>

Polres Nabire Tegaskan Tidak Ada Kriminalisasi, 8 Pelajar Terkait Bendera Bintang Kejora Telah Dipulangkan

By BusurNabire.id
Senin, 27 Juli 2026 01:47 WIB | 12 Views
Polres Nabire Tegaskan Tidak Ada Kriminalisasi, 8 Pelajar Terkait Bendera Bintang Kejora Telah Dipulangkan (Foto: BusurNabire)

NEWS.BUSURNABIRE.ID – NABIRE, Papua Tengah – Polres Nabire menegaskan tidak melakukan kriminalisasi terhadap delapan pelajar yang sebelumnya menjalani pemeriksaan terkait dugaan keterlibatan dalam aktivitas pengibaran Bendera Bintang Kejora di kawasan Pantai Waroki, Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire, Sabtu yang lalu (25/7/2026).

Seluruh pelajar tersebut telah dikembalikan kepada orang tua masing-masing setelah menjalani proses pemeriksaan, pembinaan, dan pendalaman. Pemulangan dilakukan dengan pendekatan preventif, persuasif, dan humanis sebagai bentuk komitmen Polres Nabire dalam melindungi masa depan generasi muda sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Polres Nabire Tegaskan Tidak Ada Kriminalisasi, 8 Pelajar Terkait Bendera Bintang Kejora Telah Dipulangkan

Wakapolres Nabire, Kompol Dr. Pieter Kendek, S.Sos., M.M., saat ditemui awak media di Mapolres Nabire, Senin (27/7/2026), menegaskan bahwa langkah kepolisian lebih mengedepankan pembinaan dibandingkan tindakan represif maupun proses hukum terhadap para pelajar.

“Tidak ada kriminalisasi terhadap delapan pelajar tersebut. Setelah proses pemeriksaan, pembinaan, dan pendalaman selesai dilakukan, mereka seluruhnya telah kami pulangkan kepada orang tua masing-masing.

Penanganan ini mengedepankan pendekatan preventif, persuasif, dan humanis sebagai bentuk perlindungan terhadap masa depan anak-anak,” tegas Kompol Pieter Kendek.

Menurutnya, kepolisian memiliki tanggung jawab menjaga stabilitas keamanan sekaligus memastikan generasi muda tidak terpengaruh oleh paham yang bertentangan dengan ideologi Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dari hasil pendalaman, penyidik menemukan delapan pelajar yang diduga memiliki keterlibatan lebih aktif sehingga menjalani pemeriksaan lanjutan.

Namun demikian, Polres Nabire tidak melakukan penahanan terhadap kedelapan pelajar tersebut.

Setelah proses pemeriksaan dan pembinaan selesai, mereka seluruhnya dikembalikan kepada orang tua masing-masing.

Sebelum dipulangkan, para orang tua turut mengikuti proses pembinaan bersama pihak kepolisian serta menandatangani surat pernyataan sebagai bentuk komitmen untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak mereka agar tidak mengulangi perbuatan serupa.

Baca Juga  Humanis dan Profesional, Kapolres Nabire Kawal Aksi Damai 2026 Mahasiswa Intan Jaya Hingga Tuntas

“Bagi kami, yang paling penting adalah pembinaan. Anak-anak ini masih memiliki masa depan sehingga perlu diberikan edukasi dan pendampingan agar tidak kembali terpengaruh oleh paham yang bertentangan dengan ideologi negara,” ujar Wakapolres.

Polres Nabire Tegaskan Tidak Ada Kriminalisasi, 8 Pelajar Terkait Bendera Bintang Kejora Telah Dipulangkan

Kompol Pieter menegaskan bahwa keberhasilan pembinaan generasi muda memerlukan peran aktif keluarga, sekolah, dan masyarakat.

Menurutnya, pendidikan karakter, wawasan kebangsaan, serta penguatan nilai-nilai Pancasila harus terus ditanamkan agar anak-anak tidak mudah dipengaruhi oleh paham yang bertentangan dengan ideologi negara.

“Peran orang tua dan sekolah sangat penting dalam membentuk karakter anak-anak. Kami berharap mereka terus dibimbing agar tumbuh menjadi generasi yang mencintai Pancasila, menjaga keutuhan NKRI, dan memiliki masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.

Polres Nabire berharap pendekatan yang mengedepankan pembinaan, edukasi, dan perlindungan terhadap anak dapat menjadi langkah efektif dalam menjaga kondusivitas keamanan di Papua Tengah sekaligus memastikan hak-hak pelajar tetap terlindungi.

Penanganan perkara ini, menurut kepolisian, merupakan bagian dari upaya preventif untuk mencegah keterlibatan generasi muda dalam aktivitas yang bertentangan dengan hukum dan ideologi negara, bukan sebagai bentuk kriminalisasi terhadap pelajar.

Berita Terkait

🌙 Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah 🌙 Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, S.H., bersama Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos., M.Si., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan di seluruh Indonesia. "Momentum Tahun Baru Islam hendaknya menjadi waktu yang tepat untuk melakukan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian sosial demi terwujudnya Papua Tengah yang aman, damai, maju, dan sejahtera," ujar Gubernur Meki Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley. Keduanya juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan semangat Hijrah Nabi Muhammad SAW sebagai inspirasi untuk terus bekerja, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan daerah serta menjaga persatuan dalam keberagaman. "Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan kemudahan bagi seluruh masyarakat Papua Tengah dalam menjalani kehidupan serta membangun daerah yang kita cintai bersama," tutup mereka. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah untuk Papua Tengah yang Harmonis, Maju, dan Sejahtera.
Ucapan Kapolda Papua Tengah Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah 🌙 Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., beserta Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan Indonesia. "Pergantian Tahun Baru Islam merupakan momentum untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Mari kita jadikan nilai-nilai hijrah sebagai inspirasi untuk terus berbuat kebaikan, menjaga persatuan, dan mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Papua Tengah," ujar Kapolda Papua Tengah. Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan antarumat beragama demi terciptanya Papua Tengah yang aman, damai, dan harmonis. "Semoga di tahun yang baru ini Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan perlindungan-Nya kepada kita semua, serta memberikan kekuatan dalam menjalankan tugas dan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara," tutup Brigjen Pol. Jermias Rontini. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik, Papua Tengah yang Aman, Damai, dan Sejahtera. #TahunBaruIslam1448H, #Muharram1448H, #KapoldaPapuaTengah, #JermiasRontini, #WakapoldaPapuaTengah, #PapuaTengah, #PolriUntukMasyarakat, #Hijrah1448H, #BusurNabire, #PapuaDamai
🌙 Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.Semoga pergantian tahun ini men
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup