NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire | Kepala Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI Nabire, Surya S. Thalib, S.AP., M.Si, turut hadir dalam kegiatan Sinergitas Masyarakat Adat Meepago Papua Tengah yang digelar di Aula RRI Nabire, Senin (13/10/2025).
Kehadiran Surya menjadi bentuk nyata dukungan RRI terhadap semangat persatuan dan komitmen masyarakat adat Meepago dalam menjaga kedamaian serta mendukung program strategis nasional menuju Papua Tengah yang aman, damai, dan sejahtera.
Dalam kesempatan itu, Surya mengaku bangga dan terharu dapat berada di tengah-tengah para tokoh adat Meepago dari berbagai kabupaten.
“Saya senang bisa berada di tengah-tengah mereka, bisa bersalaman langsung dengan para kepala suku. Ini momen yang luar biasa karena menunjukkan bahwa semangat persaudaraan dan kebersamaan Selalu hidup di tanah Papua Tengah,” ujarnya dengan penuh semangat.

Sebagai pimpinan lembaga penyiaran publik, Surya menegaskan bahwa RRI Nabire memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk terus menjadi corong komunikasi positif antara masyarakat adat dan pemerintah. Ia menekankan bahwa RRI akan selalu hadir untuk menyebarkan pesan damai, memperkuat edukasi publik, dan mendukung berbagai kebijakan pemerintah yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat.
“Sebagai media publik, RRI tidak hanya menyiarkan berita, tetapi juga menyalakan semangat persatuan dan menjaga kedamaian,” tambahnya.
Surya juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada Ketua Dewan Adat Meepago Papua Tengah, Wolter Belau, S.IP, yang telah menginisiasi kegiatan sinergitas masyarakat adat ini. Menurutnya, langkah Dewan Adat Meepago sejalan dengan visi RRI dalam membangun komunikasi yang inklusif antara masyarakat, tokoh adat, dan pemerintah.
“Apa yang dilakukan Dewan Adat Meepago adalah langkah bijak. Karena pembangunan tidak bisa berjalan tanpa kedamaian, dan kedamaian tidak mungkin tercapai tanpa komunikasi yang baik,” kata Surya.
Ia menambahkan bahwa RRI Nabire siap menjadi mitra strategis Dewan Adat Meepago dan seluruh elemen masyarakat dalam menyebarkan informasi pembangunan, pendidikan, serta budaya lokal.
“Kami akan terus membuka ruang bagi suara masyarakat adat untuk disiarkan melalui program-program RRI. Papua Tengah harus dikenal bukan karena konflik, tapi karena persatuannya,” tutur Surya penuh optimisme.
Melalui dukungan yang diberikan RRI Nabire, diharapkan semangat sinergitas masyarakat adat Meepago dapat semakin menguat dan menjadi inspirasi bagi wilayah adat lainnya di Tanah Papua. Surya menutup dengan pesan damai:
“RRI akan terus hadir untuk Papua Tengah yang damai, sejahtera, dan bersatu. Karena suara damai dari Nabire harus menggema ke seluruh penjuru Papua.”













