>

Eksklusif! Perjuangan Albert Yonahes Sanjang Pertahankan Yospan di Tengah Ancaman Punah

By BusurNabire.id
Kamis, 28 Agustus 2025 10:25 WIB | 671 Views
Albert Yonahes Sanjang, salah satu pelatih Yospan (Yosim Pancar) di Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah. (Foto: Busur Nabire)

NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire | Di tengah derasnya arus modernisasi dan gempuran teknologi, masih ada sosok yang setia menjaga denyut nadi Budaya Papua melalui tarian tradisional. Ia adalah Albert Yonahes Sanjang, salah satu pelatih Yospan (Yosim Pancar) di Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah.

Bertempat di Sanggar Teno Wano, yang saat ini ia lakoni berlokasi di Pantai MAF belakang Hotel Maju, Albert dengan penuh ketekunan melatih generasi muda agar tidak melupakan tarian khas Papua khusnya kabupaten nabire ini. Dalam wawancara eksklusif,Kamis malam 28/8/2025 ia menceritakan perjalanan hidupnya bersama Yospan yang sarat haru dan pengorbanan.

Albert sudah mengenal Yospan sejak usia 11 tahun. Kala itu, ia hanya seorang penari kecil yang terpikat oleh irama musik dan gerakan yang dinamis. Seiring waktu, ia berkembang menjadi musisi, hingga kini dipercaya menjadi pelatih di sanggar.

“Talenta ini adalah anugerah Tuhan. Saya hanya ingin membagikannya kepada banyak orang, terutama generasi muda di Nabire. Saya tidak mau Yospan hilang ditelan zaman,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Bagi Albert, menjadi pelatih Yospan bukan perkara mudah. Ia harus menguji kesabaran, mengorbankan waktu, bahkan menghadapi kekecewaan ketika melihat minat generasi muda terhadap tarian ini kian memudar.

“Anak-anak muda kita banyak yang lebih tertarik main game online, balap liar, atau sekadar nongkrong. Mengajak mereka masuk ke sanggar saja sulit sekali. Padahal Yospan ini bukan sekadar tari, tapi warisan identitas dan persahabatan,” jelasnya.

Meski begitu, Albert tetap bersyukur. Ia merasa terharu karena ada sebagian pemuda dari suku lain Ambon, Sulawesi, Jawa dan lainnya yang ikut serta melestarikan Yospan di Nabire.

“Ironisnya, justru mereka lebih antusias daripada anak-anak Papua sendiri,” katanya lirih.

Baca Juga  John NR Gobai Dorong Kapal Perintis Masuk Potowaiburu dan Pulau Mambor

Albert menegaskan, Yospan bukan sekadar tarian hiburan. Tarian ini adalah tari pergaulan yang sarat makna: persahabatan, kebersamaan, dan semangat hidup yang dinamis.

“Gerakan Yospan itu sederhana, tapi di baliknya ada pesan moral: persatuan, rukun antar suku, agama, dan ras. Saat menari, penonton bisa merasakan energi kebersamaan itu,” ujarnya.

Ia pun berharap, generasi muda Papua, khususnya Nabire, kembali bangga pada budayanya sendiri. “Kalau bukan kita yang menjaga Budaya Papua, siapa lagi?” tegasnya.

Meski perjuangannya berat, Albert mengaku dukungan dari pemerintah daerah masih sangat minim. Menurutnya, jarang sekali ada instansi yang datang melihat atau mendukung langsung aktivitas sanggar. Lomba atau festival Yospan pun, katanya, bisa dibilang langka.

“Kami melatih setiap hari, tapi wadah untuk anak-anak tampil sangat jarang. Kadang hanya sekali dalam setahun, bahkan tidak ada sama sekali. Ini membuat semangat mereka menurun,” keluhnya.

Meski begitu, ia dan para pelatih lain tetap bertahan mengikuti aturan Yospan yang ditetapkan Dewan Kesenian Tanah Papua. Ia menegaskan pentingnya menjaga keaslian gerakan Yospan agar tidak kehilangan ciri khasnya.

“Kami butuh dukungan semua pihak pemerintah, komunitas, bahkan masyarakat luas. Jangan biarkan Yospan hilang. Budaya Papua ini adalah jati diri kita. Kalau kita biarkan punah, generasi kita akan kehilangan akar, kehilangan identitas, dan kehilangan rasa bangga.”

Dengan suara bergetar, ia menambahkan: “Yospan adalah hidup saya. Saya akan terus melatih, meski sulit, demi Papua dan demi generasi muda.”

Berita Terkait

🌙 Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah 🌙 Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, S.H., bersama Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos., M.Si., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan di seluruh Indonesia. "Momentum Tahun Baru Islam hendaknya menjadi waktu yang tepat untuk melakukan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian sosial demi terwujudnya Papua Tengah yang aman, damai, maju, dan sejahtera," ujar Gubernur Meki Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley. Keduanya juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan semangat Hijrah Nabi Muhammad SAW sebagai inspirasi untuk terus bekerja, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan daerah serta menjaga persatuan dalam keberagaman. "Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan kemudahan bagi seluruh masyarakat Papua Tengah dalam menjalani kehidupan serta membangun daerah yang kita cintai bersama," tutup mereka. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah untuk Papua Tengah yang Harmonis, Maju, dan Sejahtera.
Ucapan Kapolda Papua Tengah Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah 🌙 Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., beserta Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan Indonesia. "Pergantian Tahun Baru Islam merupakan momentum untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Mari kita jadikan nilai-nilai hijrah sebagai inspirasi untuk terus berbuat kebaikan, menjaga persatuan, dan mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Papua Tengah," ujar Kapolda Papua Tengah. Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan antarumat beragama demi terciptanya Papua Tengah yang aman, damai, dan harmonis. "Semoga di tahun yang baru ini Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan perlindungan-Nya kepada kita semua, serta memberikan kekuatan dalam menjalankan tugas dan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara," tutup Brigjen Pol. Jermias Rontini. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik, Papua Tengah yang Aman, Damai, dan Sejahtera. #TahunBaruIslam1448H, #Muharram1448H, #KapoldaPapuaTengah, #JermiasRontini, #WakapoldaPapuaTengah, #PapuaTengah, #PolriUntukMasyarakat, #Hijrah1448H, #BusurNabire, #PapuaDamai
🌙 Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.Semoga pergantian tahun ini men
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup