>

Waspada Penimbunan dan Permainan Harga, Papua Tengah Tingkatkan Pengawasan Perdagangan

By BusurNabire.id
Senin, 22 Juni 2026 12:46 WIB | 9 Views
Waspada Penimbunan dan Permainan Harga, Papua Tengah Tingkatkan Pengawasan Perdagangan (Foto: BusurNabire)

NEWS.BUSURNABIRE.ID –Nabire : Papua Tengah |  Pemerintah Provinsi Papua Tengah semakin serius memperkuat pengawasan perdagangan guna menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, menjamin ketersediaan barang penting, serta melindungi hak-hak konsumen di seluruh wilayah Papua Tengah.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui Pelatihan Teknis Pengawasan di Bidang Perdagangan yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua Tengah di Aula LPP RRI Nabire, Senin (22/6/2026).

Waspada Penimbunan dan Permainan Harga, Papua Tengah Tingkatkan Pengawasan Perdagangan (Foto: BusurNabire)

Kegiatan yang diikuti peserta dari delapan kabupaten se-Papua Tengah itu dibuka secara resmi oleh Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Papua Tengah Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Dr. Tumiran, mewakili Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa.

Pengawasan Perdagangan Jadi Kunci Stabilitas Harga di Papua Tengah

Dalam sambutannya, Dr. Tumiran menegaskan bahwa pengawasan perdagangan memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan ekonomi daerah, terutama di tengah tantangan distribusi barang yang masih dihadapi Papua Tengah.

Ia memberikan apresiasi kepada Kementerian Perdagangan Republik Indonesia yang telah menghadirkan para narasumber untuk membekali aparatur pengawas perdagangan dari seluruh kabupaten.

Menurutnya, peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sektor perdagangan menjadi langkah penting agar pengawasan dapat berjalan profesional, efektif, dan mampu menjawab berbagai persoalan yang terjadi di lapangan.

“Keberadaan narasumber dari Kementerian Perdagangan diharapkan mampu memperkaya wawasan dan kemampuan peserta sehingga dapat diterapkan secara maksimal di wilayah kerja masing-masing,” ujar Tumiran.

Ia mengajak seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan serius agar ilmu yang diperoleh dapat menjadi bekal dalam menjalankan tugas pengawasan perdagangan secara optimal.

Salah satu isu utama yang menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Papua Tengah adalah tingginya disparitas harga kebutuhan pokok antara wilayah pesisir dan daerah pegunungan.

Menurut Dr. Tumiran, kondisi geografis Papua Tengah yang cukup menantang masih menjadi faktor utama penyebab mahalnya harga barang di sejumlah wilayah pedalaman.

Baca Juga  Spektakuler! Polda Papua Tengah Gelar 10 Lomba Berhadiah Jutaan Rupiah Sambut HUT Bhayangkara ke-80

Selain itu, tingginya biaya transportasi, keterbatasan jalur distribusi, hingga praktik penimbunan barang dan permainan harga oleh oknum tertentu turut memengaruhi kestabilan harga di pasaran.

“Situasi ini berdampak langsung terhadap daya beli masyarakat dan berpotensi memperlebar kesenjangan ekonomi antarwilayah. Karena itu pengawasan perdagangan harus dilakukan secara serius, terukur, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Ia menilai pengawasan yang kuat akan menjadi instrumen penting dalam memastikan distribusi barang berjalan lancar dan masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang wajar.

Selain menjaga harga tetap stabil, Pemerintah Provinsi Papua Tengah juga berupaya melindungi pelaku usaha lokal dari dampak masuknya produk luar daerah secara berlebihan.

Dr. Tumiran mencontohkan fenomena penurunan harga telur yang pernah terjadi akibat membanjirnya pasokan dari luar Papua Tengah. Kondisi tersebut dinilai dapat mengganggu keberlangsungan usaha peternak lokal yang sedang berupaya meningkatkan produksi.

Menurutnya, apabila produksi lokal telah mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, maka pasokan dari luar daerah harus dikendalikan agar tidak mematikan usaha masyarakat setempat.

“Kalau produksi lokal sudah cukup memenuhi kebutuhan masyarakat, maka tidak perlu mendatangkan barang secara berlebihan dari luar daerah. Tugas kita adalah membangkitkan ekonomi masyarakat dan melindungi pelaku usaha lokal,” katanya.

Kebijakan tersebut sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi Papua Tengah untuk memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan sektor usaha lokal.

Dalam kesempatan itu, Dr. Tumiran juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap kualitas barang yang beredar di pasaran.

Ia mengungkapkan masih ditemukan sejumlah produk pangan yang tidak sesuai dengan informasi yang tercantum pada kemasan. Kondisi ini berpotensi merugikan konsumen apabila tidak diawasi secara ketat.

Karena itu, aparatur pengawas perdagangan dituntut tidak hanya memantau harga dan distribusi barang, tetapi juga memastikan produk yang beredar memenuhi standar mutu dan ketentuan yang berlaku.

Baca Juga  Wakil Bupati Nabire Burhanuddin Pawennari Dampingi Kepulangan Jemaah Haji Kloter 27 Makassar

“Pengawasan perdagangan bukan hanya soal regulasi, tetapi juga memberikan perlindungan kepada masyarakat sebagai konsumen,” ujarnya.

Dr. Tumiran menekankan bahwa keberhasilan menjaga stabilitas harga dan pasokan barang tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja.

Diperlukan sinergi yang kuat antara Pemerintah Provinsi Papua Tengah, pemerintah kabupaten, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, serta seluruh organisasi perangkat daerah terkait.

Menurutnya, kestabilan harga akan tercapai apabila terdapat keseimbangan antara produksi, distribusi, dan kebutuhan masyarakat.

Waspada Penimbunan dan Permainan Harga, Papua Tengah Tingkatkan Pengawasan Perdagangan (Foto: BusurNabire)

Ia berharap seluruh peserta pelatihan dapat menjadi ujung tombak pengawasan perdagangan di daerah masing-masing dan mampu menerapkan ilmu yang diperoleh untuk meningkatkan perlindungan konsumen serta menjaga daya beli masyarakat.

“Tujuan kita sama, yakni memastikan perdagangan berjalan sehat, distribusi barang lancar, harga tetap terkendali, dan masyarakat memperoleh perlindungan sebagai konsumen,” tandasnya.

Melalui pelatihan teknis ini, Pemerintah Provinsi Papua Tengah optimistis sistem pengawasan perdagangan akan semakin efektif, transparan, dan akuntabel. Langkah tersebut diharapkan mampu menekan disparitas harga antarwilayah, memperkuat daya saing produk lokal, menjaga stabilitas ekonomi daerah, serta mewujudkan keadilan ekonomi bagi seluruh masyarakat Papua Tengah.

Berita Terkait

🌙 Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah 🌙 Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, S.H., bersama Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos., M.Si., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan di seluruh Indonesia. "Momentum Tahun Baru Islam hendaknya menjadi waktu yang tepat untuk melakukan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian sosial demi terwujudnya Papua Tengah yang aman, damai, maju, dan sejahtera," ujar Gubernur Meki Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley. Keduanya juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan semangat Hijrah Nabi Muhammad SAW sebagai inspirasi untuk terus bekerja, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan daerah serta menjaga persatuan dalam keberagaman. "Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan kemudahan bagi seluruh masyarakat Papua Tengah dalam menjalani kehidupan serta membangun daerah yang kita cintai bersama," tutup mereka. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah untuk Papua Tengah yang Harmonis, Maju, dan Sejahtera.
Ucapan Kapolda Papua Tengah Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah 🌙 Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., beserta Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan Indonesia. "Pergantian Tahun Baru Islam merupakan momentum untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Mari kita jadikan nilai-nilai hijrah sebagai inspirasi untuk terus berbuat kebaikan, menjaga persatuan, dan mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Papua Tengah," ujar Kapolda Papua Tengah. Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan antarumat beragama demi terciptanya Papua Tengah yang aman, damai, dan harmonis. "Semoga di tahun yang baru ini Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan perlindungan-Nya kepada kita semua, serta memberikan kekuatan dalam menjalankan tugas dan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara," tutup Brigjen Pol. Jermias Rontini. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik, Papua Tengah yang Aman, Damai, dan Sejahtera. #TahunBaruIslam1448H, #Muharram1448H, #KapoldaPapuaTengah, #JermiasRontini, #WakapoldaPapuaTengah, #PapuaTengah, #PolriUntukMasyarakat, #Hijrah1448H, #BusurNabire, #PapuaDamai
🌙 Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.Semoga pergantian tahun ini men
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup