>

Tangis Keluarga Pecah, Massa Toraja Datangi Polres Nabire Tuntut Keadilan Korban Waroki

By BusurNabire.id
Jumat, 31 Juli 2026 06:44 WIB | 23 Views
Kedatangan massa diterima langsung oleh Wakapolres Nabire, Kompol Dr. Piter Kendek, S.Sos., M.M. (Foto: BusurNabire)

NEWS.BUSURNABIRE.ID – NABIRE, PAPUA TENGAH – Sejumlah massa yang berasal dari komunitas Toraja (IKT) di Kabupaten Nabire mendatangi Mapolres Nabire, Jumat (31/7/2026), untuk menyampaikan aspirasi sekaligus meminta kepastian hukum atas penanganan kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang remaja perempuan yang jasadnya ditemukan dalam kondisi terbakar di kawasan Jalan Waroki, dekat Pantai Naikere.

Tangis Keluarga Pecah, Massa Toraja Datangi Polres Nabire Tuntut Keadilan Korban Waroki (Foto: BusurNabire)

Kedatangan massa diterima langsung oleh Wakapolres Nabire, Kompol Dr. Piter Kendek, S.Sos., M.M. Dalam pertemuan tersebut, Wakapolres memfasilitasi komunikasi antara keluarga korban dengan Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., CPHR melalui sambungan telepon seluler.

Melalui sambungan tersebut, Kapolres menyampaikan komitmennya bahwa penyidikan perkara akan dilakukan secara profesional, terbuka, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Menurut Kapolres, sejak laporan diterima, seluruh rangkaian penanganan kasus telah dilaksanakan secara cepat oleh jajaran Polres Nabire. Mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP), proses evakuasi jenazah ke rumah sakit, penyerahan jenazah kepada keluarga, hingga penangkapan terduga pelaku yang berhasil dilakukan hanya dalam hitungan jam setelah peristiwa terjadi.

“Saya mohon dukungan dari Bapak dan Ibu sekalian. Yang kami proses dalam perkara ini bukan latar belakang keluarga siapa pun, tetapi murni perbuatan pidananya. Seluruh tahapan penyidikan dilakukan secara terbuka dan berdasarkan prosedur hukum yang berlaku,” ujar AKBP Samuel D. Tatiratu.

Kedatangan massa diterima langsung oleh Wakapolres Nabire, Kompol Dr. Piter Kendek, S.Sos., M.M. (Foto: BusurNabire)

Kapolres juga mengajak keluarga korban untuk ikut mengawal proses hukum yang sedang berjalan. Bahkan, pihak keluarga dipersilakan menunjuk penasihat hukum agar dapat memantau setiap tahapan penyidikan sehingga seluruh proses berlangsung secara transparan dan akuntabel.

Dalam kesempatan itu, Kapolres mengungkapkan telah menginstruksikan Wakapolres Nabire bersama Kasat Reskrim untuk mempercepat penyelesaian administrasi penyidikan dan koordinasi dengan pihak kejaksaan.

Baca Juga  Semarak HUT Ke-81 RI di Paniai, FKUB Satukan Umat Lewat Lomba Vokal Grup Antar Gereja

Langkah tersebut dilakukan agar berkas perkara segera rampung tanpa mengabaikan ketentuan hukum yang berlaku, mengingat terduga pelaku masih berstatus anak di bawah umur sehingga penanganannya mengacu pada Sistem Peradilan Pidana Anak.

“Kami terus mempercepat koordinasi dengan kejaksaan agar seluruh administrasi penyidikan dapat segera dilengkapi. Apabila keluarga masih memiliki hal-hal yang ingin disampaikan, saya siap mendengarkan secara langsung,” katanya.

Dalam dialog bersama jajaran Polres Nabire, perwakilan keluarga korban menegaskan bahwa kedatangan mereka bukan untuk menciptakan situasi yang tidak kondusif, melainkan untuk memastikan proses hukum berjalan secara adil dan transparan.

Mereka meminta aparat penegak hukum mengusut perkara tersebut tanpa ada fakta yang disembunyikan kepada publik maupun keluarga korban.

“Kami hadir hanya untuk mencari keadilan. Jangan ada yang ditutup-tutupi karena anak kami bukan barang yang bisa diperlakukan semena-mena,” ujar salah seorang perwakilan keluarga.

Keluarga juga berharap pasal yang telah diterapkan penyidik tetap dipertahankan sesuai hasil penyelidikan, termasuk dugaan pembunuhan berencana dan dugaan tindak pidana lain yang masih didalami oleh penyidik.

Selain itu, keluarga menyatakan akan terus mengawal jalannya proses hukum hingga perkara memperoleh putusan berkekuatan hukum tetap.

Mereka berharap tidak ada intervensi ataupun upaya yang dapat menghambat proses penegakan hukum sehingga rasa keadilan bagi korban dan masyarakat benar-benar dapat terwujud.

Sebagai informasi, Polres Nabire sebelumnya berhasil mengungkap kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang remaja perempuan yang jasadnya ditemukan dalam kondisi terbakar di kawasan Jalan Waroki, Nabire.

Kurang dari 1×24 jam setelah kejadian, aparat kepolisian berhasil mengamankan seorang terduga pelaku yang diketahui masih berusia 14 tahun.

Meski demikian, Polres Nabire menegaskan proses penyidikan tetap dilakukan secara profesional, objektif, transparan, serta mengedepankan prinsip-prinsip hukum yang berlaku, termasuk perlindungan hak korban dan ketentuan dalam Sistem Peradilan Pidana Anak.

Berita Terkait

🌙 Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah 🌙 Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, S.H., bersama Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos., M.Si., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan di seluruh Indonesia. "Momentum Tahun Baru Islam hendaknya menjadi waktu yang tepat untuk melakukan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian sosial demi terwujudnya Papua Tengah yang aman, damai, maju, dan sejahtera," ujar Gubernur Meki Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley. Keduanya juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan semangat Hijrah Nabi Muhammad SAW sebagai inspirasi untuk terus bekerja, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan daerah serta menjaga persatuan dalam keberagaman. "Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan kemudahan bagi seluruh masyarakat Papua Tengah dalam menjalani kehidupan serta membangun daerah yang kita cintai bersama," tutup mereka. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah untuk Papua Tengah yang Harmonis, Maju, dan Sejahtera.
Ucapan Kapolda Papua Tengah Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah 🌙 Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., beserta Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan Indonesia. "Pergantian Tahun Baru Islam merupakan momentum untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Mari kita jadikan nilai-nilai hijrah sebagai inspirasi untuk terus berbuat kebaikan, menjaga persatuan, dan mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Papua Tengah," ujar Kapolda Papua Tengah. Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan antarumat beragama demi terciptanya Papua Tengah yang aman, damai, dan harmonis. "Semoga di tahun yang baru ini Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan perlindungan-Nya kepada kita semua, serta memberikan kekuatan dalam menjalankan tugas dan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara," tutup Brigjen Pol. Jermias Rontini. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik, Papua Tengah yang Aman, Damai, dan Sejahtera. #TahunBaruIslam1448H, #Muharram1448H, #KapoldaPapuaTengah, #JermiasRontini, #WakapoldaPapuaTengah, #PapuaTengah, #PolriUntukMasyarakat, #Hijrah1448H, #BusurNabire, #PapuaDamai
🌙 Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.Semoga pergantian tahun ini men
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup