>

Satgaswil Papua Densus 88 AT Polri Tanamkan Wawasan Kebangsaan dan Literasi Digital kepada Pelajar di Nabire

By BusurNabire.id
Jumat, 17 Juli 2026 08:49 WIB | 1 Views
Satgaswil Papua Densus 88 AT Polri Tanamkan Wawasan Kebangsaan dan Literasi Digital kepada Pelajar di Nabire (Foto: BusurNabire)

NEWS BUSUR NABIRE.ID –Nabire: Papua Tengah | Satgaswil Papua Densus 88 Antiteror Polri terus memperkuat upaya pencegahan penyebaran paham radikalisme di kalangan generasi muda melalui program “Satgaswil Papua Densus 88 Goes to School” yang dilaksanakan di 11 sekolah di Kabupaten Nabire, Papua Tengah, pada 11–17 Juli 2026.

Satgaswil Papua Densus 88 AT Polri Tanamkan Wawasan Kebangsaan dan Literasi Digital kepada Pelajar di Nabire (Foto: BusurNabire)

Dalam kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tersebut, IPDA Saiful,SE., hadir sebagai pemateri yang memberikan edukasi kepada ratusan pelajar mengenai pentingnya wawasan kebangsaan, literasi digital, toleransi, serta pencegahan radikalisme dan terorisme sejak usia dini.

Mengawali kegiatan, seluruh peserta bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai bentuk penguatan semangat nasionalisme. Selanjutnya, para siswa mengikuti pemaparan materi yang dikemas secara interaktif mengenai etika bermedia digital, tren perkembangan terorisme, bahaya perundungan (bullying), pentingnya toleransi, hingga pemutaran film edukatif tentang keragaman budaya Indonesia dan perlawanan terhadap terorisme.

Dalam penyampaiannya, IPDA Saiful,SE., menjelaskan bahwa radikalisasi bukanlah proses yang terjadi secara instan, melainkan berkembang secara bertahap mulai dari perubahan pola pikir hingga berpotensi mengarah pada tindakan kekerasan apabila tidak dicegah sejak dini.

Menurutnya, pendidikan karakter menjadi benteng utama untuk melindungi generasi muda dari pengaruh paham yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila dan semangat persatuan bangsa.

“Generasi muda harus menjadi pribadi yang berpikir kritis, menghargai perbedaan, bijak dalam menggunakan media sosial, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar. Persatuan bangsa harus dijaga bersama,” ujar IPDA Saiful saat memberikan materi.

Satgaswil Papua Densus 88 AT Polri Tanamkan Wawasan Kebangsaan dan Literasi Digital kepada Pelajar di Nabire (Foto: BusurNabire)

Ia juga menjelaskan bahwa perkembangan teknologi digital membawa banyak manfaat, namun di sisi lain juga dimanfaatkan oleh kelompok radikal untuk menyebarkan propaganda dan merekrut anggota baru melalui media sosial maupun platform digital lainnya.

Baca Juga  Dukungan Nurhaidah Nawipa, Pokja 1 TP PKK Papua Tengah Edukasi Lansia Hidup Sehat di Makimi

Karena itu, para pelajar diminta untuk meningkatkan literasi digital dengan membiasakan diri memverifikasi informasi sebelum membagikannya, menjaga etika dalam berkomunikasi di media sosial, serta menggunakan teknologi sebagai sarana belajar, berkarya, dan membangun prestasi.

Dalam kesempatan tersebut, IPDA Saiful memperkenalkan konsep Generasi Cerdas Digital, yaitu generasi yang memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, inovatif, berkarakter, serta mampu memanfaatkan teknologi secara positif demi kemajuan bangsa.

Selain itu, ia juga menjelaskan tahapan berkembangnya paham terorisme melalui ilustrasi sebuah pohon. Menurutnya, akar dari terorisme adalah intoleransi, batangnya adalah radikalisme, sedangkan buahnya merupakan ekstremisme yang berujung pada aksi terorisme.

Satgaswil Papua Densus 88 AT Polri Tanamkan Wawasan Kebangsaan dan Literasi Digital kepada Pelajar di Nabire (Foto: BusurNabire)

Untuk memudahkan pemahaman siswa, IPDA Saiful juga mengenalkan konsep IRET (Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme) sebagai rangkaian proses yang harus dipahami agar dapat dicegah sejak tahap awal.

Menurutnya, apabila sikap intoleran dapat dicegah melalui pendidikan karakter, penguatan nilai kebangsaan, dan budaya saling menghormati, maka peluang berkembangnya radikalisme maupun terorisme akan semakin kecil.

Dalam sesi literasi digital, IPDA Saiful.SE., turut mengingatkan bahwa kelompok radikal kini semakin aktif memanfaatkan media sosial dan game online sebagai sarana perekrutan, khususnya terhadap anak-anak dan remaja yang sedang berada pada masa pencarian jati diri.

Ia menjelaskan bahwa rendahnya literasi digital, emosi yang masih labil, serta tingginya aktivitas di dunia maya membuat anak-anak menjadi kelompok yang rentan dipengaruhi apabila tidak mendapatkan pendampingan dari keluarga maupun sekolah.

Satgaswil Papua Densus 88 AT Polri Tanamkan Wawasan Kebangsaan dan Literasi Digital kepada Pelajar di Nabire (Foto: BusurNabire)

Oleh sebab itu, IPDA Saiful mengajak seluruh siswa untuk menjadi pengguna internet yang cerdas dengan menjaga privasi, menggunakan bahasa yang santun, menghormati karya orang lain, serta selalu menyaring setiap informasi sebelum mempercayai maupun menyebarkannya.

Di akhir penyampaian materinya, IPDA Saiful mengajak seluruh pelajar menjadi pelopor perdamaian di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Baca Juga  Rotasi Pejabat Polda Papua Tengah Diharapkan Perkuat Kinerja Kepolisian dan Pelayanan Masyarakat

Ia menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui sikap toleran, cinta damai, menghargai keberagaman, serta menolak segala bentuk radikalisme, ekstremisme, dan terorisme.

Satgaswil Papua Densus 88 AT Polri Tanamkan Wawasan Kebangsaan dan Literasi Digital kepada Pelajar di Nabire (Foto: BusurNabire)

Program Satgaswil Papua Densus 88 Goes to School dilaksanakan di 11 sekolah di Kabupaten Nabire, yakni SMA Negeri 1 Nabire, SMA Negeri 2 Nabire, SMK Negeri 1 Nabire, SMK Negeri 2 Nabire, SMK YPPK Tebernakel Nabire, SMA YPPK Adhi Luhur Nabire, SMA Al-Madina Nabire, SMP Negeri 1 Nabire, SMP Negeri 4 Nabire, SMP Al-Madina Nabire, dan SMP YAPIS Nabire.

Melalui kegiatan ini, Satgaswil Papua Densus 88 berharap lahir generasi muda Papua Tengah yang memiliki wawasan kebangsaan yang kuat, cerdas dalam memanfaatkan teknologi digital, serta mampu menjadi agen perdamaian yang menjaga persatuan dan keutuhan bangsa Indonesia. (Red)

Berita Terkait

🌙 Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah 🌙 Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, S.H., bersama Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos., M.Si., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan di seluruh Indonesia. "Momentum Tahun Baru Islam hendaknya menjadi waktu yang tepat untuk melakukan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian sosial demi terwujudnya Papua Tengah yang aman, damai, maju, dan sejahtera," ujar Gubernur Meki Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley. Keduanya juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan semangat Hijrah Nabi Muhammad SAW sebagai inspirasi untuk terus bekerja, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan daerah serta menjaga persatuan dalam keberagaman. "Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan kemudahan bagi seluruh masyarakat Papua Tengah dalam menjalani kehidupan serta membangun daerah yang kita cintai bersama," tutup mereka. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah untuk Papua Tengah yang Harmonis, Maju, dan Sejahtera.
Ucapan Kapolda Papua Tengah Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah 🌙 Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., beserta Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan Indonesia. "Pergantian Tahun Baru Islam merupakan momentum untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Mari kita jadikan nilai-nilai hijrah sebagai inspirasi untuk terus berbuat kebaikan, menjaga persatuan, dan mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Papua Tengah," ujar Kapolda Papua Tengah. Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan antarumat beragama demi terciptanya Papua Tengah yang aman, damai, dan harmonis. "Semoga di tahun yang baru ini Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan perlindungan-Nya kepada kita semua, serta memberikan kekuatan dalam menjalankan tugas dan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara," tutup Brigjen Pol. Jermias Rontini. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik, Papua Tengah yang Aman, Damai, dan Sejahtera. #TahunBaruIslam1448H, #Muharram1448H, #KapoldaPapuaTengah, #JermiasRontini, #WakapoldaPapuaTengah, #PapuaTengah, #PolriUntukMasyarakat, #Hijrah1448H, #BusurNabire, #PapuaDamai
🌙 Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.Semoga pergantian tahun ini men
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup