NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire | Suasana haru menyelimuti Mapolres Nabire, khususnya di area parkiran Satuan Lalu Lintas (Satlantas), pada Kamis (7/8/2025) pukul 12.00 WIT. Di tempat inilah, Kasat Lantas Polres Nabire IPTU Exaudio P. Raja Hasibuan, S.TrK., M.H. secara langsung menyerahkan kembali sebuah motor yang telah hilang selama dua tahun kepada pemiliknya, Ibu Margareta Ukago.
Pengembalian motor ini merupakan hasil dari Operasi Patuh Noken 2025, di mana jajaran Satlantas Polres Nabire melakukan pemeriksaan kendaraan di sejumlah titik. Salah satunya di kawasan tempat petugas menemukan motor tanpa kelengkapan surat yang ternyata sesuai dengan laporan kehilangan milik Margareta dua tahun lalu.
Margareta mengisahkan, motor kesayangannya raib pada 20 Januari 2023 saat ia tengah mengurus KTP di Kantor Dinas Catatan Sipil Nabire. Usai mengurus dokumen, ia bermaksud pulang. Namun, motor yang diparkir di depan kantor sudah tak terlihat.
“Saya panik. Padahal kunci motor ada di saya. Saya menangis dan langsung datang ke kantor polisi untuk melapor. Waktu itu motor masih kredit, jadi walaupun sudah hilang, saya tetap harus melunasinya sampai selesai,” tutur Margareta dengan mata berkaca-kaca.
Selama dua tahun, Margareta hanya bisa berharap. Hingga Minggu lalu, saat pulang dari gereja, ia menerima telepon tak terduga dari pihak kepolisian yang memberitahukan bahwa motornya telah ditemukan.
“Saya langsung berteriak, semangat, lari ke sana ke sini karena bahagia sekali. Ini seperti mimpi,” ungkapnya penuh rasa syukur.

Kasat Lantas IPTU Exaudio menceritakan bahwa motor Margareta ditemukan saat pemeriksaan kendaraan dalam Operasi Patuh Noken. Petugas yang memeriksa nomor rangka dan nomor mesin mendapati kecocokan dengan laporan kehilangan yang pernah dibuat dua tahun lalu.
“Puji Tuhan, Tuhan baik. Kita temukan motor ini, cocokkan semua datanya,Atas nama suami Immanuel Badii dan memang benar milik Ibu Margareta. Walau kondisinya sedikit berubah, ini tetap kita kembalikan kepada pemilik sahnya,” jelasnya.
Selain Margareta, suaminya pun menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada jajaran Satlantas Polres Nabire.
“Kami sangat apresiasi kerja keras kepolisian. Dua tahun hilang, akhirnya motor ini kembali. Meski sudah lama, ini adalah langkah luar biasa,” ujarnya.
Pengembalian motor ini bukan hanya perkara barang, tetapi juga simbol kepercayaan masyarakat kepada aparat kepolisian. Di mata Margareta, kejadian ini menjadi bukti nyata bahwa laporan warga tidak diabaikan dan selalu menjadi perhatian.
Kasat Lantas IPTU Exaudio berharap peristiwa ini dapat menjadi pesan kepada masyarakat untuk selalu melaporkan kehilangan kendaraan dan melengkapi dokumen resmi saat berkendara.













