NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire | Dukungan terhadap pelaksanaan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadist (STQH) I Tingkat Provinsi Papua Tengah Tahun 2025 terus mengalir dari berbagai tokoh penting. Kali ini, Anggota DPR Provinsi Papua Tengah, Ardi, S.T., menyatakan dukungan penuhnya atas terselenggaranya ajang bergengsi yang akan menjadi tonggak awal dalam sejarah keagamaan provinsi termuda di Indonesia ini.
Dalam pernyataannya, Ardi mengawali dengan penuh semangat”Bismillahirrahmanirrahim. Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya menyampaikan dukungan penuh atas terselenggaranya STQH ke-1 tingkat provinsi. Ini adalah tonggak penting dalam membumikan Al-Qur’an di tengah masyarakat serta memperkuat nilai keimanan dan keteguhan di Bumi Cenderawasih.”

Menurut Ardi, STQH Ke 1 tidak hanya menjadi ajang kompetisi keagamaan semata, tetapi lebih dari itu, merupakan momentum untuk membina generasi muda Papua Tengah agar tumbuh menjadi insan yang berakhlak, cerdas spiritual, dan berjiwa Qur’ani.
“STQH bukan hanya ajang perlombaan, tetapi wahana membina generasi Qur’an yang akan menjadi cahaya penerang masa depan Papua Tengah,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga Nabire sebagai tuan rumah, untuk turut menyambut dan menyukseskan acara ini dengan penuh kebanggaan dan rasa hormat.
“Mari kita sambut dengan meriah karena ini yang pertama dan menjadi sejarah untuk Papua Tengah. Mari kita ciptakan rasa nyaman dan sambutan hangat bagi seluruh kafilah dari delapan kabupaten,” ujar Ardi.
Ardi juga menyampaikan pesan khusus untuk para peserta STQH, bahwa dalam ajang ini yang utama bukanlah semata-mata kemenangan, melainkan penghayatan dan kecintaan terhadap ayat-ayat suci Al-Qur’an dan Hadist.
“Pada prinsipnya bukan sekadar mencari juara, tapi bagaimana setiap kafilah bisa menghayati apa yang dibacakan dan ditandingkan, karena ini adalah ayat-ayat suci yang patut menjiwai seluruh peserta,” katanya penuh haru.
Kepada panitia dan dewan juri, Ardi menyampaikan apresiasi dan harapan besar agar penyelenggaraan STQH pertama ini berjalan sukses dan menjadi pijakan kuat bagi kegiatan serupa di masa depan.
“Panitia dan Dewan Juri memikul tanggung jawab besar. Karena ini pertama kali, maka kita semua harus bekerja ekstra. Semoga roh Al-Qur’an dapat terasa dalam setiap proses, dan sportivitas senantiasa dijunjung tinggi,” pungkasnya.
Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadist I Tingkat Provinsi Papua Tengah Tahun 2025 akan dilaksanakan pada 11–13 Juli 2025 di Kabupaten Nabire, dan diikuti oleh delapan kabupaten se-Papua Tengah. Para peserta terbaik nantinya akan mewakili Papua Tengah dalam STQH Nasional ke-XXVIII di Kendari.
Dengan dukungan penuh dari legislatif, eksekutif, dan masyarakat luas, pelaksanaan STQH I ini diharapkan menjadi fondasi kokoh dalam membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dan membangun karakter bangsa di tanah Papua.













