>

Satgas Damai Cartenz Tangkap Terduga Penyalur Senjata Api untuk KKB Papua di Sarmi, Jaringan Terus Diburu

By BusurNabire.id
Minggu, 7 Juni 2026 05:37 WIB | 6 Views
Satgas Damai Cartenz Tangkap Terduga Penyalur Senjata Api untuk KKB Papua di Sarmi, Jaringan Terus Diburu

NEWSBUSURNABIRE.ID –Jayapura |  Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 kembali mengungkap jaringan peredaran senjata api dan amunisi ilegal yang diduga memasok kebutuhan kelompok bersenjata di wilayah Papua Pegunungan.

Dalam operasi terbaru, aparat berhasil mengamankan seorang pria berinisial YK (52) yang diduga berperan sebagai penghubung dalam distribusi senjata kepada jaringan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.

Satgas Damai Cartenz Tangkap Terduga Penyalur Senjata Api untuk KKB Papua di Sarmi, Jaringan Terus Diburu (Foto: Istimewa)

Penangkapan dilakukan oleh personel Satgas Damai Cartenz bersama Polres Sarmi pada Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 13.16 WIT di kawasan Pasar Sentral Sarmi, Kabupaten Sarmi, Papua. Operasi tersebut merupakan hasil pengembangan penyelidikan yang telah berlangsung selama beberapa bulan terakhir terkait jaringan pemasok senjata dan amunisi ilegal di Papua.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo, menjelaskan bahwa penangkapan YK merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk membongkar rantai distribusi senjata yang diduga digunakan oleh kelompok bersenjata di wilayah Yalimo dan Yahukimo.

“Kasus ini merupakan bagian dari pengembangan penyidikan terhadap jaringan pemasok senjata dan amunisi yang diduga menyuplai kelompok bersenjata di wilayah Papua Pegunungan,” ujar Kombes Yusuf saat memberikan keterangan kepada awak media, Minggu (7/6/2026).

Satgas Damai Cartenz Tangkap Terduga Penyalur Senjata Api untuk KKB Papua di Sarmi, Jaringan Terus Diburu (Foto: Istimewa)

Berdasarkan hasil penyidikan sementara, YK diduga memiliki peran penting sebagai perantara dalam proses distribusi senjata api dan amunisi kepada sejumlah pihak yang kemudian melakukan transaksi dengan kelompok bersenjata yang beroperasi di Papua.

Penyidik mengungkap bahwa pada awal Maret 2026, tersangka diduga menerima satu pucuk senjata api lengkap dengan amunisi dari seseorang berinisial B di kediamannya yang berada di kawasan Argapura, Kota Jayapura.

Dari lokasi tersebut, senjata dan amunisi diduga diteruskan kepada pihak lain yang kemudian terhubung dengan jaringan kelompok bersenjata pimpinan Simeon Payage.

Baca Juga  Perkuat Kerukunan dan Kamtibmas, Polda Papua Tengah Gandeng FKUB Wujudkan Papua Tengah Aman dan Damai

Informasi mengenai keberadaan YK di Kabupaten Sarmi kemudian diterima aparat, sehingga tim gabungan segera bergerak menuju lokasi dan melakukan penangkapan tanpa perlawanan.

Setelah diamankan, YK langsung dibawa ke Mapolres Sarmi untuk menjalani pemeriksaan intensif guna mengungkap peran dan keterlibatannya dalam jaringan pemasokan senjata api ilegal tersebut.

Dalam proses penangkapan, petugas turut mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas tersangka.

Barang-barang yang diamankan antara lain telepon seluler, dokumen identitas, kartu perbankan, uang tunai dalam berbagai pecahan, serta sejumlah barang pribadi lainnya yang kini menjadi bagian dari materi penyidikan.

Aparat meyakini barang bukti tersebut dapat membantu mengungkap pola komunikasi, aliran dana, hingga jaringan distribusi yang selama ini digunakan dalam transaksi senjata dan amunisi ilegal.

Satgas Operasi Damai Cartenz mencatat hingga awal Juni 2026 sedikitnya 12 orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara jaringan pemasokan senjata api dan amunisi ilegal di Papua.

Pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil operasi penegakan hukum yang dilakukan secara bertahap sejak Maret 2026. Para tersangka memiliki peran berbeda, mulai dari penyandang dana, pembeli, pemasok amunisi, hingga perantara transaksi.

Selain menangkap sejumlah pelaku, aparat juga berhasil menyita berbagai barang bukti berupa 298 butir amunisi, empat magazen senapan SS1, satu pucuk senjata api rakitan, serta enam laras senjata api peninggalan perang dunia yang ditemukan dalam kondisi berkarat dan tidak lengkap.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa pengungkapan kasus ini menunjukkan komitmen aparat keamanan dalam memutus rantai distribusi senjata api dan amunisi ilegal yang berpotensi digunakan untuk melakukan aksi kekerasan di Papua.

Satgas Damai Cartenz Tangkap Terduga Penyalur Senjata Api untuk KKB Papua di Sarmi, Jaringan Terus Diburu (Foto: Istimewa)

Menurutnya, setiap pihak yang terbukti terlibat, baik sebagai penyedia, perantara, pendana maupun pembeli, akan diproses sesuai hukum yang berlaku.

Baca Juga  Kapolda Papua Tengah Dorong Kemandirian Ekonomi Warga Makimi Lewat Bantuan Ternak Babi

“Pengungkapan ini merupakan hasil pengembangan penyidikan yang dilakukan secara intensif dan berkesinambungan. Kami berkomitmen menindak tegas seluruh pihak yang terlibat dalam jaringan peredaran senjata dan amunisi ilegal,” tegas Irjen Faizal.

Ia menambahkan bahwa upaya tersebut merupakan bagian penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Papua.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Adarma Sinaga, menyebut penyidik masih terus mendalami peran YK dan kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam jaringan tersebut.

Pemeriksaan difokuskan pada jalur distribusi, pola komunikasi antar pelaku, serta kemungkinan adanya jaringan yang lebih luas yang belum terungkap.

“Kami masih terus melakukan pendalaman terhadap seluruh mata rantai distribusi senjata dan amunisi ilegal yang memasok kelompok bersenjata di Papua. Pengembangan kasus akan terus dilakukan hingga seluruh jaringan berhasil diungkap,” katanya.

Satgas Damai Cartenz juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dengan memberikan informasi kepada aparat apabila mengetahui aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan peredaran senjata api maupun amunisi ilegal.

Hingga saat ini, proses penyidikan terhadap tersangka YK masih berlangsung. Aparat memastikan pengembangan kasus akan terus dilakukan guna mengungkap seluruh pihak yang diduga terlibat dalam jaringan pemasokan senjata api dan amunisi ilegal di Papua.

Berita Terkait

WhatsApp Image 2026-04-02 at 13.08.35
Polda Papua Tengah mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 H
Kepala Kepolisian Daerah Papua Tengah Beserta Staf dan Jajaran mengucapkan Selamat Hari Raya NYE
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup