
NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire; Papua Tengah | Pemilihan Ketua Ibu-Ibu Berkawan di Gereja Kemah Injili Indonesia (GKII) Jemaat Anugerah Wadio berlangsung aman, tertib, dan penuh sukacita pada Selasa, 24 Februari 2026. Kegiatan yang digelar di Gedung Gereja Anugerah Wadio ini menjadi momentum penting dalam memperkuat pelayanan kaum perempuan di lingkungan gereja.
Dalam proses pemilihan yang dilakukan secara demokratis dan penuh kebersamaan tersebut, Ibu Hergina Kobogau resmi terpilih sebagai Ketua Ibu-Ibu Berkawan Jemaat Anugerah Wadio. Sementara itu, Ibu Melince Tipagau dipercaya sebagai Wakil Ketua untuk mendampingi kepemimpinan periode mendatang.

Pemilihan Ketua Ibu-Ibu Berkawan GKI Anugerah Wadio ini dihadiri perwakilan dari 10 gereja yang turut memberikan dukungan dan doa. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar, mencerminkan semangat persatuan dalam pelayanan.

Ketua terpilih, Hergina Kobogau, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepadanya.
“Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang sudah diberikan kepada saya sebagai Ketua Ibu-Ibu Berkawan Jemaat Anugerah Wadio. Untuk program ke depan, kita akan rapatkan terlebih dahulu bersama pengurus yang akan dibentuk,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kepemimpinan yang diembannya bukanlah tugas pribadi, melainkan tanggung jawab bersama dalam membangun pelayanan perempuan yang semakin aktif, solid, dan berdampak bagi jemaat.
Wakil Ketua terpilih, Melince Tipagau, juga menyampaikan apresiasi atas partisipasi jemaat dan gereja-gereja yang hadir. Ia mengungkapkan bahwa kegiatan ini turut melibatkan pemilihan Ketua Kelompok Naumi dari berbagai unsur, termasuk perwakilan ibu-ibu Moni, Dani, Lani, dan Damal.

“Pemilihan ini telah mengundang 10 gereja dan sekaligus memilih Ketua Kelompok Naumi. Kami, ibu-ibu dari Moni, Dani, Lani, dan Damal, mau satu hati dan satu jiwa melayani di ladang Tuhan,” ungkap Melince.
Menurutnya, persatuan lintas suku dalam tubuh gereja menjadi kekuatan utama untuk membangun pelayanan yang inklusif dan saling mendukung.













