NEWS.BUSURNABIRE.ID – NABIRE| Papua Tengah ; Kepala Suku Yaur Hegure, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Bram Jitro Homba, menyampaikan aspirasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah atas bantuan perabot rumah tangga dan alat pancing ikan yang disalurkan kepada masyarakat adat di wilayah Nabire Barat.

Penyerahan bantuan berlangsung pada Sabtu, 13 Desember 2025, pukul 14.40–16.00 WIT, bertempat di Jalan Poros Kampung Waroki, Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire. Bantuan tersebut merupakan bagian dari dukungan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat adat serta mendorong kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal.
Dalam keterangannya, Bram Jitro Homba mengapresiasi perhatian Pemerintah, khususnya Presiden Republik Indonesia, yang dinilai telah memberikan bantuan nyata dan tepat sasaran. Ia menyebut bantuan tersebut sangat bermanfaat untuk menunjang kebutuhan rumah tangga sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, terutama di sektor perikanan.

“Bantuan perabot rumah tangga dan alat pancing ini sangat membantu masyarakat kami. Selain memenuhi kebutuhan sehari-hari, juga mendukung pengelolaan kolam ikan yang menjadi sumber penghasilan warga,” ujarnya.
Menurut Bram, bantuan alat pancing memiliki nilai strategis karena dapat meningkatkan hasil produksi perikanan masyarakat serta membuka peluang usaha berkelanjutan bagi keluarga adat di Nabire Barat.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Suku Yaur Hegure menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan dan program Pemerintah Pusat yang dilaksanakan di daerah. Ia menegaskan komitmen masyarakat adat untuk bersinergi dengan pemerintah demi kelancaran pembangunan, khususnya di Provinsi Papua Tengah dan Kabupaten Nabire.

Ia juga berharap sinergi antara pemerintah dan masyarakat adat terus diperkuat agar setiap program pembangunan berjalan tepat sasaran, transparan, dan memberikan dampak langsung bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Kegiatan penyerahan bantuan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat setempat dan diharapkan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat hubungan pemerintah dengan masyarakat adat serta mendorong pembangunan yang inklusif dan berkeadilan di Papua Tengah.













