NEWS.BUSURNABIRE.ID – NABIRE, PAPUA TENGAH | Komitmen meningkatkan kualitas hidup masyarakat lanjut usia terus diperkuat Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Papua Tengah. Melalui Kelompok Kerja (Pokja) 1, TP PKK Papua Tengah menggelar Penyuluhan Pola Hidup Sehat bagi Lansia di Gedung Gereja GPdI Elshadai Lagari SP 1, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Selasa (14/7/2026).

Kegiatan tersebut diikuti para lansia dan perwakilan sejumlah denominasi dari gereja yang berada di wilayah Lagari dan sekitarnya. Peserta berasal dari Gereja Kristen Injili (GKI), Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI), Gereja Katolik, Gereja Kemah Injil (KINGMI), serta Gereja Injili di Indonesia (GIDI).
Kehadiran peserta dari berbagai denominasi gereja mencerminkan semangat kebersamaan dalam membangun kesadaran mengenai pentingnya menjaga kesehatan secara menyeluruh, baik jasmani, mental, sosial maupun rohani pada masa lanjut usia.
Ketua Pokja I TP PKK Provinsi Papua Tengah, Maria Pekei, S.Sos, yang hadir mewakili Ketua TP PKK Provinsi Papua Tengah, Ny. Nurhaidah Meki Nawipa, S.E., menyampaikan bahwa penyuluhan tersebut merupakan bagian dari program kerja Pokja I dalam pembinaan karakter dan ketahanan keluarga.

Menurut Maria, perhatian TP PKK tidak hanya diarahkan kepada anak-anak,Remaja dan keluarga, tetapi juga kepada para lansia sebagai bagian penting dalam kehidupan keluarga dan masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan program Pokja I. Kami melakukan pembinaan karakter terhadap anak-anak,Remaja dan keluarga, termasuk para lansia. Harapan kami, Bapak dan Mama dapat memperoleh pengetahuan tentang bagaimana menjaga pola hidup sehat, baik secara jasmani maupun rohani,” ujar Maria Pekei.
Ia berharap seluruh materi yang disampaikan narasumber dapat memberikan manfaat dan tidak berhenti sebatas pengetahuan, tetapi diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kiranya semua materi yang diterima dapat bermanfaat, menjadi berkat dan diimplementasikan dalam kehidupan kita sehari-hari,” katanya.
Maria Pekei juga menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan tersebut mendapat dukungan langsung dari Ketua TP PKK Provinsi Papua Tengah, Ny. Nurhaidah Meki Nawipa.

Kegiatan penyuluhan secara resmi dibuka oleh Pdt. Nober Moga dari GPdI Elshadai Lagari. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi TP PKK Provinsi Papua Tengah yang telah memberikan perhatian kepada para lansia melalui kegiatan edukasi kesehatan.
Pdt. Nober Moga mengatakan, para lansia menghadapi berbagai tantangan kesehatan seiring bertambahnya usia dan munculnya beragam penyakit. Karena itu, menjaga pola hidup sehat menjadi bagian penting dalam mempertahankan kualitas hidup.
Namun, menurutnya, kesehatan jasmani juga harus berjalan seimbang dengan kehidupan rohani.
“Kita bisa menjalani pola hidup sehat, tetapi jangan melupakan Tuhan. Kita kuat, sehat dan diberkati karena anugerah serta pertolongan Tuhan,” pesannya.
Ia berharap kehadiran para lansia dalam penyuluhan tersebut mampu membawa perubahan nyata setelah kembali ke keluarga dan lingkungan masing-masing.
“Kiranya setelah mengikuti penyuluhan pola hidup sehat ini ada perubahan yang didapat dan ada berkat yang diterima. Apa yang diperoleh hari ini dapat diceritakan kembali kepada anak dan cucu,” ujarnya.

Atas nama TP PKK Provinsi Papua Tengah, Pdt. Nober Moga kemudian membuka secara resmi kegiatan Penyuluhan Pola Hidup Sehat bagi Lansia.
Selain edukasi kesehatan jasmani, peserta juga mendapatkan pembinaan kesehatan rohani melalui materi bertajuk “Menjadi Lansia yang Kuat, Sehat dan Diberkati Tuhan” yang disampaikan Pdt. Nober Moga.
Dalam materinya, Pdt. Nober Moga mengangkat kisah Kaleb sebagai teladan tentang iman, ketaatan dan kejujuran dalam menjalani kehidupan.
Menurutnya, Kaleb tetap memiliki kekuatan dan semangat meskipun telah memasuki usia lanjut. Ketaatan dan kesetiaannya kepada Tuhan menjadi pelajaran penting bagi para lansia agar tidak kehilangan semangat dalam menjalani kehidupan.
Ia mengajak para lansia untuk tetap memiliki jiwa yang kuat, menjaga semangat hidup serta terus membangun hubungan yang dekat dengan Tuhan.

Usia lanjut, kata dia, bukan menjadi alasan untuk berhenti berkarya dan menjadi berkat bagi keluarga. Para lansia tetap memiliki pengalaman dan kebijaksanaan yang dapat diwariskan kepada anak dan cucu.
Sementara itu, edukasi kesehatan jasmani disampaikan Rosmawati, SKM, S.Keb, melalui materi bertajuk “Lansia Sehat dan Mandiri (SMART)”.
Dalam pemaparannya, Rosmawati memberikan pengetahuan praktis kepada peserta mengenai pentingnya menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Para lansia diedukasi untuk memperhatikan asupan makanan, melakukan aktivitas fisik secara teratur sesuai kemampuan tubuh, menjalani pemeriksaan kesehatan secara berkala, serta menjaga kesehatan mental dan hubungan sosial.

Rosmawati menjelaskan bahwa kondisi kesehatan pada usia lanjut memiliki hubungan erat dengan kebiasaan hidup yang diterapkan setiap hari. Karena itu, lansia perlu memiliki kesadaran untuk menjaga tubuh sekaligus mengenali setiap perubahan kondisi kesehatan.
“Menjadi lansia yang sehat dan mandiri membutuhkan komitmen untuk menjaga kesehatan. Dengan pola hidup yang baik, lansia tetap dapat menjalani kehidupan secara aktif, produktif dan bahagia,” jelas Rosmawati.
Penyuluhan berlangsung interaktif dan mendapat antusiasme dari peserta. Para lansia mengikuti setiap materi serta berdiskusi bersama narasumber mengenai berbagai persoalan kesehatan dan kehidupan rohani yang kerap dihadapi pada usia lanjut.
Melalui kegiatan tersebut, TP PKK Provinsi Papua Tengah berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pola hidup sehat bagi lansia semakin meningkat.
Keseimbangan antara kesehatan jasmani dan rohani menjadi salah satu kunci agar para lansia dapat menjalani masa tua dengan sehat, mandiri, produktif dan bermartabat.
Penyuluhan di Distrik Makimi ini sekaligus memperkuat komitmen TP PKK Provinsi Papua Tengah dalam mendukung kesejahteraan keluarga serta menempatkan lansia sebagai bagian penting masyarakat yang tetap memiliki pengalaman, pengetahuan dan peran strategis dalam mewariskan nilai-nilai kehidupan kepada generasi berikutnya.













