>

DPR Papua Tengah John Gobai Soroti Tailing Freeport Jadi Peluang Ekonomi Masyarakat Lokal Mimika

By BusurNabire.id
Kamis, 7 Mei 2026 05:51 WIB | 94 Views
DPR Papua Tengah John Gobai Soroti Tailing Freeport Jadi Peluang Ekonomi Masyarakat Lokal Mimika (Foto: Istimewa)

NEWS.BUSURNABIRE.ID – MIMIKA – Papua Tengah | Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Tengah menggelar hearing bersama Pemerintah Kabupaten Mimika dan sejumlah pemangku kepentingan guna mencari solusi atas berbagai persoalan strategis masyarakat pesisir, mulai dari terhentinya pelayanan kapal perintis menuju Dermaga Sipu-Sipu Distrik Jita, pengelolaan tailing, pembangunan kampung nelayan hingga status Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Poumako.

DPR Papua Tengah John Gobai Soroti Tailing Freeport Jadi Peluang Ekonomi Masyarakat Lokal Mimika (Foto: Istimewa)

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Horison Diana, Selasa (5/5/2026) itu dipimpin Wakil Ketua IV DPR Papua Tengah, John Gobai, dan dihadiri Bupati Mimika, Kapolda Papua Tengah, akademisi, serta sejumlah stakeholder terkait.

Dalam hearing tersebut, John Gobai menegaskan bahwa persoalan akses transportasi menuju Distrik Jita menjadi prioritas utama yang harus segera diselesaikan karena berdampak langsung terhadap aktivitas dan ekonomi masyarakat.

“Persoalan akses transportasi akan menjadi prioritas utama yang harus segera diselesaikan. Upaya lobi ke pemerintah pusat sudah dilakukan. Jadi, ini adalah hutang yang harus saya bayar. Maka kita harus meyakinkan kementerian agar trayek kapal perintis ini tetap dipertahankan,” tegas John Gobai.

Menurutnya, keberadaan kapal perintis sangat penting agar masyarakat di wilayah pesisir dan pedalaman dapat melakukan aktivitas dengan biaya transportasi yang lebih terjangkau.

Selama ini, masyarakat di Distrik Mimika Timur Jauh, Distrik Jita dan Distrik Agimuga menghadapi persoalan serius akibat pendangkalan alur sungai yang menghambat jalur transportasi air.

Padahal pada tahun 2025 lalu, kapal perintis sempat beroperasi untuk melayani masyarakat, namun kini pelayanan tersebut terhenti.

Selain persoalan transportasi, hearing juga membahas pengelolaan tailing PT Freeport Indonesia yang dinilai memiliki potensi ekonomi besar bagi masyarakat lokal.

John Gobai menegaskan bahwa selama aktivitas pertambangan masih berjalan, maka tailing akan tetap ada dan harus dapat dimanfaatkan secara maksimal bagi masyarakat Papua Tengah, khususnya warga Mimika.

Baca Juga  Kapolres Nabire Benarkan Penangkapan Terduga Pelaku Percobaan Pemerkosaan di Wanggar

“Kalau ini menjadi peluang bisnis, maka pengelolaannya harus diprioritaskan bagi anak-anak negeri Mimika. Pemerintah Provinsi Papua Tengah hanya akan mengizinkan pengelolaan tailing bagi masyarakat lokal,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tailing selama ini telah dimanfaatkan menjadi berbagai produk bernilai ekonomis seperti batako, paving block, pasir dan material lainnya yang dapat membuka peluang usaha bagi Orang Asli Papua (OAP).

Dalam hearing tersebut, DPR Papua Tengah juga menyoroti pengembangan kampung nelayan di wilayah pesisir Nabire dan Mimika.

Bentangan laut yang luas dinilai memiliki potensi besar untuk pengembangan sektor perikanan, namun masyarakat nelayan masih menghadapi banyak keterbatasan seperti minimnya sarana prasarana, ketersediaan BBM, es balok hingga akses pasar.

Persoalan status Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Poumako juga menjadi perhatian serius karena dinilai penting dalam mendukung ekosistem perikanan dan ekonomi masyarakat pesisir.

Sementara itu, Bupati Mimika, Johannes Rettob, berharap hearing tersebut menghasilkan rekomendasi konkret yang dapat menjadi arah kebijakan pemerintah daerah, Pemerintah Provinsi Papua Tengah hingga pemerintah pusat.

“Fokus hearing hari ini adalah mencari solusi terhadap kendala pelayanan kapal perintis ke Dermaga Sipu-Sipu,” kata Johannes Rettob.

Menurutnya, persoalan pendangkalan sungai tidak hanya terjadi di wilayah Jita, tetapi hampir di seluruh kawasan pesisir Mimika.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Mimika telah memasukkan penanganan pendangkalan sungai sebagai program khusus dalam RPJMD.

“Ini menjadi pola rencana besar. Dalam RPJMD sudah menjadi program khusus untuk menyelesaikan persoalan pendangkalan sungai,” ujarnya.

Johannes Rettob juga mengungkapkan bahwa pemerintah daerah saat ini telah bekerja sama dengan pihak yang pernah menangani Sungai Mahakam guna memetakan titik-titik persoalan sungai di wilayah pesisir Mimika.

Pada kesempatan yang sama, Kapolda Papua Tengah, Jeremias Rontini, mengapresiasi langkah DPR Papua Tengah yang menggelar hearing terbuka untuk membahas persoalan masyarakat.

Baca Juga  Spektakuler! Polda Papua Tengah Layani Ratusan Warga Mimika Lewat Bakti Kesehatan Gratis

Menurutnya, forum seperti ini sangat penting untuk memastikan setiap kebijakan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat serta mampu meminimalisir potensi konflik sosial di wilayah Papua Tengah.

“Kalau program berjalan dan masyarakat merasakan manfaatnya, maka situasi keamanan juga akan lebih kondusif,” ujar Jeremias Rontini.

Ketua STIH, Maria Florida Kotorok, turut menyampaikan apresiasi kepada DPR Papua Tengah yang selama ini aktif melibatkan kalangan akademisi dalam berbagai agenda strategis daerah.

“Terima kasih kepada pimpinan DPR Papua Tengah yang selalu menggandeng kami, memberi kesempatan kepada kami terutama kepada Wakil Ketua IV, John Gobai,” katanya.

Melalui hearing tersebut, DPR Papua Tengah berharap lahir langkah nyata dalam penyelesaian pelayanan kapal perintis menuju Dermaga Sipu-Sipu, pembangunan kampung nelayan di Poumako dan wilayah lainnya, serta penyelesaian persoalan status PPI Poumako yang berpihak kepada Orang Asli Papua di Papua Tengah.

Berita Terkait

🌙 Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah 🌙 Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, S.H., bersama Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos., M.Si., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan di seluruh Indonesia. "Momentum Tahun Baru Islam hendaknya menjadi waktu yang tepat untuk melakukan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian sosial demi terwujudnya Papua Tengah yang aman, damai, maju, dan sejahtera," ujar Gubernur Meki Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley. Keduanya juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan semangat Hijrah Nabi Muhammad SAW sebagai inspirasi untuk terus bekerja, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan daerah serta menjaga persatuan dalam keberagaman. "Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan kemudahan bagi seluruh masyarakat Papua Tengah dalam menjalani kehidupan serta membangun daerah yang kita cintai bersama," tutup mereka. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah untuk Papua Tengah yang Harmonis, Maju, dan Sejahtera.
Ucapan Kapolda Papua Tengah Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah 🌙 Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., beserta Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan Indonesia. "Pergantian Tahun Baru Islam merupakan momentum untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Mari kita jadikan nilai-nilai hijrah sebagai inspirasi untuk terus berbuat kebaikan, menjaga persatuan, dan mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Papua Tengah," ujar Kapolda Papua Tengah. Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan antarumat beragama demi terciptanya Papua Tengah yang aman, damai, dan harmonis. "Semoga di tahun yang baru ini Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan perlindungan-Nya kepada kita semua, serta memberikan kekuatan dalam menjalankan tugas dan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara," tutup Brigjen Pol. Jermias Rontini. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik, Papua Tengah yang Aman, Damai, dan Sejahtera. #TahunBaruIslam1448H, #Muharram1448H, #KapoldaPapuaTengah, #JermiasRontini, #WakapoldaPapuaTengah, #PapuaTengah, #PolriUntukMasyarakat, #Hijrah1448H, #BusurNabire, #PapuaDamai
🌙 Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.Semoga pergantian tahun ini men
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup