>

Intan Jaya Memanas! Harga Pangan Melonjak, Pemprov Papua Tengah Kunci Strategi Pengendalian Inflasi

By BusurNabire.id
Kamis, 30 April 2026 09:05 WIB | 113 Views
Intan Jaya Memanas! Harga Pangan Melonjak, Pemprov Papua Tengah Kunci Strategi Pengendalian Inflasi (Foto: Humas Pemprov)

NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire, Papua Tengah | Pemerintah Provinsi Papua Tengah bergerak cepat merespons lonjakan harga kebutuhan pokok di wilayah pegunungan dengan menggelar Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Rabu (29/4/2026).

Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Wakil Gubernur itu dipimpin oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, serta melibatkan Badan Pusat Statistik (BPS) Nabire dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) strategis.

Intan Jaya Memanas! Harga Pangan Melonjak, Pemprov Papua Tengah Kunci Strategi Pengendalian Inflasi (Foto: Humas Pemprov)

Langkah ini diambil menyusul meningkatnya tekanan inflasi di sejumlah daerah, dengan Kabupaten Intan Jaya menjadi perhatian utama. Data terbaru menunjukkan harga beras di wilayah tersebut melonjak hingga 9,33 persen, jauh melampaui kenaikan rata-rata nasional.

Tak hanya beras, sejumlah komoditas penting lainnya seperti minyak goreng, telur ayam, dan daging ayam juga mengalami kenaikan signifikan. Kondisi ini dinilai berpotensi memengaruhi daya beli masyarakat jika tidak segera dikendalikan.

Intan Jaya Memanas! Harga Pangan Melonjak, Pemprov Papua Tengah Kunci Strategi Pengendalian Inflasi (Foto: Humas Pemprov)

Pemerintah menilai lonjakan harga ini dipicu oleh sejumlah faktor klasik namun krusial, di antaranya kondisi geografis yang sulit dijangkau, hambatan distribusi logistik, hingga ketergantungan tinggi terhadap pasokan dari luar daerah.

“Karakter inflasi di Papua Tengah berbeda dengan daerah lain. Oleh karena itu, penanganannya juga harus spesifik, cepat, dan berbasis data,” tegas Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan dalam rapat tersebut.

Sebagai langkah konkret, Pemprov Papua Tengah mengadopsi enam strategi utama sesuai arahan Kementerian Dalam Negeri. Upaya tersebut meliputi pelaksanaan operasi pasar, pengawasan ketat terhadap potensi penimbunan barang, hingga intervensi langsung pada rantai distribusi.

Tak berhenti pada langkah jangka pendek, pemerintah juga menyiapkan strategi jangka panjang guna memperkuat ketahanan pangan daerah. Di antaranya dengan mendorong peningkatan produksi pangan lokal, memperkuat peran TPID di tingkat kabupaten, serta membangun sistem pemantauan harga berbasis data real-time.

Baca Juga  Prajurit TNI di Nabire Asah Ketajaman Sasaran Lewat Lomba Menembak Sambut HUT ke-81 TNI 

Selain itu, gerakan pangan murah dan program menanam juga akan diperluas sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga di tingkat masyarakat.

Pemprov Papua Tengah menegaskan, seluruh intervensi ini bertujuan menjaga stabilitas ekonomi daerah, khususnya dalam menghadapi periode peningkatan permintaan bahan pokok yang kerap memicu lonjakan harga.

Dengan langkah terpadu dan berbasis data, pemerintah optimistis gejolak inflasi dapat ditekan, sekaligus memastikan masyarakat tetap memiliki daya beli yang stabil di tengah tantangan distribusi wilayah pegunungan.

Berita Terkait

🇮🇩 **DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81** 🇮🇩 **17 Agustus 2026** Dengan semangat **“Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”**, Pemerintah Provinsi Papua Tengah mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai semangat bersama dalam memperkuat persatuan, membangun daerah, dan mewujudkan Papua Tengah yang semakin maju. Gubernur Papua Tengah **Meki Nawipa, S.H.** bersama Wakil Gubernur Papua Tengah **Deinas Geley, S.Sos., M.Si.** menyampaikan ucapan **Dirgahayu Republik Indonesia ke-81**. 🇮🇩 **Bersatu dalam keberagaman, bergerak bersama untuk Papua Tengah yang maju dan Indonesia yang semakin kuat.** **Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.** **Dirgahayu Republik Indonesia ke-81! 🇮🇩** #HUTRI81 #DirgahayuRI #IndonesiaMerdeka #PapuaTengah #MekiNawipa #DeinasGeley #IndonesiaBerdaulat #IndonesiaMaju
Ucapan Kapolda Papua Tengah Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah 🌙 Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., beserta Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan Indonesia. "Pergantian Tahun Baru Islam merupakan momentum untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Mari kita jadikan nilai-nilai hijrah sebagai inspirasi untuk terus berbuat kebaikan, menjaga persatuan, dan mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Papua Tengah," ujar Kapolda Papua Tengah. Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan antarumat beragama demi terciptanya Papua Tengah yang aman, damai, dan harmonis. "Semoga di tahun yang baru ini Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan perlindungan-Nya kepada kita semua, serta memberikan kekuatan dalam menjalankan tugas dan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara," tutup Brigjen Pol. Jermias Rontini. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik, Papua Tengah yang Aman, Damai, dan Sejahtera. #TahunBaruIslam1448H, #Muharram1448H, #KapoldaPapuaTengah, #JermiasRontini, #WakapoldaPapuaTengah, #PapuaTengah, #PolriUntukMasyarakat, #Hijrah1448H, #BusurNabire, #PapuaDamai
🌙 Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.Semoga pergantian tahun ini men
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup