>

Mediasi Persoalan GOR Nabire Digelar, Polres Tegaskan Tidak Berpihak dan Utamakan Keamanan

By BusurNabire.id
Senin, 21 September 2026 06:01 WIB | 10 Views
Mediasi Persoalan GOR Nabire Digelar, Polres Tegaskan Tidak Berpihak dan Utamakan Keamanan (Foto: BusurNabire)

NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire : Papua tengah | Kepolisian Resor (Polres) Nabire menegaskan komitmennya untuk tetap berada pada posisi netral dalam proses penyelesaian persoalan Gedung Olahraga (GOR) yang melibatkan Pemerintah Kabupaten Nabire dan pihak Gereja GKI Imanuel Kota Lama.

Mediasi Persoalan GOR Nabire Digelar, Polres Tegaskan Tidak Berpihak dan Utamakan Keamanan (Foto: BusurNabire)

Pernyataan tersebut disampaikan Kapolres Nabire AKBP Samuel Tatiratu dalam audiensi yang mempertemukan Pemerintah Kabupaten Nabire, pihak Gereja GKI Imanuel Kota Lama, serta unsur terkait di Ruang Birokrasi Polri Polres Nabire, Senin (21/9/2026).

Audiensi tersebut menjadi ruang dialog bersama untuk mencari solusi terbaik terkait persoalan yang muncul dalam proses rehabilitasi bangunan GOR. Dalam pertemuan itu, Polres Nabire menegaskan bahwa kepolisian tidak berada di pihak mana pun, melainkan menjalankan tugas menjaga keamanan, ketertiban, dan memastikan seluruh proses berjalan sesuai mekanisme yang berlaku.

“Kami perlu menegaskan bahwa Polres Nabire berada pada posisi netral. Kami tidak memihak kepada siapa pun, baik pemerintah maupun pihak gereja,” ujar AKBP Samuel Tatiratu.

Kapolres Nabire menjelaskan bahwa peran kepolisian dalam persoalan tersebut bukan menentukan siapa yang memiliki hak atas lokasi maupun kegiatan di area GOR, tetapi memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga.

Mediasi Persoalan GOR Nabire Digelar, Polres Tegaskan Tidak Berpihak dan Utamakan Keamanan (Foto: BusurNabire)

Menurutnya, setiap persoalan yang melibatkan berbagai pihak harus diselesaikan melalui komunikasi yang terbuka dan pendekatan yang mengedepankan kebersamaan.

“Kami lebih mengutamakan pencegahan agar tidak terjadi konflik. Semua proses penyelesaian hari ini harus berjalan dengan baik dan memberikan ruang bagi seluruh pihak untuk menyampaikan kepentingannya,” jelasnya.

Ia mengajak seluruh peserta audiensi untuk mengedepankan sikap tenang, bijaksana, dan tidak mengambil langkah yang dapat memperbesar persoalan.

Kapolres menilai dialog yang dilakukan secara terbuka menjadi langkah penting agar seluruh pihak dapat memahami posisi masing-masing serta menemukan solusi yang dapat diterima bersama.

Baca Juga  Klarifikasi Polemik “Makimi Lapar”, Maria Erari: Itu Jeritan Ekonomi Tiga Suku, Bukan Menghina Tanah Kelahiran

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Samuel Tatiratu menekankan bahwa penyelesaian persoalan harus tetap memperhatikan aspek kepastian hukum. Ia meminta seluruh pihak menghindari tindakan yang dapat mengganggu proses mediasi.

“Kita semua harus berpikir dengan hati yang teduh, dingin, dan bijaksana agar penyelesaian maupun kepastian hukum dapat berjalan dengan baik,” katanya.

Ia juga meminta agar setiap peserta memberikan kesempatan kepada pihak lain untuk menyampaikan pandangan tanpa saling memotong pembicaraan.

Menurutnya, forum audiensi bukan tempat untuk memperkuat perbedaan, melainkan menjadi wadah mencari titik temu demi menjaga hubungan baik antara pemerintah, gereja, dan masyarakat.

Kapolres Nabire berharap pertemuan tersebut dapat menghasilkan berita acara mediasi yang mencatat berbagai kesepakatan dan langkah penyelesaian yang akan dilakukan bersama.

“Harapannya ada berita acara mediasi, ada kesepakatan yang bisa kita temukan dalam pertemuan ini,” ungkap AKBP Samuel Tatiratu.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan penyelesaian persoalan tidak hanya bergantung pada hasil pertemuan, tetapi juga komitmen seluruh pihak untuk menjalankan kesepakatan dengan penuh tanggung jawab.

Mediasi Persoalan GOR Nabire Digelar, Polres Tegaskan Tidak Berpihak dan Utamakan Keamanan (Foto: BusurNabire)

Selain itu, Kapolres Nabire mengingatkan agar tidak ada pihak yang melakukan provokasi selama proses penyelesaian berlangsung.

“Tidak perlu ada tindakan saling memprovokasi. Kita semua adalah orang dewasa yang harus mampu menyelesaikan persoalan dengan cara yang bijaksana,” tegasnya.

AKBP Samuel Tatiratu memastikan Polres Nabire akan terus memberikan perlindungan dan pelayanan keamanan kepada seluruh pihak selama proses penyelesaian berjalan.

Ia berharap pemerintah daerah, pihak gereja, dan masyarakat dapat bersama-sama menjaga suasana tetap aman sehingga seluruh aktivitas di lapangan dapat berlangsung tertib.

“Setelah kegiatan ini selesai dan ada kesepakatan, mari kita bersama-sama menjaga agar pelaksanaan di lapangan tetap berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Baca Juga  Aser Monei Wakil Pemilik Garapan Desak DPRK Nabire Tolak Korporasi Baru Desak DPRK Nabire Pertahankan 1 Perusahaan PT Kristalin Ekalestari dan Tolak Asing

Melalui proses mediasi tersebut, Polres Nabire berharap persoalan terkait GOR dapat diselesaikan secara damai dengan mengedepankan komunikasi, penghormatan terhadap hukum, serta menjaga keharmonisan seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Nabire.

Berita Terkait

🇮🇩 **DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81** 🇮🇩 **17 Agustus 2026** Dengan semangat **“Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”**, Pemerintah Provinsi Papua Tengah mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai semangat bersama dalam memperkuat persatuan, membangun daerah, dan mewujudkan Papua Tengah yang semakin maju. Gubernur Papua Tengah **Meki Nawipa, S.H.** bersama Wakil Gubernur Papua Tengah **Deinas Geley, S.Sos., M.Si.** menyampaikan ucapan **Dirgahayu Republik Indonesia ke-81**. 🇮🇩 **Bersatu dalam keberagaman, bergerak bersama untuk Papua Tengah yang maju dan Indonesia yang semakin kuat.** **Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.** **Dirgahayu Republik Indonesia ke-81! 🇮🇩** #HUTRI81 #DirgahayuRI #IndonesiaMerdeka #PapuaTengah #MekiNawipa #DeinasGeley #IndonesiaBerdaulat #IndonesiaMaju
Ucapan Kapolda Papua Tengah Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah 🌙 Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., beserta Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan Indonesia. "Pergantian Tahun Baru Islam merupakan momentum untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Mari kita jadikan nilai-nilai hijrah sebagai inspirasi untuk terus berbuat kebaikan, menjaga persatuan, dan mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Papua Tengah," ujar Kapolda Papua Tengah. Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan antarumat beragama demi terciptanya Papua Tengah yang aman, damai, dan harmonis. "Semoga di tahun yang baru ini Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan perlindungan-Nya kepada kita semua, serta memberikan kekuatan dalam menjalankan tugas dan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara," tutup Brigjen Pol. Jermias Rontini. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik, Papua Tengah yang Aman, Damai, dan Sejahtera. #TahunBaruIslam1448H, #Muharram1448H, #KapoldaPapuaTengah, #JermiasRontini, #WakapoldaPapuaTengah, #PapuaTengah, #PolriUntukMasyarakat, #Hijrah1448H, #BusurNabire, #PapuaDamai
🌙 Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.Semoga pergantian tahun ini men
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup