>

Polres Nabire Amankan 53 Pelajar, Delapan Terduga Pengibar Bintang Kejora Masih Diperiksa Polisi

By BusurNabire.id
Sabtu, 25 Juli 2026 06:27 WIB | 3 Views
Polres Nabire Amankan 53 Pelajar, Delapan Terduga Pengibar Bintang Kejora Masih Diperiksa Polisi (Foto: BusurNabire)

NEWS.BUSURNABIRE.ID – NABIRE, Papua Tengah – Kepolisian Resor (Polres) Nabire masih melakukan pendalaman terhadap dugaan pengibaran bendera Bintang Kejora yang terjadi di kawasan wisata Pantai Pintu Angin, Kampung Waroki, Kabupaten Nabire, Sabtu (25/7/2026). Dalam peristiwa tersebut, aparat mengamankan puluhan pelajar yang berada di lokasi untuk dimintai keterangan.

Polres Nabire Amankan 53 Pelajar, Delapan Terduga Pengibar Bintang Kejora Masih Diperiksa Polisi (Foto: BusurNabire)

Informasi yang dihimpun menyebutkan, sebanyak 53 pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) diamankan setelah aparat menerima laporan masyarakat mengenai adanya aktivitas yang diduga berkaitan dengan pengibaran bendera Bintang Kejora di kawasan wisata tersebut.

Setelah menerima laporan, personel Polres Nabire bergerak menuju lokasi dan melakukan pengamanan. Saat petugas tiba, sebagian peserta kegiatan sempat berlarian meninggalkan area pantai. Namun situasi berhasil dikendalikan sehingga seluruh pelajar yang berada di lokasi dapat diamankan untuk proses identifikasi dan pemeriksaan.

Berdasarkan hasil klarifikasi awal, mayoritas pelajar mengaku datang ke Pantai Pintu Angin Waroki untuk mengikuti kegiatan rekreasi bersama pada akhir pekan. Namun, dalam kegiatan tersebut diduga terdapat sekelompok orang yang kemudian melakukan pengibaran dua bendera Bintang Kejora tanpa sepengetahuan sebagian besar peserta.

Polres Nabire Amankan 53 Pelajar, Delapan Terduga Pengibar Bintang Kejora Masih Diperiksa Polisi

Dari lokasi kejadian, petugas mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut. Barang bukti yang disita meliputi dua lembar bendera Bintang Kejora, beberapa senjata tajam berupa kapak dan pisau, sejumlah telepon genggam, kamera, serta beberapa buku bacaan yang akan diteliti lebih lanjut oleh penyidik.

Usai menjalani pemeriksaan di Mapolres Nabire, sebanyak 45 pelajar dipulangkan kepada keluarga masing-masing karena berdasarkan hasil pemeriksaan awal mereka tidak mengetahui adanya rencana pengibaran bendera tersebut.

Sementara itu, delapan orang yang diduga memiliki keterkaitan langsung dengan aksi pengibaran bendera masih menjalani proses penyidikan guna mendalami peran masing-masing.

Baca Juga  Humanis dan Profesional, Kapolres Nabire Kawal Aksi Damai 2026 Mahasiswa Intan Jaya Hingga Tuntas

Wakapolres Nabire, Kompol Dr. Pieter Kendek, S.Sos., M.M., membenarkan adanya tindakan pengamanan tersebut. Menurutnya, langkah cepat aparat dilakukan setelah menerima laporan masyarakat yang merasa khawatir dengan aktivitas yang berlangsung di kawasan wisata Pantai Pintu Angin Waroki.

“Kami menerima informasi dari masyarakat terkait adanya dugaan pengibaran bendera Bintang Kejora di lokasi tersebut. Personel kemudian bergerak melakukan pengamanan dan pemeriksaan terhadap seluruh pihak yang berada di lokasi,” ujar Kompol Pieter Kendek.

Polres Nabire Amankan 53 Pelajar, Delapan Terduga Pengibar Bintang Kejora Masih Diperiksa Polisi

Ia menjelaskan, hasil pemeriksaan sementara menunjukkan sebagian besar pelajar hanya mengikuti kegiatan tamasya dan tidak mengetahui adanya rencana pengibaran bendera tersebut. Oleh sebab itu, mereka telah dipulangkan setelah proses pendataan selesai.

“Sedangkan delapan orang lainnya masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk kepentingan penyidikan,” tambahnya.

Selain memeriksa para terduga, penyidik juga tengah mendalami asal-usul barang bukti yang ditemukan di lokasi, termasuk kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam perencanaan kegiatan tersebut.

Polres Nabire Amankan 53 Pelajar, Delapan Terduga Pengibar Bintang Kejora Masih Diperiksa Polisi

Keterangan sejumlah warga di sekitar Pantai Pintu Angin Waroki juga sedang didalami. Warga mengaku pernah melihat aktivitas serupa terjadi beberapa kali di lokasi yang sama sehingga menimbulkan keresahan di lingkungan sekitar.

Polres Nabire mengimbau masyarakat agar tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban serta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten Nabire.

Berita Terkait

🌙 Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah 🌙 Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, S.H., bersama Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos., M.Si., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan di seluruh Indonesia. "Momentum Tahun Baru Islam hendaknya menjadi waktu yang tepat untuk melakukan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian sosial demi terwujudnya Papua Tengah yang aman, damai, maju, dan sejahtera," ujar Gubernur Meki Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley. Keduanya juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan semangat Hijrah Nabi Muhammad SAW sebagai inspirasi untuk terus bekerja, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan daerah serta menjaga persatuan dalam keberagaman. "Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan kemudahan bagi seluruh masyarakat Papua Tengah dalam menjalani kehidupan serta membangun daerah yang kita cintai bersama," tutup mereka. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah untuk Papua Tengah yang Harmonis, Maju, dan Sejahtera.
Ucapan Kapolda Papua Tengah Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah 🌙 Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., beserta Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan Indonesia. "Pergantian Tahun Baru Islam merupakan momentum untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Mari kita jadikan nilai-nilai hijrah sebagai inspirasi untuk terus berbuat kebaikan, menjaga persatuan, dan mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Papua Tengah," ujar Kapolda Papua Tengah. Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan antarumat beragama demi terciptanya Papua Tengah yang aman, damai, dan harmonis. "Semoga di tahun yang baru ini Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan perlindungan-Nya kepada kita semua, serta memberikan kekuatan dalam menjalankan tugas dan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara," tutup Brigjen Pol. Jermias Rontini. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik, Papua Tengah yang Aman, Damai, dan Sejahtera. #TahunBaruIslam1448H, #Muharram1448H, #KapoldaPapuaTengah, #JermiasRontini, #WakapoldaPapuaTengah, #PapuaTengah, #PolriUntukMasyarakat, #Hijrah1448H, #BusurNabire, #PapuaDamai
🌙 Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.Semoga pergantian tahun ini men
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup