NEWS.BUSURNABIRE.ID – NABIRE – Anggota DPR Papua Tengah dari Partai NasDem, Henes Sondegau, S.T., menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Turnamen Mini Soccer Kapolda Papua Tengah Cup III kategori U-10 dan U-12 yang digelar di Timika.
Menurutnya, kegiatan yang diinisiasi Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jeremias Rontini, S.I.K., M.Si., bersama legenda sepak bola Papua, Boaz Solossa, merupakan langkah nyata dalam membina dan menyiapkan generasi muda Papua melalui olahraga.
Henes Sondegau mengatakan, turnamen sepak bola usia dini memiliki peran penting dalam membentuk karakter, kedisiplinan, serta mental bertanding para atlet muda. Selain itu, kompetisi seperti Kapolda Cup menjadi wadah untuk menemukan bibit-bibit pesepak bola potensial yang dapat dibina secara berjenjang hingga menjadi atlet profesional.
“Kami memberikan apresiasi kepada Bapak Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jeremias Rontini yang terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembinaan generasi muda melalui olahraga. Kehadiran Boaz Solossa tentu menjadi inspirasi bagi anak-anak Papua untuk terus berlatih dan mengejar impian mereka di dunia sepak bola,” ujar Henes Sondegau, Minggu (14/6/2026).

Menurutnya, sejak awal bertugas di Papua Tengah, Kapolda Brigjen Pol Jeremias Rontini telah menghadirkan berbagai kegiatan olahraga yang mendapat sambutan positif dari masyarakat. Mulai dari Lomba Balap Perahu Motor Tempel (Ketinting) Yamaha 15 PK di Pantai Nabire, berbagai turnamen futsal, hingga Mini Soccer Kapolda Cup III yang saat ini menjadi salah satu ajang pembinaan usia dini terbesar di Papua Tengah.
Henes menilai Mini Soccer Kapolda Cup III dapat menjadi contoh bagi pemerintah daerah untuk menghadirkan kompetisi yang lebih besar dan berkelanjutan. Ia mendorong agar ke depan Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan Tingkat kabupaten dapat menggelar Pertandingan tingkat pelajar untuk seluruh kabupaten sebagai wadah pembinaan atlet usia muda sekaligus sarana pencarian bakat menuju ajang yang lebih tinggi.
“Menurut saya sudah saatnya Papua Tengah memiliki Kompetsis tingkat pelajar yang dilaksanakan secara rutin. Turnamen tersebut dapat menjadi wadah pencarian dan seleksi atlet-atlet terbaik dari setiap kabupaten. Dari sana kita bisa membangun tim yang kuat untuk menghadapi berbagai kejuaraan nasional, termasuk menjadi acuan dalam mempersiapkan atlet menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) pada masa mendatang,” jelasnya.

Sebagai pecinta olahraga sekaligus penggerak sepak bola di Papua Tengah, dan juga pemilik Turnamen sepak bola Bergensi Badai Cartenz Cup Henes Sondegau juga menyatakan siap mendukung apabila ke depan Polda Papua Tengah menggelar Kapolda Cup untuk pelajar dalam format sepak bola lapangan besar.
“Kalau ke depan ada pelaksanaan Kapolda Cup untuk sepak bola lapangan besar , saya siap mendukung penuh Bapak Kapolda untuk membantu menyukseskan kegiatan tersebut, saya siap mendukung dan bekerja bersama. Ini adalah kegiatan positif bagi generasi muda Papua tengah yang harus kita dukung secara bersama-sama,” tegasnya.
Henes optimistis bahwa dengan semakin banyak kompetisi usia dini dan pelajar yang digelar secara berjenjang, Papua Tengah akan memiliki fondasi kuat dalam mencetak atlet-atlet berprestasi.
Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, Kabupaten, Polda Papua Tengah, KONI, sekolah, dan Pihak swasta dan klub olahraga dapat terus diperkuat demi melahirkan generasi emas Papua Tengah yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
“Dari turnamen seperti Kapolda Cup hingga nantinya kompetisi Tingkat Pelajar Provinsi Dan Kabupaten, kita ingin membangun sistem pembinaan yang berkelanjutan. Harapannya, lahir pemain-pemain hebat yang tidak hanya mengharumkan nama Papua Tengah, tetapi juga Indonesia di masa depan,” pungkasnya.













