Breaking News! Wakapolda Papua Tengah Ungkap Perkembangan Operasi Pengejaran DPO KKB di Nabire

By BusurNabire.id
Senin, 2 Maret 2026 09:46 WIB | 64 Views
Wakapolda Papua Tengah Ungkap Perkembangan Operasi Pengejaran DPO KKB di Nabire (Foto: Busur Nabire)

NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire| Papua Tengah| Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Papua Tengah, Gustav R. Urbinas, memimpin langsung konferensi pers terkait perkembangan terbaru operasi penegakan hukum terhadap Daftar Pencarian Orang (DPO) yang diduga bagian dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Nabire, Senin (02/02/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Mapolres Nabire tersebut turut dihadiri Komandan Satgas Operasi Damai Cartenz, Komandan Satgas Rajawali, Komandan Satgas Habema, serta Danrem 173/PVB I Ketut Mertha Gunarda dan Kapolres Nabire Samuel D. Tatiratu. Kehadiran unsur TNI-Polri ini menegaskan sinergitas aparat dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua Tengah.

Dalam keterangannya, Wakapolda menjelaskan bahwa operasi tersebut merupakan tindak lanjut dari proses penyelidikan terhadap kelompok bersenjata yang diduga terlibat dalam sejumlah aksi kekerasan di wilayah Nabire.

“Operasi ini adalah bagian dari langkah tegas penegakan hukum terhadap target DPO KKB di Kabupaten Nabire. Kami melibatkan Satgas Operasi Damai Cartenz dari Polri serta Satgas Rajawali dari TNI sebagai wujud kolaborasi menjaga keamanan masyarakat,” jelasnya.

Penindakan ini merujuk pada Laporan Polisi Nomor B-119/II/2026 Polres Nabire, Polda Papua Tengah. Para terduga pelaku dijerat Pasal 458 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait pembunuhan dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara, serta Pasal 459 KUHP mengenai pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau paling lama 20 tahun.

Berdasarkan hasil penyelidikan, aparat memperoleh informasi bahwa kelompok yang dipimpin DPO berinisial AK berpindah dari wilayah Kimi menuju Nabarua dan mendirikan kem di kawasan Kalina Barua. Lokasi tersebut diduga dijadikan markas sementara untuk konsolidasi internal, penggalangan logistik, serta perencanaan aksi gangguan keamanan.

Tim gabungan kemudian melakukan pemantauan intensif dan menemukan adanya aktivitas mencurigakan, termasuk keberadaan orang bersenjata api laras panjang serta bangunan yang difungsikan sebagai basis kelompok.

Baca Juga  Gubernur Meki Nawipa Santuni Anak Yatim dan Khotib di Mimika Saat Ramadan

Setelah melalui perencanaan matang dan penyekatan di sejumlah titik strategis, aparat bergerak menuju lokasi target. Saat mendekati area kem, terjadi kontak tembak antara aparat keamanan dan kelompok bersenjata. Tim bantuan segera diterjunkan untuk memperkuat personel di lapangan.

Dalam operasi tersebut, aparat berhasil menguasai lokasi kem. Sementara para anggota kelompok bersenjata melarikan diri ke kawasan hutan dan saat ini masih dalam proses pengejaran.

Dari hasil penggeledahan, aparat mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya:

  • 561 butir amunisi berbagai kaliber
  • 10 magazen
  • 12 unit telepon genggam
  • 5 unit alat komunikasi
  • Uang tunai puluhan juta rupiah
  • Bendera serta perlengkapan kelompok
  • Tiga tas berisi perlengkapan lainnya

Kem yang diduga menjadi pusat aktivitas kelompok tersebut kini telah diamankan aparat gabungan.

Wakapolda Papua Tengah menegaskan bahwa pengejaran terhadap DPO KKB akan terus dilakukan secara terukur, profesional, dan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Aparat TNI-Polri akan terus bekerja maksimal demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Papua Tengah,” tegasnya.

Hingga saat ini, aparat memperkirakan kelompok bersenjata tersebut masih berada di sekitar wilayah Kabupaten Nabire. Operasi penyisiran dan pengejaran terus dilakukan guna memastikan situasi keamanan tetap kondusif.

Berita Terkait

Pemerintah Provinsi Papua Tengah mengucapkan Selamat Hari Natal, 25 Desember 2025 dan Tahun Baru 2026. Kiranya damai Natal membawa harapan baru, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam membangun Papua Tengah yang aman, sejahtera, dan berkeadilan. — Meki Nawipa, S.H Gubernur Papua Tengah Deinas Geley, S.Sos., M.Si Wakil Gubernur Papua Tengah
Wakil Bupati Kabupaten Intan Jaya beserta Keluarga Besar mengucapkan Selamat Hari Natal, 25 Desember 2025 dan Selamat Menyongsong Tahun Baru 2026.
Soni (1)
Karel Tabuni, S.T Anggota DPRK Nabire Beserta Keluarga Besar mengucapkan Selamat Hari Natal, 25 Desember 2025 dan Selamat Menyongsong Tahun Baru, 1 Januari 2026.
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup