Rusak Berkali-Kali, Jembatan Kalibobo Akhirnya Dibongkar 15 Meter

By BusurNabire.id
Kamis, 4 September 2025 06:05 WIB | 447 Views
Rusak Berkali-Kali, Jembatan Kalibobo Akhirnya Dibongkar 15 Meter

NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire | Pemerintah melalui Satker PJN 1.2 Nabire, Provinsi Papua Tengah, resmi melaksanakan proyek rehabilitasi dua jembatan penting, yakni Jembatan Kali Nabire (Pasar Kalibobo) dan Jembatan Wadio Pantai. Pekerjaan ini menelan anggaran sebesar Rp2,2 miliar dengan masa kontrak sejak 30 April hingga 15 Desember 2025.

Plt. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.2 Provinsi Papua Tengah, Daud M. Merauje, saat ditemui diruang kerjanya Kamis 4 September 2025, menyampaikan bahwa kedua jembatan tersebut menjadi prioritas karena kondisinya yang sudah mengkhawatirkan dan kerap mengalami kerusakan berulang.

Rusak Berkali-Kali, Jembatan Kalibobo Akhirnya Dibongkar 15 Meter (Foto: Istimewa)

Menurut Daud, Jembatan Kali Nabire sudah beberapa kali mendapat perbaikan darurat, namun belum menyelesaikan masalah secara tuntas.

  • Tahun 2021, dilakukan penambalan awal di bagian tengah jembatan.
  • Tahun 2022, kembali dilakukan tambalan berukuran 1×1 meter.
  • Tahun 2023, titik tambalan kembali rusak dan membahayakan kendaraan yang melintas.

“Karena sudah dua kali rusak, tahun ini kita bongkar total sepanjang 15 meter. Perbaikan menyeluruh lebih efektif daripada hanya tambal sulam yang terbukti tidak bertahan lama,” jelas Daud.

Sementara itu, Jembatan Wadio Pantai awalnya hanya direncanakan untuk direhabilitasi sepanjang 5 meter. Namun, setelah dilakukan pembongkaran, kerusakan yang ditemukan jauh lebih parah dari perkiraan.

“Setelah dibongkar, ternyata kerusakan menyeluruh dan jembatan sangat keropos. Kalau hanya 5 meter, tahun depan bisa rusak lagi. Maka kita putuskan bongkar total sepanjang 20 meter,” ungkapnya.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.2 Provinsi Papua Tengah, Daud M. Merauje, (Foto: Busur Nabire)
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.2 Provinsi Papua Tengah, Daud M. Merauje, (Foto: Busur Nabire)

Ia juga menjelaskan bahwa sebelum perbaikan, bagian jembatan sempat ditutup dengan pelat baja agar kendaraan bisa melintas sementara. Namun kondisi tersebut hanya solusi darurat yang tidak bisa bertahan lama.

Daud menegaskan, rehabilitasi kedua jembatan ini sangat penting bagi kelancaran transportasi masyarakat Nabire dan sekitarnya. Selain menjadi akses utama ke pasar dan wilayah pesisir, jembatan tersebut juga berperan vital dalam mendukung konektivitas menuju pusat pemerintahan Provinsi Papua Tengah.

Baca Juga  Pengamanan Berlapis Memukau: Polres Puncak Sukses Amankan Pelantikan 25 Kepala Distrik

“Ini bukan hanya proyek teknis, tapi juga menyangkut keselamatan warga. Dengan perbaikan menyeluruh, kita berharap lalu lintas bisa lebih aman, lancar, dan nyaman,” ujarnya.

Fakta Penting Rehabilitasi Jembatan Nabire 2025

  • Nama paket: Rehabilitasi Jembatan Kali Nabire & Jembatan Wadio Pantai
  • Nilai kontrak: Rp2,2 miliar
  • Masa kontrak: 30 April – 15 Desember 2025
  • Pelaksana: Satker PJN 1.2 Nabire, Papua Tengah
  • Lingkup kerja:
    • Bongkar total 15 meter lantai Jembatan Kali Nabire
    • Bongkar total 20 meter Jembatan Wadio Pantai

Dengan rehabilitasi dua jembatan ini, pemerintah berharap kualitas infrastruktur transportasi di Nabire meningkat, sehingga aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat dapat berjalan tanpa hambatan.

“Harapan kami, masyarakat mendukung penuh proyek ini agar proses perbaikan berjalan lancar dan selesai tepat waktu,” tutup Daud.

Berita Terkait

Pemerintah Provinsi Papua Tengah mengucapkan selamat Hari Noken sedunia
WhatsApp Image 2025-11-25 at 11.01.25
Pemerintah Provinsi Papua Tengah mengucapkan selamat Hari Pahlawan 10 November 2025
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup