NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire; Papua Tengah | Keterlambatan penerbangan kembali terjadi di Bandara Douwes Aturure pada Sabtu (18/4/2026). Kali ini, maskapai Sriwijaya Air mengalami delay cukup lama tanpa informasi awal yang jelas kepada penumpang.
Penerbangan rute Nabire tujuan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin yang dijadwalkan berangkat pukul 14.20 WIT, dilaporkan belum juga lepas landas hingga pukul 17;14 WIT.

Sejumlah penumpang mengaku kecewa karena tidak adanya pemberitahuan resmi dari pihak maskapai terkait keterlambatan tersebut. Mereka menilai, informasi yang minim membuat penumpang harus menunggu dalam ketidakpastian di ruang tunggu bandara.
“Sampai lewat dari jadwal, tidak ada pengumuman apa-apa. Kami bingung ini sebenarnya ada apa,” ungkap salah satu penumpang kepada wartawan.
Penumpang juga mempertanyakan profesionalitas maskapai dalam memberikan pelayanan, khususnya terkait transparansi informasi kepada pelanggan. Menurut mereka, seharusnya pihak maskapai dapat menyampaikan alasan keterlambatan sejak awal agar penumpang bisa memahami situasi.
Baru setelah adanya komplain dari salah satu penumpang, pihak maskapai akhirnya memberikan penjelasan pada pukul 16.20 WIT. Dalam pengumuman tersebut disampaikan bahwa keterlambatan terjadi akibat kendala teknis pada pesawat.
Meski demikian, hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi lebih lanjut dari pihak Sriwijaya Air. Awak media juga belum berhasil menghubungi pihak maskapai karena tidak tersedianya nomor kontak yang dapat diakses untuk konfirmasi.
Kejadian ini menambah daftar keluhan penumpang terhadap pelayanan maskapai di wilayah Papua Tengah, khususnya terkait komunikasi dan keterbukaan informasi saat terjadi gangguan operasional penerbangan.













