NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire: Seorang perempuan berinisial ETT (38) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di kediamannya di kawasan Malompo, Kelurahan Nabarua, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, pada Minggu (1/6/2025) sekitar pukul 04.00 WIT. Kepolisian menduga kuat bahwa korban meninggal karena bunuh diri.
Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., melalui Kasat Reskrim Polres Nabire, AKP Berthu H.E. Anwar, S.T.K., S.I.K., mengungkapkan bahwa tim Satreskrim segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) usai menerima laporan dari masyarakat.

Berdasarkan keterangan resmi, suami korban yang berinisial PP (45), seorang PNS, terbangun sekitar pukul 01.25 WIT dini hari dan hendak ke kamar mandi. Saat membuka pintu tengah menuju kamar mandi, ia terkejut melihat istrinya dalam keadaan tergantung menggunakan kain sarung di kusen pintu.
PP segera memanggil keponakan korban, NS (23), yang tinggal serumah. Keduanya langsung mengecek kondisi korban dan menemukan bahwa korban sudah tidak bernyawa. Pasangan ini terakhir diketahui tidur bersama pada pukul 23.00 WIT malam sebelumnya.
Kasat Reskrim Polres Nabire, AKP Berthu menyampaikan Hasil pemeriksaan luar (visum et repertum) terhadap jenazah ETT tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan. Korban ditemukan mengenakan baju warna biru tanpa celana dalam. Polisi juga memastikan tidak ditemukan unsur mencurigakan di lokasi kejadian.
“Kesimpulan sementara berdasarkan olah TKP, pemeriksaan saksi, dan visum luar, korban diduga kuat meninggal karena gantung diri,” jelas AKP Berthu ke awak media News.BusurNabire.id Minggu Malam 1/6/2025 di ruang kerjanya
Pihak keluarga telah membawa jenazah korban ke rumah duka di Malompo dan hingga saat ini belum membuat laporan polisi lebih lanjut. Menurut keterangan Kasat Reskrim, keluarga menganggap peristiwa ini sebagai musibah dan belum menyetujui permintaan otopsi untuk mengetahui penyebab kematian secara lebih mendetail.
“Jika pihak keluarga merasa ada kejanggalan, kami membuka ruang bagi mereka untuk membuat laporan resmi. Maka kami akan melakukan penyelidikan lanjutan termasuk otopsi, tentu sesuai prosedur hukum dan izin dari keluarga,” ujar Berthu.
Korban merupakan ibu rumah tangga asal Tiaka, kelahiran 9 April 1986. Ia tinggal bersama suaminya di Jalan Palem, Malompo, Kelurahan Nabarua. Anak-anak mereka diketahui tinggal di kampung halaman di Toraja, Sulawesi Selatan.
Motif bunuh diri masih dalam penyelidikan lebih lanjut. Polisi belum menemukan indikasi adanya masalah rumah tangga atau tekanan psikologis berat sebelum kejadian.













