NEWSBUSURNABIRE.ID – Nabire – Papua tengah | Kejaksaan Negeri (Kejari) Nabire terus memperkuat edukasi hukum bagi kalangan pelajar melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS). Kali ini, kegiatan penyuluhan hukum digelar di SMA Negeri 2 Nabire, yang sebelumnya dikenal sebagai SMA Negeri 3 Nabire, dengan melibatkan puluhan siswa sebagai peserta Selasa 9 Juni 2026

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Bidang Intelijen Kejaksaan Negeri Nabire tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Intelijen Kejari Nabire, Donny Stiven Umbora, S.H., M.H., didampingi Kepala Subseksi Penuntutan, Upaya Hukum Luar Biasa, dan Eksekusi pada Seksi Tindak Pidana Khusus, Nyoman Ari Wibisana, S.H.
Selain dihadiri pihak sekolah, sekitar 40 siswa mengikuti kegiatan yang bertujuan meningkatkan pemahaman hukum sekaligus membangun karakter generasi muda yang berintegritas dan bertanggung jawab.
Dalam penyampaian materinya, tim Kejari Nabire menjelaskan berbagai aspek penting terkait hukum yang dekat dengan kehidupan remaja. Para siswa diberikan pemahaman mengenai tugas dan fungsi Kejaksaan dalam sistem penegakan hukum nasional serta berbagai bentuk pelanggaran yang kerap terjadi di lingkungan pelajar.

Materi yang disampaikan mencakup bahaya penyalahgunaan narkotika, perundungan atau bullying, tindakan kekerasan, kenakalan remaja, hingga pentingnya menjaga disiplin dan integritas dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut Kejaksaan Negeri Nabire, pendidikan hukum sejak usia sekolah menjadi langkah strategis untuk membentuk generasi yang memahami hak dan kewajibannya sebagai warga negara.
Dengan pengetahuan hukum yang memadai, para pelajar diharapkan mampu menghindari perilaku yang berpotensi melanggar aturan serta menjadi agen perubahan positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Program Jaksa Masuk Sekolah sendiri merupakan salah satu program nasional Kejaksaan Republik Indonesia yang berfokus pada penerangan dan penyuluhan hukum kepada pelajar. Program tersebut menjadi bagian dari upaya preventif untuk menekan berbagai pelanggaran hukum di kalangan generasi muda melalui pendekatan edukatif.
Melalui kegiatan ini, Kejari Nabire menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah dunia pendidikan sebagai mitra strategis dalam membangun budaya sadar hukum. Tidak hanya memberikan pemahaman tentang aturan perundang-undangan, program ini juga mendorong siswa untuk memiliki karakter yang jujur, disiplin, dan bertanggung jawab.

Pihak sekolah menyambut positif pelaksanaan kegiatan tersebut karena dinilai memberikan manfaat besar bagi siswa dalam menghadapi berbagai tantangan sosial yang berkembang saat ini. Edukasi hukum sejak dini dianggap penting agar para pelajar mampu mengambil keputusan yang tepat dan tidak mudah terpengaruh oleh perilaku negatif yang dapat merugikan masa depan mereka.
Dengan terselenggaranya kegiatan Jaksa Masuk Sekolah di SMA Negeri 2 Nabire, diharapkan semakin banyak pelajar yang memahami pentingnya menaati hukum serta berperan aktif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, tertib, dan bebas dari berbagai bentuk pelanggaran hukum.













