>

DPR Papua Tengah Minta Hentikan Eksploitasi Ilegal di Kapiraya, Dinilai Picu Konflik Kamoro–Mee

By BusurNabire.id
Jumat, 13 Februari 2026 06:53 WIB | 96 Views
DPR Papua Tengah Minta Hentikan Eksploitasi Ilegal di Kapiraya, Dinilai Picu Konflik Kamoro–Mee (Foto: Istimewa)

NEWS.BUSURNABIRE.ID -Nabire ,Papua Tengah | Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Papua Tengah (DPRPT) secara tegas meminta penghentian seluruh aktivitas eksploitasi sumber daya alam (SDA) tanpa izin di Distrik Kapiraya yang diduga menjadi pemicu konflik horizontal antarwarga. Sikap tersebut disampaikan menyusul meningkatnya ketegangan antara masyarakat adat Kamoro dan Mee di wilayah perbatasan tiga kabupaten.

Wakil Ketua II DPRPT, Petrus Izaack Suripatty, menegaskan bahwa lembaganya telah menyetujui langkah penghentian total aktivitas ilegal tersebut sebagai bagian dari upaya meredam konflik yang berkembang.

“Kami sudah menyetujui agar seluruh aktivitas eksploitasi SDA secara ilegal atau tanpa izin di Kapiraya segera dihentikan. Kegiatan itu patut dicurigai menjadi salah satu akar persoalan yang memicu konflik,” ujarnya kepada awak media, Jumat malam (13/2/2026).

Menurut Suripatty, DPRPT telah mencermati dinamika konflik antara dua komunitas adat yang selama ini hidup berdampingan. Ia menilai persoalan batas wilayah adat dan dugaan eksploitasi sumber daya alam menjadi faktor sensitif yang perlu ditangani secara bijak dan terukur.

Sebagai representasi rakyat, DPRPT memandang perlu adanya solusi komprehensif, tidak hanya pendekatan keamanan, tetapi juga dialog dan pengakuan terhadap hak-hak masyarakat adat.

Dalam kesempatan yang sama, DPRPT menyampaikan apresiasi atas respons cepat Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, yang menginisiasi rapat koordinasi lintas daerah melalui pertemuan virtual pada 13 Februari 2026.

Rapat tersebut melibatkan sejumlah pihak strategis, antara lain Kesbangpol Papua Tengah, MRP Papua Tengah, DPR Papua Tengah, Bupati dan Ketua DPRK Mimika, Bupati Deiyai, serta perwakilan Pemerintah Kabupaten Dogiyai.

“Langkah cepat gubernur patut diapresiasi. Rapat itu bertujuan menghentikan konflik dan mendorong pembentukan tim penanganan konflik di tiga kabupaten yang berbatasan,” jelas Suripatty.

Baca Juga  Program Bangkit Papua Tengah 2026 Diluncurkan Meki Nawipa Perkuat Perlindungan Sosial dan Kualitas SDM

Ia menambahkan, koordinasi lanjutan juga perlu dilakukan bersama Forkopimda Provinsi Papua Tengah guna membentuk tim penanganan konflik tingkat provinsi agar respons lebih terintegrasi.

DPRPT juga mendesak aparat penegak hukum untuk bertindak tegas terhadap pihak-pihak yang diduga sengaja memicu konflik horizontal. Penegakan hukum positif dinilai penting guna mencegah meluasnya ketegangan sosial di tengah masyarakat adat.

“Kami berharap aparat keamanan tegas terhadap siapa pun yang memantik konflik. Masyarakat adat selama ini hidup berdampingan secara damai, jangan sampai dipecah oleh kepentingan tertentu,” tegasnya.

Selain itu, DPRPT menekankan pentingnya kehadiran negara dalam menjamin perlindungan warga serta mencegah konflik berkepanjangan yang berpotensi memaksa masyarakat meninggalkan tanah leluhur mereka.

Menurut Suripatty, pemerintah pusat maupun daerah harus menghormati batas-batas wilayah adat yang telah diakui secara turun-temurun. Penetapan batas administratif pemerintahan tidak boleh mengabaikan kearifan lokal dan sistem pengetahuan masyarakat adat.

Menutup pernyataannya, DPR Papua Tengah kembali menegaskan pentingnya penghentian seluruh aktivitas eksploitasi SDA ilegal di Kapiraya sebagai langkah awal meredakan situasi.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi.

“Sebagai orang-orang beriman, kami mengajak saudara-saudara di Kapiraya untuk menahan diri, tidak terpancing emosi, dan tidak mudah dihasut,” pungkasnya.

Berita Terkait

🌙 Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah 🌙 Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, S.H., bersama Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos., M.Si., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan di seluruh Indonesia. "Momentum Tahun Baru Islam hendaknya menjadi waktu yang tepat untuk melakukan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian sosial demi terwujudnya Papua Tengah yang aman, damai, maju, dan sejahtera," ujar Gubernur Meki Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley. Keduanya juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan semangat Hijrah Nabi Muhammad SAW sebagai inspirasi untuk terus bekerja, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan daerah serta menjaga persatuan dalam keberagaman. "Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan kemudahan bagi seluruh masyarakat Papua Tengah dalam menjalani kehidupan serta membangun daerah yang kita cintai bersama," tutup mereka. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah untuk Papua Tengah yang Harmonis, Maju, dan Sejahtera.
Ucapan Kapolda Papua Tengah Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah 🌙 Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., beserta Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan Indonesia. "Pergantian Tahun Baru Islam merupakan momentum untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Mari kita jadikan nilai-nilai hijrah sebagai inspirasi untuk terus berbuat kebaikan, menjaga persatuan, dan mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Papua Tengah," ujar Kapolda Papua Tengah. Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan antarumat beragama demi terciptanya Papua Tengah yang aman, damai, dan harmonis. "Semoga di tahun yang baru ini Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan perlindungan-Nya kepada kita semua, serta memberikan kekuatan dalam menjalankan tugas dan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara," tutup Brigjen Pol. Jermias Rontini. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik, Papua Tengah yang Aman, Damai, dan Sejahtera. #TahunBaruIslam1448H, #Muharram1448H, #KapoldaPapuaTengah, #JermiasRontini, #WakapoldaPapuaTengah, #PapuaTengah, #PolriUntukMasyarakat, #Hijrah1448H, #BusurNabire, #PapuaDamai
🌙 Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.Semoga pergantian tahun ini men
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup