EWS.BUSURNABIRE.ID -Nabire: Kepala Bappeda Kabupaten Nabire, Dr. H. Mukayat, S.Pd., M.Si., M.Pd., menegaskan pentingnya membangun Nabire secara berkelanjutan, dengan berfokus pada pelestarian lingkungan dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan. Hal ini disampaikannya dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Nabire Tahun 2026 yang digelar di Aula RRI Jalan Merdeka, Nabire, Papua Tengah Selasa 29/4/2025.

Musrenbang kali ini mengusung tema Optimalisasi Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat dan Kemandirian Ekonomi, menjadi momentum strategis dalam merancang arah kebijakan pembangunan daerah yang lebih inklusif dan berkesinambungan.
Dalam sambutannya, Mukayat menekankan peran sentral Bappeda sebagai koordinator utama dalam menyusun rencana pembangunan daerah. Ia juga memaparkan berbagai capaian prestisius Kabupaten Nabire di bawah kepemimpinan Bupati Mesak Magai, S.Sos., M.Si., di antaranya:
Daftar Prestasi Kabupaten Nabire 2022–2024:
- Penghargaan dari Polda Papua (2022) atas kontribusi menjaga keamanan dan ketertiban.
- BKN Award (2022) dalam manajemen Aparatur Sipil Negara.
- Penghargaan Kemendes PDTT (2023) atas percepatan pembangunan daerah tertinggal.
- Penghargaan Kemendikbud Ristek (2023) untuk peningkatan mutu pendidikan di Papua.
- Peringkat 1–3 terbaik dari KPPN Nabire (2024) dalam pengelolaan Dana Alokasi Khusus, Dana Desa, dan Rekonsiliasi Anggaran.
- Anugerah Pandu Negeri 2024 (Kategori Silver) dari IIPG atas kinerja pemerintahan.
- Universal High Coverage Award (2024) untuk capaian akses layanan dasar.
- Sertifikat DJPK (2024) atas kinerja dana otonomi khusus tercepat di Papua Tengah.
- Penghargaan khusus dari Kemendikbudristek (2024) atas pembentukan Unit Layanan Disabilitas dan Eksplorator Pendidikan 100%.
- Penghargaan Pembangunan Daerah dari Kemendes PDTT (2024).
- Penghargaan Individu kepada Bupati Mesak Magai (2024) atas dedikasi membangun daerah tertinggal.

Mukayat menyampaikan bahwa Kabupaten Nabire kini memasuki tahapan penyusunan RPJMD 2025–2029, yang akan menjadi dasar kebijakan pemerintahan ke depan. Dalam perencanaan tersebut, pembangunan Nabire diarahkan untuk lebih berpihak pada aspek keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan ekonomi rakyat.
“Visi kita adalah mewujudkan Nabire yang Aman, Mandiri, dan Sejahtera secara Berkelanjutan. Ini bukan hanya slogan, melainkan tekad yang harus diwujudkan lewat kerja nyata, terukur, dan partisipatif,” tegas Mukayat.

Ia juga menyoroti tantangan dalam sektor anggaran akibat perubahan kebijakan nasional, termasuk pemotongan dana sebesar Rp128 miliar pada awal 2025. Meski demikian, ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tetap menjaga laju pembangunan tanpa mengorbankan prinsip keadilan sosial dan keberlanjutan.

Mengakhiri sambutannya, Mukayat mengajak seluruh perangkat daerah, stakeholder, dan elemen masyarakat untuk aktif dalam penyusunan dokumen RKPD 2026 dan RPJMD 2025–2029. Konsultasi publik lanjutan akan segera digelar di Kantor Bappeda, untuk menghimpun masukan dari berbagai pihak demi memastikan pembangunan Nabire tetap pada jalurnya.

Musrenbang RKPD Kabupaten Nabire Tahun 2024 ini dihadiri langsung oleh Bupati Mesak Magai, Wakil Bupati Burhanuddin Pawennari, Sekretaris Daerah Piter Erari, serta unsur Forkopimda seperti Danlanal Nabire Letkol Laut (P) Dwi Prasetyo, S.H., M.Tr.Opsla., Ketua DPRD Tan Kim Hoa, anggota DPRD, Ketua FKUB, Ketua MUI, pimpinan OPD, dan tamu undangan lainnya.













