NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire: Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, Polda Papua Tengah (Polda Pateng) bersama Polres Nabire menggelar kegiatan penyembelihan hewan qurban 2025 secara khidmat dan penuh makna. Kegiatan ini berlangsung di Garasi Dalmas Sat Samapta Polres Nabire, Jumat pagi (6/6/2025), sebagai bentuk pelaksanaan syariat Islam sekaligus komitmen Polri dalam mempererat hubungan sosial dengan masyarakat.
Kegiatan Qurban 2025 Polda Pateng ini dipimpin langsung oleh Kapolda Papua Tengah, BRIGJEN POL. Alfred Papare, S.I.K., didampingi oleh para Pejabat Utama (PJU) Polda Papua Tengah. Turut hadir Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., bersama jajaran PJU Polres Nabire dan seluruh personel yang ikut ambil bagian dalam kegiatan penuh nilai ibadah ini.

Rangkaian acara diawali dengan penyerahan simbolis hewan qurban dari Kapolda dan Kapolres kepada panitia pelaksana. Selanjutnya, doa dipanjatkan oleh Ustaz Syahrul Mubarak, S.H. untuk memohon kelancaran dan keberkahan pelaksanaan qurban. Proses penyembelihan hewan qurban dipimpin oleh H. Rullah, yang telah berpengalaman sebagai juru sembelih.
Pada tahun ini, sebanyak 4 ekor sapi dan 5 ekor kambing disembelih dalam rangka Qurban 2025 Polda Pateng. Daging qurban didistribusikan kepada anggota Polri dan masyarakat yang membutuhkan, sebagai simbol rasa syukur dan bentuk kepedulian sosial keluarga besar Polda Papua Tengah dan Polres Nabire terhadap lingkungan sekitarnya.

Kapolda Papua Tengah menegaskan bahwa kegiatan qurban ini tidak hanya melaksanakan syariat Islam semata, namun juga menjadi sarana untuk membangun solidaritas, silaturahmi, serta semangat berbagi dan keikhlasan di tengah kehidupan bermasyarakat.
“Melalui pelaksanaan Qurban 2025 ini, kami ingin menunjukkan bahwa kehadiran Polri bukan hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam membangun nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian, dan kebersamaan,” ungkap Kapolda Papua Tengah.

Kegiatan ini menjadi cerminan nyata bahwa semangat Idul Adha 1446 H mampu menyatukan berbagai elemen masyarakat, memperkuat rasa persaudaraan (ukhuwah), dan menebarkan kebahagiaan kepada mereka yang membutuhkan, khususnya di wilayah Papua Tengah.













