>

Obet Boma Tutup Usia karena Sakit, Bukan Keracunan Ini Penjelasan Resmi Keluarga

By BusurNabire.id
Selasa, 17 Juni 2025 09:59 WIB | 1186 Views
Klarifikasi pihak keluarga Obet Boma: Wafat bukan karena racun, tapi akibat sakit menahun. Keluarga mohon publik tidak menyebar informasi keliru. (foto: Busur Nabire)

NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire |Duka mendalam menyelimuti keluarga besar Boma, masyarakat suku Mee, serta segenap kader dan simpatisan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Papua Tengah, atas wafatnya Obet Boma, tokoh senior dan perintis PPP di wilayah Meepago. Obet dikenal luas sebagai pribadi sederhana dan setia dalam pengabdian tanpa pamrih sejak tahun 1999.

Almarhum ditemukan telah meninggal dunia di depan emperan kios wilayah Girimulyo, Kabupaten Nabire, pada Minggu sore, 15 Juni 2025 sekitar pukul 17.30 WIT. Jenazah segera dilarikan ke RSUD Siriwini Nabire, namun dinyatakan tidak tertolong oleh tim medis dan kemudian dibawa ke rumah duka di Kota Lama.

Dalam ibadah pelepasan pada Selasa, 17 Juni 2025, keluarga menyampaikan klarifikasi resmi terkait isu yang menyebutkan almarhum meninggal karena racun. Adik kandung almarhum, Sonny Boma, menyampaikan bahwa kabar tersebut tidak benar.

Dalam ibadah pelepasan pada Selasa, 17 Juni 2025, keluarga menyampaikan klarifikasi resmi terkait isu yang menyebutkan almarhum meninggal karena racun. Adik kandung almarhum, Sonny Boma, menyampaikan bahwa kabar tersebut tidak benar (Foto: Istimewa)

“Kami dari pihak keluarga menyampaikan bahwa almarhum Obet Boma tidak meninggal karena keracunan makanan, sebagaimana isu yang berkembang. Beliau wafat karena penyakit yang sudah lama beliau derita,” ujar Sonny di hadapan para pelayat.

Pernyataan ini diperkuat oleh anak kedua almarhum, Lenardo Boma:

“Saya sebagai anak kandung membenarkan pernyataan paman saya. Bapak kami memang sudah lama sakit, dan bukan karena keracunan seperti yang diberitakan. Kami mohon jangan ada lagi informasi menyesatkan,” tegasnya.

Obet Boma merupakan salah satu kader PPP tertua di Papua Tengah. Ia mulai mengabdi sejak tahun 1999 dan dikenal sebagai tokoh sentral yang membangun struktur partai di wilayah Meepago dari akar rumput.

Ketua DPW PPP Papua Tengah, Frenny Anouw, S.IP, mengenang almarhum sebagai pilar yang tidak tergantikan:

“Almarhum Obet Boma adalah kader tertua PPP Papua Tengah, sekaligus perintis partai di Meepago. Keberadaan PPP saat ini tidak lepas dari tangan dingin dan kerja sunyi beliau.”

Baca Juga  Dibeli Lewat TikTok, Dijual di Dogiyai: Polisi Bongkar Rantai Peredaran Obat Keras Ilegal

Ibadah penghiburan dan pelepasan jenazah dipimpin oleh Pdt. Demianus Degei, S.Th, yang dalam khotbahnya menyampaikan:

“Bapak Obet telah menyelesaikan pertandingan iman dan setia sampai akhir. Kini tanggung jawab moral dan rohani ada di pundak kita semua.”

Jenazah almarhum dimakamkan pada Selasa, 18 Juni 2025, di pemakaman keluarga di Nabarua, Nabire, disaksikan keluarga, pelayan gereja, tokoh adat Mee, dan kader PPP dari berbagai wilayah.

Obet Boma dikenal bukan hanya sebagai politisi, tapi juga sebagai ayah, panutan, dan pelayan masyarakat. Ia tidak mencari pujian, namun meninggalkan jejak pengabdian yang mendalam.

Keluarga besar Boma mengucapkan terima kasih atas seluruh doa, dukungan, dan kehadiran dari masyarakat Nabire dan Meepago serta rekan-rekan PPP yang telah bersama mereka hingga akhir penguburan.

Berita Terkait

WhatsApp Image 2026-04-02 at 13.08.35
Polda Papua Tengah mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 H
Kepala Kepolisian Daerah Papua Tengah Beserta Staf dan Jajaran mengucapkan Selamat Hari Raya NYE
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup