>

Viral Video Bendera Merah Putih Terbalik di Lanal Nabire, TNI AL Tegaskan Itu Hoaks Berbasis AI

By BusurNabire.id
Selasa, 31 Maret 2026 04:14 WIB | 155 Views
Viral Video Bendera Merah Putih Terbalik di Lanal Nabire, TNI AL Tegaskan Itu Hoaks Berbasis AI (Foto: Lanal Nabire)

NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire : Papua Tengah | Sebuah video yang memperlihatkan dugaan pengibaran bendera Merah Putih dalam kondisi terbalik di lingkungan Pangkalan TNI AL (Lanal) Nabire viral di media sosial dan memicu polemik di tengah masyarakat.

Video yang beredar luas melalui platform Facebook itu diunggah oleh akun bernama Idon Bahabol dan menampilkan bendera dengan posisi warna putih di atas serta merah di bawah. Narasi dalam video tersebut menyebutkan adanya kesalahan dalam pelaksanaan upacara pengibaran bendera oleh pihak Lanal Nabire.

Viral Video Bendera Merah Putih Terbalik di Lanal Nabire, TNI AL Tegaskan Itu Hoaks Berbasis AI (Foto: Lanal Nabire)

Perwakilan Lanal Nabire, Mayor (Mar) Husen, Saat di temui awak media Selasa 31 maret 2026 di Kantor Lanal Nabire Jalan Samabusa Kabupaten Nabire Papua tengah menjelaskan bahwa prosedur pengibaran bendera di lingkungan TNI AL memiliki tahapan khusus yang diatur dalam Peraturan Urusan Dinas Dalam (PUDD) TNI AL.

“Dalam pelaksanaannya, bendera memang terlebih dahulu dipasang dan berada di posisi bawah sebelum dikibarkan penuh. Setelah itu menunggu aba-aba dari perwira jaga yang ditandai dengan bunyi lonceng sebanyak delapan kali,” jelas Mayor Husen.

Ia menegaskan bahwa kondisi bendera yang terlihat “terbalik” dalam video kemungkinan diambil saat tahap awal sebelum pengibaran penuh dilakukan.

“Setelah lonceng dibunyikan delapan kali, barulah bendera dinaikkan ke posisi puncak sebagaimana mestinya. Jadi prosedur yang kami jalankan sudah sesuai aturan,” tambahnya.

Menanggapi viralnya video tersebut, Lanal Nabire langsung melakukan pengecekan internal terhadap seluruh personel yang bertugas saat kejadian.

Hasilnya, tidak ditemukan adanya pelanggaran atau kesalahan prosedur dalam pengibaran bendera.

Sejumlah saksi, termasuk petugas jaga, pemukul lonceng, hingga penjaga pintu, memastikan bahwa bendera dikibarkan sesuai tahapan yang berlaku.

Bahkan, keterangan warga sekitar turut memperkuat hasil tersebut. Salah satu warga yang tinggal di sekitar lokasi mengaku tidak pernah melihat adanya pengibaran bendera dalam kondisi terbalik.

Baca Juga  PKK Papua Tengah Pokja 1 Gelar Penyuluhan Sehat Jasmani dan Rohani bagi Lansia di Nabire Barat

Lebih lanjut, Lanal Nabire menemukan indikasi kuat bahwa video tersebut merupakan hasil rekayasa teknologi kecerdasan buatan (AI).

Dalam analisis yang dilakukan, terlihat adanya watermark bertuliskan “Meta-AI” pada video, yang mengarah pada dugaan manipulasi digital.

“Secara pribadi saya menilai sangat tidak mungkin kejadian itu terjadi. Kemungkinan besar video tersebut adalah hasil editan atau rekayasa menggunakan AI,” tegas Mayor Husen.

Ia bahkan menyebut bahwa pihaknya telah mencoba membuat simulasi serupa menggunakan teknologi AI, dan hasilnya dapat memanipulasi tampilan bendera secara drastis.

Lanal Nabire juga mengaku telah mengantongi identitas pengunggah video tersebut. Berdasarkan penelusuran, akun yang menyebarkan video diketahui berasal dari wilayah Sentani.

Pihak TNI AL kini telah berkoordinasi dengan satuan terkait serta aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti kasus ini.

“Langkah hukum sedang kami tempuh. Kami juga telah berkoordinasi dengan Denpom dan akan membuat laporan resmi,” ujar Husen.

Viral Video Bendera Merah Putih Terbalik di Lanal Nabire, TNI AL Tegaskan Itu Hoaks Berbasis AI (Foto: Lanal Nabire)

Lanal Nabire mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang beredar di media sosial tanpa verifikasi.

Penyebaran konten yang belum jelas kebenarannya dinilai berpotensi merugikan institusi serta memicu keresahan publik.

“Kami harap masyarakat lebih bijak dalam menyaring informasi. Jangan mudah terprovokasi oleh konten yang belum tentu benar,” tutupnya.

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya literasi digital di tengah maraknya penggunaan teknologi AI yang dapat dimanfaatkan untuk membuat konten manipulatif dan menyesatkan.

Berita Terkait

WhatsApp Image 2026-04-02 at 13.08.35
Polda Papua Tengah mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 H
Kepala Kepolisian Daerah Papua Tengah Beserta Staf dan Jajaran mengucapkan Selamat Hari Raya NYE
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup