>

Pemprov Papua Tengah Tegaskan Komitmen Lindungi Anak, HAN 2026 Jadi Tonggak Wujudkan Generasi Emas

By BusurNabire.id
Kamis, 23 Juli 2026 07:02 WIB | 4 Views
Pemprov Papua Tengah Tegaskan Komitmen Lindungi Anak, HAN 2026 Jadi Tonggak Wujudkan Generasi Emas (Foto: Humas Pemprov)

NEWS.BUSURNABIRE.ID | NABIRE – Pemerintah Provinsi Papua Tengah menegaskan komitmennya dalam menjamin terpenuhinya hak-hak anak melalui peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 yang digelar di SMA Negeri 1 Plus KPG, SP 1 Nabire Barat, Kamis (23/7/2026).

Pemprov Papua Tengah Tegaskan Komitmen Lindungi Anak, HAN 2026 Jadi Tonggak Wujudkan Generasi Emas (Foto: Humas Pemprov)

Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa pembangunan sumber daya manusia di Papua Tengah harus dimulai dari perlindungan, pendidikan, kesehatan, serta pembentukan karakter anak sejak usia dini.

Sambutan Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, dibacakan oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan, SDM, dan Pengembangan Otonomi Khusus, Ukkas, S.Sos., M.KP.

Dalam kesempatan itu, pemerintah menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah beserta seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan peringatan Hari Anak Nasional tahun ini.

Mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, peringatan HAN 2026 tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung tumbuh kembang anak.

Pemprov Papua Tengah Tegaskan Komitmen Lindungi Anak, HAN 2026 Jadi Tonggak Wujudkan Generasi Emas (Foto: Humas Pemprov)

Menurut pemerintah, anak merupakan aset terpenting dalam menentukan arah pembangunan Papua Tengah di masa depan.

Oleh karena itu, setiap anak harus memperoleh kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan, layanan kesehatan, perlindungan, serta ruang berkembang tanpa diskriminasi.

“Anak-anak memiliki hak untuk hidup, tumbuh, belajar, menyampaikan pendapat, dan memperoleh perlindungan dari segala bentuk kekerasan, perundungan, diskriminasi maupun eksploitasi,” demikian isi sambutan yang dibacakan Ukkas.

Dalam sambutan tersebut ditegaskan bahwa perlindungan anak tidak hanya menjadi kewajiban orang tua semata, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, mulai dari pemerintah, sekolah, lembaga adat, lembaga keagamaan, dunia usaha hingga masyarakat.

Pemprov Papua Tengah Tegaskan Komitmen Lindungi Anak, HAN 2026 Jadi Tonggak Wujudkan Generasi Emas (Foto: Humas Pemprov)

Rumah diharapkan menjadi ruang yang aman dan penuh kasih sayang, sementara sekolah harus menjadi tempat belajar yang inklusif, bebas dari kekerasan, serta mampu memberikan kesempatan belajar bagi seluruh anak tanpa memandang kondisi ekonomi, tempat tinggal maupun keterbatasan fisik.

Baca Juga  Sekda Papua Tengah Buka Seminar Sekolah Sepanjang Hari 2026 Tingkatkan Mutu Pendidikan Berkelanjutan

Pemerintah Provinsi Papua Tengah juga menegaskan komitmennya meningkatkan kualitas layanan pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, dan penguatan keluarga sebagai fondasi utama pembangunan generasi masa depan.

Selain peningkatan jumlah tenaga pendidik dan fasilitas belajar, pemerintah mendorong tumbuhnya budaya membaca, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, serta pelestarian bahasa dan budaya lokal sebagai bagian dari pembentukan karakter anak Papua Tengah.

Pemprov Papua Tengah Tegaskan Komitmen Lindungi Anak, HAN 2026 Jadi Tonggak Wujudkan Generasi Emas (Foto: Humas Pemprov)

Peringatan HAN 2026 juga menjadi ruang bagi anak-anak untuk menampilkan berbagai bakat melalui pidato, seni musik, pembacaan puisi, percakapan, hingga kreativitas lainnya.

Kehadiran anak-anak penyandang disabilitas dalam kegiatan tersebut menjadi simbol bahwa seluruh anak memiliki hak yang sama untuk belajar, berpartisipasi, dan mengembangkan potensi tanpa adanya diskriminasi.

Pemerintah berharap kesempatan yang setara tersebut terus diwujudkan dalam setiap kebijakan pendidikan maupun pelayanan publik di Papua Tengah.

Dalam pesannya kepada para pelajar, Pemerintah Provinsi Papua Tengah mengajak anak-anak menggunakan telepon genggam, internet, dan media sosial secara bertanggung jawab.

Teknologi diharapkan dimanfaatkan sebagai sarana belajar dan mengembangkan kemampuan, bukan untuk melakukan perundungan, menghina, ataupun menyebarkan kebencian terhadap orang lain.

Anak-anak juga diimbau tidak ragu melaporkan apabila mengalami kekerasan, intimidasi, diskriminasi, maupun tindakan yang membuat mereka merasa tidak aman, baik kepada orang tua, guru, pendamping maupun pihak berwenang.

Pemprov Papua Tengah Tegaskan Komitmen Lindungi Anak, HAN 2026 Jadi Tonggak Wujudkan Generasi Emas (Foto: Humas Pemprov)

Pemerintah turut mengajak para orang tua untuk memberikan perhatian, kasih sayang, serta pendidikan karakter melalui pendekatan yang mendidik tanpa kekerasan.

Sementara kepada guru dan tenaga kependidikan, pemerintah meminta agar seluruh sekolah di Papua Tengah menjadi lingkungan belajar yang aman, sehat, ramah anak, serta bebas dari praktik perundungan.

Setiap laporan dugaan kekerasan terhadap anak di lingkungan pendidikan diminta ditangani secara cepat dengan mengutamakan keselamatan korban.

Baca Juga  Kapolres Nabire AKBP Samuel Kerahkan 650 Personel, Aksi Mahasiswa Intan Jaya Berlangsung Aman dan Tertib

Di sisi lain, seluruh perangkat daerah diminta memastikan pelayanan pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, hingga administrasi kependudukan dapat menjangkau seluruh anak, termasuk yang tinggal di wilayah pedalaman dan daerah terpencil.

Pemprov Papua Tengah Tegaskan Komitmen Lindungi Anak, HAN 2026 Jadi Tonggak Wujudkan Generasi Emas (Foto: Humas Pemprov)

Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap Deklarasi Anak Menuju Provinsi Layak Anak tidak berhenti sebagai simbol semata, tetapi diwujudkan melalui kebijakan nyata yang berpihak kepada kepentingan anak.

Momentum Hari Anak Nasional juga dimanfaatkan untuk memperkuat upaya pencegahan terhadap berbagai ancaman yang membahayakan masa depan generasi muda, seperti kekerasan, minuman keras, narkotika, perjudian, pornografi, perdagangan orang, hingga perkawinan usia anak.

“Peringatan Hari Anak Nasional harus menjadi momentum memperkuat perlindungan anak dari keluarga, sekolah, masyarakat hingga pemerintah, sehingga setiap anak Papua Tengah dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, serta mampu membangun daerahnya di masa depan,” demikian penegasan dalam sambutan tersebut.

Mengakhiri sambutan, Pemerintah Provinsi Papua Tengah secara resmi membuka rangkaian Peringatan Hari Anak Nasional ke-42 Tahun 2026 seraya mengajak seluruh masyarakat terus bergandengan tangan menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan ramah anak demi terwujudnya generasi emas Papua Tengah.

Berita Terkait

🌙 Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah 🌙 Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, S.H., bersama Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos., M.Si., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan di seluruh Indonesia. "Momentum Tahun Baru Islam hendaknya menjadi waktu yang tepat untuk melakukan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian sosial demi terwujudnya Papua Tengah yang aman, damai, maju, dan sejahtera," ujar Gubernur Meki Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley. Keduanya juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan semangat Hijrah Nabi Muhammad SAW sebagai inspirasi untuk terus bekerja, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan daerah serta menjaga persatuan dalam keberagaman. "Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan kemudahan bagi seluruh masyarakat Papua Tengah dalam menjalani kehidupan serta membangun daerah yang kita cintai bersama," tutup mereka. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah untuk Papua Tengah yang Harmonis, Maju, dan Sejahtera.
Ucapan Kapolda Papua Tengah Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah 🌙 Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., beserta Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan Indonesia. "Pergantian Tahun Baru Islam merupakan momentum untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Mari kita jadikan nilai-nilai hijrah sebagai inspirasi untuk terus berbuat kebaikan, menjaga persatuan, dan mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Papua Tengah," ujar Kapolda Papua Tengah. Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan antarumat beragama demi terciptanya Papua Tengah yang aman, damai, dan harmonis. "Semoga di tahun yang baru ini Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan perlindungan-Nya kepada kita semua, serta memberikan kekuatan dalam menjalankan tugas dan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara," tutup Brigjen Pol. Jermias Rontini. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik, Papua Tengah yang Aman, Damai, dan Sejahtera. #TahunBaruIslam1448H, #Muharram1448H, #KapoldaPapuaTengah, #JermiasRontini, #WakapoldaPapuaTengah, #PapuaTengah, #PolriUntukMasyarakat, #Hijrah1448H, #BusurNabire, #PapuaDamai
🌙 Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.Semoga pergantian tahun ini men
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup