NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire : Papua Tengah | Upaya memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) terus dilakukan melalui pendekatan yang melibatkan tokoh adat. Kepala Suku Nayak/Jayawijaya Kabupaten Nabire, Piter Hubi, mengajak seluruh masyarakat menjaga persatuan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terbukti kebenarannya.

Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Himbauan Kamtibmas yang dirangkaikan dengan pembagian bantuan sembako kepada masyarakat Suku Nayak/Jayawijaya di Aula Kampung Sanoba, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Selasa (4/8/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 16.00 WIT itu dihadiri sekitar 40 warga. Selain menjadi forum silaturahmi, pertemuan tersebut dimanfaatkan sebagai wadah mempererat hubungan antarmasyarakat sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Nabire.
Dalam sambutannya, Piter Hubi menyampaikan rasa syukur karena masyarakat masih dapat berkumpul dalam suasana damai dan penuh kekeluargaan. Menurutnya, kondisi tersebut harus terus dijaga melalui kebersamaan seluruh elemen masyarakat.

Ia menegaskan bahwa menciptakan lingkungan yang aman bukan semata menjadi tanggung jawab aparat keamanan, melainkan memerlukan dukungan aktif seluruh masyarakat.
“Saya tidak pernah bosan mengingatkan pentingnya menjaga kebersamaan, ketertiban, keamanan, agar situasi Kabupaten Nabire tetap aman dan kondusif,” ujar Piter Hubi.
Dalam kesempatan itu, Piter Hubi mengingatkan masyarakat agar lebih selektif dalam menerima berbagai informasi yang beredar, terutama melalui media sosial maupun pesan berantai.
Ia mengimbau warga untuk tidak langsung mempercayai atau menyebarkan informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya karena dapat memicu keresahan bahkan mengganggu stabilitas keamanan.
Menurutnya, sikap bijaksana dan kemampuan menyaring informasi menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga kerukunan masyarakat yang hidup berdampingan dengan berbagai latar belakang.
Selain membahas keamanan lingkungan, Piter Hubi juga memberikan perhatian khusus terhadap pembinaan generasi muda.

Ia mengajak seluruh orang tua agar lebih aktif mengawasi aktivitas anak-anak, memberikan pendidikan karakter, serta membimbing mereka agar tidak terjerumus dalam pergaulan yang dapat merugikan diri sendiri maupun keluarga.
Menurutnya, keluarga merupakan benteng utama dalam membentuk karakter anak sekaligus mencegah munculnya berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.
Piter Hubi juga menyinggung berbagai isu konflik yang terjadi di luar wilayah Kabupaten Nabire. Ia meminta masyarakat tidak membawa persoalan tersebut ke Nabire maupun terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin memecah persatuan.
Ia menilai keharmonisan yang selama ini terbangun harus terus dijaga melalui komunikasi, saling menghormati, dan penyelesaian persoalan dengan cara-cara yang damai.

Usai penyampaian materi sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan penyaluran bantuan sembako kepada masyarakat yang hadir.
Bantuan tersebut mendapat sambutan positif dari warga karena dinilai mampu membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus menjadi bentuk kepedulian kepada masyarakat Suku Nayak/Jayawijaya di Kabupaten Nabire.
Salah seorang warga, Dominikus Yokobal, menyampaikan apresiasi kepada Piter Hubi atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kepala Suku yang telah menyalurkan bantuan kepada masyarakat. Kami berharap bantuan dari Pemerintah Pusat ini dapat terus berlanjut karena sangat bermanfaat bagi masyarakat Suku Nayak/Jayawijaya,” katanya.
Dominikus juga berharap penyaluran bantuan pada kesempatan berikutnya dapat dilakukan secara bergiliran agar lebih banyak warga merasakan manfaatnya dan tercipta pemerataan sehingga tidak menimbulkan kecemburuan sosial.
Melalui kegiatan tersebut, tokoh adat bersama masyarakat menegaskan komitmen untuk terus menjaga keamanan, memperkuat persatuan, meningkatkan kepedulian terhadap generasi muda, serta membangun komunikasi yang harmonis di tengah kehidupan bermasyarakat.

Dengan kolaborasi antara tokoh adat, masyarakat, pemerintah, dan aparat keamanan, diharapkan situasi Kabupaten Nabire tetap aman, damai, dan kondusif sehingga aktivitas masyarakat maupun pembangunan daerah dapat berjalan secara optimal.
Kegiatan berlangsung dengan tertib, penuh kekeluargaan, dan ditutup dengan pembagian bantuan sembako kepada masyarakat yang hadir.













