NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire :Papua Tengah | Keberhasilan Tim Khusus (Timsus) Polda Papua Tengah menemukan satu unit sepeda motor hasil dugaan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K. CPHR, Menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama antara masyarakat dan aparat kepolisian yang terus meningkatkan patroli serta penindakan terhadap pelaku kriminalitas di wilayah Kabupaten Nabire.

Dalam keterangannya kepada News Busur Nabire, Kapolres Nabire mengatakan patroli malam yang dilakukan Timsus Polda Papua Tengah menjadi salah satu langkah strategis dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan.
“Keberhasilan ini menunjukkan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat melalui patroli rutin memberikan dampak yang nyata. Informasi dari masyarakat sangat membantu anggota di lapangan sehingga kendaraan yang sebelumnya dilaporkan hilang dapat ditemukan kembali,” ujar AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K.CPHR, saat dikonfirmasi, Kamis (16/7/2026).
Menurut Kapolres, pihaknya memberikan apresiasi kepada personel Timsus Polda Papua Tengah yang bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat hingga berhasil mengamankan kendaraan yang diduga merupakan hasil tindak pidana pencurian.
Peristiwa tersebut bermula ketika Tim Khusus Polda Papua Tengah melaksanakan patroli malam pada Rabu (15/7/2026) mulai pukul 21.00 WIT dengan menyisir sejumlah titik yang dinilai rawan terjadi gangguan keamanan di Kabupaten Nabire.
Patroli dipimpin personel Timsus yang terdiri dari Brigpol Yan T. Urbinaru, Brigpol Irvin Y. Runaki, Briptu Musa C. Kamusi, dan Bripda Zhomaruri Toisuta.

Sekitar pukul 22.59 WIT, petugas menerima informasi dari warga mengenai seseorang yang terlihat mendorong sebuah sepeda motor Honda Beat Street warna hitam di kawasan Jalan Frans Kaisepo menuju Jalan Yos Sudarso.
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel langsung menuju lokasi dan melakukan pemeriksaan terhadap pria yang membawa kendaraan tersebut.
“Hasil pemeriksaan awal menunjukkan yang bersangkutan tidak dapat memperlihatkan dokumen kepemilikan maupun surat-surat kendaraan. Atas dasar itu kendaraan diamankan untuk dilakukan pendalaman lebih lanjut,” jelas Kapolres.khirnya berhasil ditemukan berkat patroli yang dilakukan aparat kepolisian.

Selanjutnya sekitar pukul 00.06 WIT, kendaraan dibawa ke Posko Timsus Polda Papua Tengah guna dilakukan identifikasi melalui pengecekan nomor rangka dan nomor mesin.
Hasil pemeriksaan mengungkap bahwa kendaraan tersebut merupakan satu unit Honda Beat Street warna hitam dengan nomor rangka MH1JM8225PK011946 dan nomor mesin JM82E2011453 yang tercatat sebagai milik Mm. Oktovina Apalem, warga Jalan Mandala, Kelurahan Kalibobo, Kabupaten Nabire.
Dari hasil penelusuran data kepolisian diketahui sepeda motor tersebut telah dilaporkan hilang sekitar satu tahun lalu setelah dicuri di kawasan Karang Mulia, tepatnya di belakang GSI, di sebuah rumah kontrakan.

Kapolres Nabire menegaskan bahwa proses penyelidikan terhadap pelaku masih terus berjalan.
“Kami tidak berhenti hanya karena barang bukti telah ditemukan. Penyidik masih melakukan pengembangan untuk mengungkap siapa pelaku utama maupun pihak lain yang terlibat. Kami mengimbau apabila yang bersangkutan mengetahui dirinya dicari, sebaiknya menyerahkan diri dan mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.
AKBP Samuel D. Tatiratu juga mengajak masyarakat untuk tidak membeli kendaraan tanpa dokumen resmi karena berpotensi merupakan hasil tindak pidana.
“Masyarakat harus lebih berhati-hati apabila membeli kendaraan bekas. Pastikan identitas pemilik, nomor rangka, nomor mesin serta kelengkapan surat-suratnya sesuai. Jangan sampai tanpa disadari membeli kendaraan hasil kejahatan karena tentu ada konsekuensi hukumnya,” katanya.
Sementara itu, pemilik kendaraan, Mm. Oktovina Apalem, mengaku bersyukur karena sepeda motor miliknya akhirnya berhasil ditemukan setelah hilang selama kurang lebih satu tahun.
Ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kapolda Papua Tengah, Wakapolda Papua Tengah, Kapolres Nabire serta seluruh personel yang telah bekerja keras mengungkap kasus tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolda Papua Tengah, Bapak Wakapolda Papua Tengah, dan Bapak Kapolres Nabire. Berkat kerja keras pihak kepolisian, motor kami yang telah hilang kurang lebih satu tahun akhirnya berhasil ditemukan. Kami sangat mengapresiasi dedikasi Polda Papua Tengah dan Polres Nabire dalam memberantas tindak pidana curanmor,” ujarnya.
Korban juga berharap pelaku yang hingga kini belum tertangkap dapat menyadari kesalahannya dan memilih menjalani kehidupan yang lebih baik.
Selain itu, ia turut mendoakan seluruh personel kepolisian agar selalu diberikan kesehatan, perlindungan, dan kekuatan dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Kapolres Nabire menambahkan bahwa sinergi antara masyarakat dan kepolisian menjadi faktor penting dalam menciptakan situasi keamanan yang kondusif.
“Kami mengajak masyarakat untuk tidak ragu memberikan informasi apabila melihat atau mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan. Sekecil apa pun informasi yang diberikan sangat membantu aparat dalam mengungkap tindak pidana dan menjaga keamanan bersama,” tutup AKBP Samuel D. Tatiratu.
Keberhasilan pengungkapan kendaraan hasil curanmor ini menjadi bukti bahwa patroli rutin yang dilakukan jajaran kepolisian, khususnya Timsus Polda Papua Tengah, tidak hanya berfungsi sebagai langkah pencegahan, tetapi juga mampu mengungkap kasus-kasus kriminal yang selama ini menjadi keresahan masyarakat di Kabupaten Nabire.













