NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire, Papua Tengah Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire resmi menetapkan pengumuman kelulusan siswa kelas XII SMA/MA/SMK Tahun Pelajaran 2025/2026 dilakukan secara online. Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat saat momen kelulusan.

Berdasarkan surat resmi tertanggal 30 April 2026 yang juga ditembuskan kepada Kapolres Nabire, pengumuman kelulusan akan dilaksanakan pada:
- Hari/Tanggal: Senin, 4 Mei 2026
- Waktu: Pukul 18.00 WIT
- Metode: Online
Langkah ini menjadi bagian dari upaya antisipasi terhadap potensi gangguan kamtibmas yang kerap terjadi saat perayaan kelulusan.

Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire menegaskan agar para siswa tidak melakukan aktivitas yang berpotensi meresahkan masyarakat, seperti:
- Konvoi kendaraan di jalan raya
- Coret-coret seragam sekolah
- Perayaan berlebihan yang mengganggu ketertiban umum
Imbauan ini sekaligus menjadi bentuk edukasi karakter, agar kelulusan dirayakan secara positif, bermartabat, dan bermanfaat.
Koordinasi lintas sektor, khususnya dengan Polres Nabire, dilakukan guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Dinas Pendidikan menekankan pentingnya dukungan semua pihak, termasuk orang tua dan masyarakat, dalam mengawasi serta membimbing para siswa.
Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., CPHR, turut memberikan imbauan tegas kepada para orang tua dan siswa agar tidak larut dalam euforia kelulusan.
“Jangan sampai euforia berlebihan. Antisipasi jangan sampai terjadi kecelakaan lalu lintas yang akhirnya menimbulkan korban jiwa maupun kerugian material,” tegas Kapolres.
Ia juga mengingatkan agar siswa tidak terlibat dalam tindakan yang merugikan, seperti konvoi, coret-coret pakaian, hingga menguasai badan jalan.
“Kami juga mengimbau orang tua untuk mengawasi anak-anaknya agar tidak melakukan perbuatan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain,” lanjutnya.
Kapolres bahkan menegaskan bahwa aktivitas konvoi yang disertai simbol-simbol tertentu dapat berpotensi menimbulkan persoalan hukum, sehingga perlu dihindari.
Menutup imbauannya, Kapolres Nabire mengingatkan bahwa kelulusan hanyalah langkah awal menuju masa depan yang lebih panjang.
“Ini baru tahap awal perjalanan mereka. Masih panjang ke depan. Mari kita semua terlibat agar tidak terjadi hal-hal yang merugikan anak-anak kita,” pungkasnya.
Dengan sistem pengumuman online ini, diharapkan para siswa dapat menerima hasil kelulusan dengan penuh rasa syukur, tanpa harus melakukan aksi yang berisiko dan merugikan.













