NEWS.BUSURNABIRE .ID – Nabire : Papua Tengah |Kehadiran infrastruktur yang memadai menjadi salah satu fondasi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Semangat itulah yang tercermin dalam peresmian Jembatan Merah Putih di Desa Girimulyo, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Kamis (13/8/2026).

Peresmian jembatan tersebut berlangsung penuh antusias dan dihadiri berbagai unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Komandan Yonif TP 804/DBAY, Letkol Inf Okto Hutabri Tanimba, S.H., M.H.I., turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan TNI terhadap pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Masyarakat Desa Girimulyo memadati lokasi acara untuk menyaksikan momen bersejarah tersebut. Bagi warga, keberadaan Jembatan Merah Putih bukan sekadar sarana penghubung, melainkan simbol kemajuan dan harapan baru bagi peningkatan mobilitas, aktivitas ekonomi, serta pelayanan sosial di wilayah mereka.
Turut hadir dalam kegiatan itu Wakil Bupati Nabire, H. Burhanuddin Pawenari, Dandim 1705/Nabire Letkol Arh Dwi Palwanto, Kasipers Korem 173/PVB, Dandempom Nabire, unsur Forkopimda, kepala desa, dan perangkat kampung setempat.

Peresmian Jembatan Merah Putih di Nabire merupakan bagian dari program nasional yang dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah di Indonesia melalui konferensi video yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia. Program tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah untuk mempercepat pemerataan pembangunan, terutama di wilayah yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses infrastruktur.
Dalam arahannya melalui konferensi video, Presiden Republik Indonesia menyampaikan bahwa sebanyak 3.395 jembatan diresmikan secara bersamaan di seluruh Indonesia. Pembangunan infrastruktur tersebut diharapkan dapat membuka konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat hingga ke daerah terpencil.
Presiden juga memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat yang terlibat dalam pembangunan fasilitas publik yang memberikan manfaat langsung bagi warga.
Di Kabupaten Nabire, pembangunan Jembatan Merah Putih dilaksanakan oleh Kodim 1705/Nabire di bawah tanggung jawab Dandim 1705/Nabire, Letkol Arh Dwi Palwanto. Keterlibatan satuan teritorial TNI dalam pembangunan ini menunjukkan peran aktif aparat dalam mendukung percepatan pembangunan di daerah.

Selain memperkuat pertahanan wilayah, TNI juga memiliki tugas membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program teritorial, termasuk pembangunan sarana dan prasarana yang dibutuhkan warga.
Bagi masyarakat Desa Girimulyo, jembatan ini memiliki arti penting karena menjadi jalur penghubung yang mempermudah aktivitas sehari-hari. Akses transportasi yang sebelumnya terbatas kini menjadi lebih lancar, sehingga mobilitas masyarakat, distribusi hasil pertanian, dan kegiatan ekonomi dapat berjalan lebih efektif.
Wakil Bupati Nabire dalam sambutannya menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama mewujudkan pembangunan Jembatan Merah Putih. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat merupakan kunci keberhasilan pembangunan yang berkelanjutan.
“Pembangunan infrastruktur seperti ini harus terus didukung karena memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Jembatan ini bukan hanya menghubungkan wilayah, tetapi juga menghubungkan peluang ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan warga,” ujarnya. Setelah seluruh rangkaian sam













