NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire, Papua Tengah | Perkumpulan Keluarga Batak Nabire (PKBN) menggelar syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 yang berlangsung khidmat di Aula KSK Bukit Meriam, Rabu (1/5/2026). Momentum ini sekaligus menjadi ajang pengukuhan kepengurusan baru PKBN Nabire periode 2026–2030 yang ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng.

Perayaan HUT PKBN Nabire tahun ini mengusung tema yang diambil dari Alkitab Efesus 4:15, yakni “Tetapi dengan teguh berpegangan kepada kebenaran dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah Kepala”, dengan subtema “Bertumbuh dan Berkualitas”.
Ketua Panitia Pelaksana, H. Sitohang, menegaskan bahwa perayaan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum penting untuk mempererat tali persaudaraan antar warga Batak di Nabire sekaligus menjaga nilai budaya.
“Kerukunan ini adalah tempat kita saling menguatkan, saling membantu, dan menjaga identitas sebagai orang Batak. Semangat Dalihan Na Tolu harus terus kita pegang,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus sebelumnya atas dedikasi dan pengabdian mereka, serta kepada para donatur yang telah mendukung suksesnya kegiatan tersebut.
“Harapan kami, di bawah kepemimpinan yang baru, PKBN semakin solid, aktif berkontribusi dalam pembangunan di Nabire, serta terus menjaga kerukunan antar etnis dan masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, mantan Ketua PKBN Kabupaten Nabire, Jannes Siadari, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah dan aparat keamanan atas sinergi yang selama ini terjalin dengan baik.

Menurutnya, keterlibatan tokoh adat dan organisasi kerukunan dalam berbagai program pembangunan menjadi faktor penting dalam menciptakan stabilitas keamanan dan kemajuan daerah.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati, Wakil Bupati, Kapolres, dan Dandim. Selama ini kami selalu dilibatkan dalam berbagai kepentingan masyarakat, baik dalam hal keamanan maupun pembangunan,” ungkap Jannes.
Ia menambahkan bahwa komunikasi terbuka dan perlakuan yang adil dari pemerintah membuat para tokoh kerukunan merasa dihargai dan semakin termotivasi untuk berkontribusi.
“Bahkan saat pelantikan pengurus kerukunan, Bapak Bupati hadir langsung. Itu menjadi kebanggaan bagi kami dan menambah semangat untuk menjaga kondusivitas daerah,” katanya.
Jannes juga menekankan pentingnya komunikasi yang intensif antar elemen masyarakat. Melalui wadah komunikasi yang aktif, berbagai informasi dapat tersampaikan secara cepat dan tepat.
“Kita saling berbagi informasi dan saling mengingatkan. Harapan kami, kerukunan ini terus terjaga mulai 2026 dan seterusnya demi kebaikan bersama,” tegasnya.

Adapun susunan pengurus inti PKBN Nabire periode 2026–2030 adalah sebagai berikut:
- Ketua Umum: AKBP (Purn.) Mardi Marpaung, S.Sos
- Ketua I: Liber Sirait
- Ketua II: Surung Manurung, S.IP
- Sekretaris Umum: Gian Anjulius Nababan, S.Sos
- Sekretaris I: Roy Bernard Tampubolon, SE
- Bendahara Umum: Hormaida Br. Saragih, S.Pd., Fis.M.Pd
Kepengurusan ini juga dilengkapi dengan sejumlah koordinator bidang yang diharapkan mampu memperkuat program kerja organisasi ke depan.
Perayaan HUT ke-46 PKBN Nabire ini menjadi simbol kuatnya persatuan dan semangat kebersamaan masyarakat Batak di tanah Papua, sekaligus komitmen untuk terus berperan aktif dalam pembangunan daerah yang harmonis dan berkelanjutan.













