RRI Nabire Siap Dukung Program Penurunan Stunting dari Dinas Kesehatan Papua Tengah

By BusurNabire.id
Kamis, 9 Oktober 2025 11:23 WIB | 81 Views
RRI Nabire Siap Dukung Program Penurunan Stunting dari Dinas Kesehatan Papua Tengah (Foto: Istimewa)

NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire |Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Provinsi Papua Tengah, Andarias Kambuaya, melakukan pertemuan bersama Kepala LPP RRI Nabire, Surya S. Thalib, S.AP., M.Si, pada Kamis (9/10/2025) di ruang kerja Kepala RRI Nabire, Jalan Merdeka, Kabupaten Nabire.

Pertemuan tersebut membahas kerja sama dalam penyiaran informasi dan edukasi publik terkait program penurunan angka stunting di Papua Tengah.

Dalam pertemuan itu, Andarias Kambuaya menjelaskan program intervensi gizi yang sedang dijalankan pihaknya melalui pemberian Bantuan Makanan Tambahan (BMT) bagi ibu hamil dan anak balita (baduta) di bawah usia lima tahun.

“Kami biasa menyerahkan dana kepada gereja-gereja dan masjid untuk dikelola secara mandiri. Tim kami juga turun langsung mengarahkan dan mengontrol kegiatan BMT tersebut,” ungkapnya.

RRI Nabire Siap Dukung Program Penurunan Stunting (Foto: Istimewa)

Andarias menambahkan, salah satu program inovatif yang kini dijalankan adalah gerakan orang tua asuh bagi anak-anak stunting. Setiap pejabat di dinas, mulai dari kepala dinas, kepala bidang, hingga kepala seksi, diwajibkan untuk menjadi orang tua asuh bagi satu anak penderita stunting.

“Ini bukan program berbasis dana, tapi tugas kemanusiaan. Setiap bulan kami bantu anak asuh dengan telur dan beras, agar kebutuhan gizinya terpenuhi. Setiap tiga bulan kami evaluasi perkembangannya,” jelas Kambuaya.

Lebih lanjut, ia berharap agar RRI Nabire dapat menjadi mitra strategis dalam mendampingi serta meliput berbagai kegiatan penanganan stunting di lapangan.

“Kami ingin kegiatan seperti ini diliput dan disiarkan melalui radio, agar masyarakat tahu dan ikut mendukung. Selain itu, kami juga berharap bisa membuat kerja sama resmi atau MoU antara Dinas Kesehatan dengan RRI Nabire,” ujar Kambuaya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala LPP RRI Nabire, Surya S. Thalib, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan inisiatif kerja sama yang disampaikan oleh pihak Dinas Kesehatan Papua Tengah.

Baca Juga  Darurat Malaria Nabire, 8.000 Kasus Ancam Target Eliminasi 2028 Serius

“Di kami ada dua pola kerja sama, yaitu PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) dan pelayanan informasi publik non-berbayar. Untuk kegiatan sosial seperti stunting, kami siap membantu menyiarkan,” tutur Surya.

Namun, untuk kerja sama yang bersifat komersial, pihak RRI Nabire akan menyiapkan Perjanjian Kerja Sama (PKS) lengkap dengan daftar tarif dan mekanisme sesuai aturan dari pusat.

“Nanti kami jadwalkan pertemuan lanjutan dengan tim Dinas Kesehatan, agar dapat dibahas bersama dengan para kepala bidang. Setelah itu, baru kami bisa tindak lanjuti dalam bentuk MoU resmi,” jelas Surya S. Thalib.

Kedua institusi berkomitmen memperkuat kolaborasi strategis dalam upaya peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang dan pencegahan stunting di Papua Tengah.

Berita Terkait

Pemerintah Provinsi Papua Tengah mengucapkan Selamat Hari Natal, 25 Desember 2025 dan Tahun Baru 2026. Kiranya damai Natal membawa harapan baru, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam membangun Papua Tengah yang aman, sejahtera, dan berkeadilan. — Meki Nawipa, S.H Gubernur Papua Tengah Deinas Geley, S.Sos., M.Si Wakil Gubernur Papua Tengah
Wakil Bupati Kabupaten Intan Jaya beserta Keluarga Besar mengucapkan Selamat Hari Natal, 25 Desember 2025 dan Selamat Menyongsong Tahun Baru 2026.
Soni (1)
Karel Tabuni, S.T Anggota DPRK Nabire Beserta Keluarga Besar mengucapkan Selamat Hari Natal, 25 Desember 2025 dan Selamat Menyongsong Tahun Baru, 1 Januari 2026.
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup