan dan komitmen dari setiap peserta,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Meki Nawipa juga menyoroti persoalan validitas data pendidikan yang dinilai masih menjadi tantangan besar di Papua Tengah. Menurutnya, ketidakakuratan data dapat berdampak langsung pada kebijakan yang tidak tepat sasaran, termasuk dalam penanganan angka putus sekolah dan pemerataan layanan pendidikan.

“Kalau datanya tidak akurat, maka kebijakannya juga bisa salah arah. Karena itu pembenahan data pendidikan harus dimulai dari tingkat paling bawah,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebbudayaan Papua Tengah, Nurhaidah Nawipa, menjelaskan bahwa program RPL ini memang dirancang sebagai instrumen percepatan peningkatan kualifikasi akademik guru melalui pengakuan pengalaman kerja dan pelatihan yang telah dijalani selama bertahun-tahun.

Ia menyebutkan, pada tahun 2026 pemerintah menargetkan sebanyak 110 guru dari berbagai kabupaten di Papua Tengah mengikuti program tersebut.

“Awalnya terdapat sekitar 150 calon peserta yang terdata, namun disesuaikan kembali dengan kemampuan pembiayaan yang tersedia. Tahun ini target realistisnya adalah 110 guru,” jelas Nurhaidah.

Baca Juga  Warga Teluk Kimi Kini Nikmati Air Bersih, Yonif 804/DBAY Tuntaskan Sumur Bor Lebih Cepat dari Target

Ia menambahkan, program RPL menjadi bagian dari strategi besar pemerintah daerah yang terintegrasi dengan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG), sehingga para guru nantinya tidak hanya memenuhi syarat akademik formal, tetapi juga memiliki kompetensi profesional yang lebih kuat.

Pemerintah menargetkan pada tahun 2028 kualitas tenaga pendidik di Papua Tengah semakin merata, profesional, dan mampu menjawab tantangan pendidikan secara menyeluruh di seluruh wilayah.

“Target kami bukan hanya gelar sarjana, tetapi bagaimana guru-guru di Papua Tengah benar-benar siap menghadapi tantangan pendidikan modern dan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran di daerah,” pungkasnya.

Program ini menjadi bukti komitmen berkelanjutan Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam membangun pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan berkelanjutan sebagai fondasi utama menuju Papua Tengah Emas.

Berita Terkait

🌙 Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah 🌙 Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, S.H., bersama Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos., M.Si., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan di seluruh Indonesia. "Momentum Tahun Baru Islam hendaknya menjadi waktu yang tepat untuk melakukan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian sosial demi terwujudnya Papua Tengah yang aman, damai, maju, dan sejahtera," ujar Gubernur Meki Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley. Keduanya juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan semangat Hijrah Nabi Muhammad SAW sebagai inspirasi untuk terus bekerja, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan daerah serta menjaga persatuan dalam keberagaman. "Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan kemudahan bagi seluruh masyarakat Papua Tengah dalam menjalani kehidupan serta membangun daerah yang kita cintai bersama," tutup mereka. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah untuk Papua Tengah yang Harmonis, Maju, dan Sejahtera.
Ucapan Kapolda Papua Tengah Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah 🌙 Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., beserta Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan Indonesia. "Pergantian Tahun Baru Islam merupakan momentum untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Mari kita jadikan nilai-nilai hijrah sebagai inspirasi untuk terus berbuat kebaikan, menjaga persatuan, dan mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Papua Tengah," ujar Kapolda Papua Tengah. Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan antarumat beragama demi terciptanya Papua Tengah yang aman, damai, dan harmonis. "Semoga di tahun yang baru ini Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan perlindungan-Nya kepada kita semua, serta memberikan kekuatan dalam menjalankan tugas dan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara," tutup Brigjen Pol. Jermias Rontini. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik, Papua Tengah yang Aman, Damai, dan Sejahtera. #TahunBaruIslam1448H, #Muharram1448H, #KapoldaPapuaTengah, #JermiasRontini, #WakapoldaPapuaTengah, #PapuaTengah, #PolriUntukMasyarakat, #Hijrah1448H, #BusurNabire, #PapuaDamai
🌙 Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.Semoga pergantian tahun ini men
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup