>

Diskusi Publik 1 Mei 1963 – Hari Kembalinya Papua ke dalam NKRI atau Hari Aneksasi

By BusurNabire.id
Kamis, 1 Mei 2025 06:38 WIB | 671 Views
Diskusi Publik 1 Mei 1963 – Hari Kembalinya Papua ke dalam NKRI atau Hari Aneksasi Diskusi Publik 1 Mei 1963 – Hari Kembalinya Papua ke dalam NKRI atau Hari Aneksasi

NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire: Pada tanggal 1 Mei 2025, DPD BMP RI Provinsi Papua Tengah mengadakan Diskusi Publik 1 Mei 1963 sebagai Hari Kembalinya Papua ke dalam NKRI atau Sebagai Hari Aneksasi di Auditorium RRI Nabire, Jl. Merdeka, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah. Acara yang mengusung tema “Mari Berdiskusi Secara Akademis, Bermartabat, Beretika, dan Bermoral” ini dihadiri oleh berbagai kalangan, termasuk mahasiswa, pelajar, serta tokoh masyarakat Papua. 

Diskusi ini bertujuan untuk menggali lebih dalam makna dari 1 Mei 1963 sebagai hari integrasi Papua ke dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) atau sebagai hari aneksasi yang kontroversial. Acara ini dipandu oleh Ali Kabiyai, Sekretaris Jenderal DPD BMP RI Provinsi Papua Tengah. 

Diskusi Publik 1 Mei 1963 – Hari Kembalinya Papua ke dalam NKRI atau Hari Aneksasi
Diskusi Publik 1 Mei 1963 – Hari Kembalinya Papua ke dalam NKRI atau Hari Aneksasi Diskusi Publik 1 Mei 1963 – Hari Kembalinya Papua ke dalam NKRI atau Hari Aneksasi

Narasumber dan Moderator: 

  • Ir. Yan Maruanaya, M.Si, Dekan Perikanan dan Kelautan Uswim Nabire, yang juga berperan sebagai moderator. 
  • Agustinus Norton Karubuy, S.IP, M.Si, Tokoh Pemuda Papua Tengah 
  • Jull Edy Way, S.Sos, Tokoh Pemuda Papua Tengah

Isu Utama yang Dibahas: 

Pada tanggal 1 Mei 1963, Papua mencatatkan sejarah penting ketika bendera PBB diturunkan dan bendera Merah Putih dikibarkan, menandakan kembalinya Papua ke dalam NKRI. Namun, peristiwa ini masih menimbulkan pandangan yang berbeda, dengan sebagian kelompok nasionalis Papua yang menganggapnya sebagai hari aneksasi yang tidak sah. 

Diskusi juga membahas Persetujuan New York 1962, yang menjadi dasar hukum pengembalian Papua ke Indonesia. Meskipun demikian, pandangan yang berbeda masih ada antara pemerintah Indonesia dan sebagian masyarakat Papua mengenai sah atau tidaknya proses tersebut. 

Diskusi berakhir dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dalam mencari solusi untuk masa depan Papua yang lebih baik. 

Berita Terkait

🌙 Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah 🌙 Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, S.H., bersama Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos., M.Si., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan di seluruh Indonesia. "Momentum Tahun Baru Islam hendaknya menjadi waktu yang tepat untuk melakukan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian sosial demi terwujudnya Papua Tengah yang aman, damai, maju, dan sejahtera," ujar Gubernur Meki Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley. Keduanya juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan semangat Hijrah Nabi Muhammad SAW sebagai inspirasi untuk terus bekerja, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan daerah serta menjaga persatuan dalam keberagaman. "Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan kemudahan bagi seluruh masyarakat Papua Tengah dalam menjalani kehidupan serta membangun daerah yang kita cintai bersama," tutup mereka. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah untuk Papua Tengah yang Harmonis, Maju, dan Sejahtera.
Ucapan Kapolda Papua Tengah Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah 🌙 Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., beserta Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan Indonesia. "Pergantian Tahun Baru Islam merupakan momentum untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Mari kita jadikan nilai-nilai hijrah sebagai inspirasi untuk terus berbuat kebaikan, menjaga persatuan, dan mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Papua Tengah," ujar Kapolda Papua Tengah. Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan antarumat beragama demi terciptanya Papua Tengah yang aman, damai, dan harmonis. "Semoga di tahun yang baru ini Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan perlindungan-Nya kepada kita semua, serta memberikan kekuatan dalam menjalankan tugas dan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara," tutup Brigjen Pol. Jermias Rontini. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik, Papua Tengah yang Aman, Damai, dan Sejahtera. #TahunBaruIslam1448H, #Muharram1448H, #KapoldaPapuaTengah, #JermiasRontini, #WakapoldaPapuaTengah, #PapuaTengah, #PolriUntukMasyarakat, #Hijrah1448H, #BusurNabire, #PapuaDamai
🌙 Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.Semoga pergantian tahun ini men
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup