>

Gubernur Papua Tengah Siap Tertibkan Tambang Ilegal, Fokus Lindungi Lingkungan dan Masyarakat Adat

By BusurNabire.id
Selasa, 5 Mei 2026 11:31 WIB | 62 Views
Gubernur Papua Tengah Siap Tertibkan Tambang Ilegal, Fokus Lindungi Lingkungan dan Masyarakat Adat ( Humas Pemprov)

NEWS.BUSURNABIRE.ID – NABIRE | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan komitmennya untuk menertibkan aktivitas pertambangan tanpa izin (ilegal mining) yang semakin marak di wilayah Papua Tengah. Langkah ini diambil sebagai upaya melindungi ekosistem lingkungan sekaligus menjaga hak-hak masyarakat adat.

Gubernur Papua Tengah Siap Tertibkan Tambang Ilegal, Fokus Lindungi Lingkungan dan Masyarakat Adat ( Humas Pemprov)
Gubernur Papua Tengah Siap Tertibkan Tambang Ilegal, Fokus Lindungi Lingkungan dan Masyarakat Adat ( Humas Pemprov)

Pernyataan tersebut disampaikan usai dirinya menjadi pembicara utama dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema strategi integrasi hulu-hilir penguasaan cadangan emas menuju ketahanan moneter yang berdaulat, yang digelar di Hotel The Dharmawangsa, Jakarta, Selasa (5/5/2026).

“Tambang ilegal tidak bisa kita biarkan merusak ekosistem dan merugikan masyarakat adat. Ini harus segera ditertibkan,” tegas Meki Nawipa.

Menurutnya, aktivitas tambang ilegal tidak hanya berdampak pada kerusakan lingkungan, tetapi juga menimbulkan kerugian besar bagi negara dari sisi pendapatan sektor pertambangan. Selain itu, kondisi ini juga memicu konflik sosial di tengah masyarakat.

Ia mengungkapkan bahwa di beberapa wilayah Papua Tengah, hubungan sosial yang sebelumnya harmonis kini mulai retak akibat aktivitas pertambangan ilegal, bahkan hingga memicu konflik antar kelompok masyarakat.

“Ini sangat memprihatinkan. Ada daerah yang dulunya damai, kini terjadi perpecahan bahkan konflik. Ini tidak boleh dibiarkan,” ujarnya.

Gubernur memastikan dalam waktu dekat akan menginstruksikan kepada Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Papua Tengah untuk segera melakukan penertiban terhadap seluruh aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI).

Langkah ini diambil guna mencegah kerusakan lingkungan yang lebih luas sekaligus menutup potensi kerugian negara dan daerah.

“Kami sudah mengantongi data lokasi dan jumlah aktivitas tambang ilegal. Setelah kembali dari Jakarta, saya akan perintahkan penertiban segera dilakukan,” katanya.

Meki Nawipa juga mengingatkan bahwa aktivitas pertambangan tanpa izin memiliki konsekuensi hukum yang berat. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, pelaku tambang ilegal dapat dikenakan pidana penjara hingga 5 tahun dan denda maksimal Rp100 miliar.

Baca Juga  John NR Gobai Dorong Kapal Perintis Masuk Potowaiburu dan Pulau Mambor

Sanksi tersebut tidak hanya berlaku bagi penambang, tetapi juga pihak yang menampung atau memperjualbelikan hasil tambang ilegal.

Setelah penertiban dilakukan, pemerintah provinsi akan fokus pada penataan pertambangan rakyat yang legal dan berkelanjutan. Gubernur menegaskan bahwa izin pertambangan rakyat (IPR) akan diberikan kepada masyarakat pemilik hak ulayat melalui koperasi atau UMKM.

“Kita ingin masyarakat adat menjadi pelaku utama dan menikmati langsung hasil sumber daya alamnya secara legal,” jelasnya.

Dalam upaya meningkatkan nilai tambah sektor pertambangan, Pemerintah Provinsi Papua Tengah juga akan menjalin kerja sama dengan MIND ID sebagai holding industri pertambangan milik negara.

Kolaborasi ini mencakup proses pembelian, pengolahan hingga hilirisasi hasil tambang agar memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.

“Semua akan kita tata secara bertahap dan terukur, dengan mempertimbangkan aspek lingkungan, keamanan, serta kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Gubernur menegaskan bahwa jika seluruh aktivitas pertambangan dikelola secara legal dan tertata, maka dampaknya akan sangat besar bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan pendapatan daerah dan negara.

Namun sebaliknya, jika praktik ilegal terus dibiarkan, maka manfaat ekonomi hanya akan dinikmati segelintir pihak.

“Kita ingin semua merasakan manfaatnya, bukan hanya sebagian kecil. Ini soal keadilan dan masa depan Papua Tengah,” pungkasnya.

Berita Terkait

🌙 Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah 🌙 Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, S.H., bersama Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos., M.Si., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan di seluruh Indonesia. "Momentum Tahun Baru Islam hendaknya menjadi waktu yang tepat untuk melakukan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian sosial demi terwujudnya Papua Tengah yang aman, damai, maju, dan sejahtera," ujar Gubernur Meki Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley. Keduanya juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan semangat Hijrah Nabi Muhammad SAW sebagai inspirasi untuk terus bekerja, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan daerah serta menjaga persatuan dalam keberagaman. "Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan kemudahan bagi seluruh masyarakat Papua Tengah dalam menjalani kehidupan serta membangun daerah yang kita cintai bersama," tutup mereka. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah untuk Papua Tengah yang Harmonis, Maju, dan Sejahtera.
Ucapan Kapolda Papua Tengah Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah 🌙 Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., beserta Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan Indonesia. "Pergantian Tahun Baru Islam merupakan momentum untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Mari kita jadikan nilai-nilai hijrah sebagai inspirasi untuk terus berbuat kebaikan, menjaga persatuan, dan mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Papua Tengah," ujar Kapolda Papua Tengah. Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan antarumat beragama demi terciptanya Papua Tengah yang aman, damai, dan harmonis. "Semoga di tahun yang baru ini Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan perlindungan-Nya kepada kita semua, serta memberikan kekuatan dalam menjalankan tugas dan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara," tutup Brigjen Pol. Jermias Rontini. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik, Papua Tengah yang Aman, Damai, dan Sejahtera. #TahunBaruIslam1448H, #Muharram1448H, #KapoldaPapuaTengah, #JermiasRontini, #WakapoldaPapuaTengah, #PapuaTengah, #PolriUntukMasyarakat, #Hijrah1448H, #BusurNabire, #PapuaDamai
🌙 Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.Semoga pergantian tahun ini men
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup