NEWS.BUSURNABIRE.ID – NABIRE, PAPUA TENGAH – Pemerintah Provinsi Papua Tengah menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 Provinsi Papua Tengah dengan menghadirkan berbagai kegiatan yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat.
Perayaan yang berlangsung selama empat hari, mulai 19 hingga 22 Juli 2026, dipusatkan di Lapangan Bandara Lama Nabire dan dikemas sebagai momentum memperkuat persatuan, melestarikan budaya, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Rangkaian kegiatan tersebut diselenggarakan berdasarkan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2022 tentang Pembentukan Provinsi Papua Tengah. Selain itu, pelaksanaan acara juga mengacu pada Surat Edaran Menteri Dalam Negeri terkait dukungan penyelenggaraan Nonton Bareng (Nobar) Final Bola Gembira yang bertujuan memberikan hiburan kepada masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Ketua Panitia HUT ke-4 Provinsi Papua Tengah, Vivian A. Gobay, menjelaskan bahwa perayaan tahun ini dirancang lebih inklusif dengan menggabungkan unsur hiburan, kesehatan, budaya, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“HUT Provinsi Papua Tengah bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi ruang kebersamaan bagi seluruh masyarakat untuk merasakan manfaat pembangunan melalui berbagai kegiatan yang telah disiapkan pemerintah,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan diawali pada 19 Juli dengan pelaksanaan nonton bareng Final Bola Gembira bertema “Melalui Bola Gembira Kita Tingkatkan Ekonomi Kerakyatan Papua Tengah.” Kegiatan tersebut dipadukan dengan pesta rakyat yang menghadirkan penampilan musisi lokal maupun artis nasional sehingga mampu menarik antusiasme masyarakat.
Memasuki hari berikutnya, panitia menggelar jalan santai bersama serta layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang mengusung tema “Ko Harus Sehat, Mencegah Lebih Baik daripada Mengobati.” Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pola hidup sehat dan pencegahan penyakit sejak dini.
Nuansa budaya Papua juga menjadi bagian penting dalam perayaan HUT ke-4 melalui pagelaran Tari Yosim Pancar (Yospan) bertema “Jambu, Jangan Lupakan Budaya.” Penampilan tersebut menjadi simbol komitmen Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam menjaga serta melestarikan warisan budaya yang menjadi identitas masyarakat Papua.

Puncak perayaan dijadwalkan berlangsung pada 22 Juli 2026 melalui konser musik rohani yang melibatkan berbagai unsur masyarakat, tokoh agama, pemuda, hingga komunitas lokal sebagai bentuk ungkapan syukur atas perjalanan empat tahun Provinsi Papua Tengah.
Vivian menegaskan bahwa seluruh agenda yang disusun tidak hanya berorientasi pada hiburan masyarakat, tetapi juga diarahkan untuk menggerakkan roda perekonomian lokal melalui pemberdayaan pelaku UMKM.
Menurutnya, pemerintah ingin memastikan setiap kegiatan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan pendapatan masyarakat.
“Kami membuka kesempatan seluas-luasnya bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produk mereka kepada masyarakat. Harapannya, perputaran ekonomi lokal terus meningkat seiring tingginya partisipasi masyarakat dalam setiap kegiatan,” jelasnya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap ekonomi kerakyatan, panitia menyediakan sekitar 70 stan UMKM yang menjajakan beragam produk, mulai dari kuliner khas Papua, makanan dan minuman, hingga hasil kerajinan tangan masyarakat lokal.

Penyelenggaraan HUT ke-4 Provinsi Papua Tengah juga merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Papua Tengah bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Papua Tengah, Dewan Kesenian Papua Tengah, serta TVRI yang mendukung penyiaran kegiatan nonton bareng Final Bola Gembira. Sejumlah pihak turut memberikan dukungan, di antaranya Kohaeus Sehati, Bank Papua, BRI, dan SportX.
Melalui momentum hari jadi keempat ini, Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap semangat persatuan, pelestarian budaya, peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, serta penguatan ekonomi berbasis UMKM terus berkembang sebagai fondasi menuju Papua Tengah yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera.













