NEWS.BUSURNABIRE.ID :DOGIYAI: Papua tengah Suasana pagi di kawasan Distrik Kamu, Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, mendadak mencekam pada Rabu (30/9/2026). Seorang anggota kepolisian dari Polsek Kamu, Aipda Agus Sugianto, menjadi sasaran penyerangan brutal oleh sekelompok Orang Tidak Dikenal (OTK) saat dalam perjalanan kembali ke kantornya. Insiden berdarah ini terjadi sekitar pukul 06.45 WIT di dekat area Gapura SMA Negeri 2 Moanemani, Kampung Mauwa. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat Kanit Binmas Polsek Kamu tersebut hendak mengambil ponselnya yang tertinggal di kos. Tanpa diduga, laju perjalanan korban diadang oleh empat pemuda yang membawa senjata tajam jenis samurai. Meski sempat berupaya menghindar, dua dari empat pelaku langsung melancarkan sabetan membabi buta. Akibat serangan sadis tersebut, korban menderita luka parah di bagian lengan kiri hingga mengalami patah tulang, serta luka sobek terbuka di pergelangan tangan dan kaki. Aksi brutal ini nyaris merenggut nyawa korban jika tidak segera diketahui oleh rekannya sesama aparat. Bripda Rivaldo Kamiroki, personel Sat Intelkam Polres Dogiyai yang kebetulan melintas di lokasi, mendapati korban sudah tergeletak bersimbah darah. Tanpa buang waktu, ia langsung mengirimkan sinyal darurat melalui perangkat komunikasi Radio (HT) ke Markas Polres Dogiyai. Tim piket dan jajaran petinggi Polres yang dipimpin langsung oleh Kapolres Dogiyai, Kompol Dr. Piter Kendek, S.Sos., M.M., bersama Danton BKO Brimob Polda Papua Tengah dan Papua Barat, bergerak kilat menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP). Korban langsung dievakuasi darurat ke Apotek K12 sebelum akhirnya dilarikan ke RSUD Kabupaten Dogiyai guna mendapatkan tindakan medis intensif. Menanggapi insiden ini, Kapolres Dogiyai menyampaikan kecaman keras atas tindakan anarkis yang menimpa anggotanya yang sedang bertugas. Pihaknya memastikan aparat gabungan kini telah mengantongi ciri-ciri para pelaku dan tengah memperketat pengejaran di sekitar jalur pelarian menuju arah Bandara Moanemani. "Kami sangat mengutuk aksi brutal ini. Saat ini kami sudah mengantongi identitas sementara para pelaku dan melakukan pengejaran intensif. Kami minta seluruh masyarakat tetap tenang, tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu liar, dan mempercayakan penanganan penuh kepada aparat penegak hukum," tegas Kompol Piter Kendek. Hingga saat ini, Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Dogiyai masih mendalami motif di balik penyerangan tersebut. Sementara itu, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Distrik Kamu dilaporkan tetap terkendali, dengan penyiagaan personel gabungan Polri dan BKO Brimob di titik-titik strategis.































