NEWS.BUSURNABIRE.ID .ID – Nabire : Papua Tengah | Pelayanan maskapai Sriwijaya Air kembali menuai keluhan dari penumpang. Kali ini dialami oleh penumpang tujuan Nabire, Papua Tengah, yang merasa dirugikan akibat pengalihan rute penerbangan secara sepihak tanpa disertai kompensasi yang memadai.

Salah satu penumpang mengungkapkan keawak media 3 /02/2025, dirinya telah membeli tiket penerbangan Sriwijaya Air dari Jakarta menuju Nabire dengan rute Jakarta Makassar Nabire, menggunakan nomor penerbangan SJ 598 untuk rute Jakarta Makassar dan SJ 900 untuk rute Makassar Nabire.
Namun setibanya di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, penumpang justru dialihkan ke penerbangan lain dengan nomor SJ 588 yang memiliki rute Makassar Timika Jayapura. Selanjutnya, penumpang kembali dijadwalkan melanjutkan penerbangan menuju Nabire menggunakan penerbangan SJ 907.
Pengalihan rute tersebut menyebabkan waktu tempuh perjalanan menjadi jauh lebih lama dari jadwal awal. Bahkan, penumpang baru tiba di Jayapura dengan kondisi kelelahan dan mengalami keterlambatan hingga sekitar pukul 14.00 WIT.
“Kami sangat kecewa dengan pelayanan seperti ini. Pengalihan penerbangan dilakukan tanpa kejelasan dan sangat merugikan waktu kami,” ungkap salah satu penumpang yang berprofesi sebagai wartawan.
Menurutnya, keterlambatan dan perubahan rute tersebut berdampak langsung pada tugas jurnalistik yang harus segera dilakukan di Nabire, Papua Tengah. Waktu liputan menjadi terganggu, sementara kondisi fisik penumpang juga terkuras akibat perjalanan panjang yang tidak sesuai rencana.
Lebih disayangkan lagi, hingga perjalanan berakhir, pihak maskapai Sriwijaya Air tidak memberikan kompensasi apa pun kepada penumpang, konsumsi tambahan, maupun kompensasi lain atas keterlambatan dan ketidaknyamanan yang dialami.
Penumpang berharap, kejadian ini menjadi perhatian serius bagi manajemen Sriwijaya Air agar ke depan dapat meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya terkait kejelasan informasi, pengelolaan jadwal penerbangan, serta tanggung jawab terhadap hak-hak penumpang.
Hingga berita ini di naikkan awak media tidak dapat menghubungi Pihak Maskapai Sriwijaya karena belum ada nomor kontak yang dapat di hubungi













