NEWS.BUSURNABIRE.ID – Dogiyai: Aksi pencurian dengan kekerasan kembali mengguncang Kabupaten Dogiyai. Insiden ini terjadi pada hari Jumat, 4 April 2025, sekitar pukul 11.10 WIT, di Pasar Ikebo, Kampung Ikebo, Distrik Kamuu, Kabupaten Dogiyai. Dua pedagang dilaporkan menjadi korban dalam kejadian tersebut.

Kapolres Dogiyai, Kompol Saraju, S.H., melalui Kasat Reskrim AKP Syafri Jido, S.Hi membenarkan peristiwa itu saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Jumat malam.
“Benar, telah terjadi pencurian dengan kekerasan di Pasar Ikebo pada Jumat siang. Dua orang menjadi korban, masing-masing mengalami kerugian fisik dan materil,” ujar AKP Syafri Jido.

Menurut AKP Syafri, korban pertama berinisial AS (26), suku Bugis, mengalami luka robek pada telapak tangan kanan sepanjang 7 cm akibat menahan serangan senjata tajam dari pelaku. Korban langsung mendapatkan penanganan medis oleh Tim Kesehatan Pos 756/Wimane Sili dan menerima 15 jahitan untuk menutup luka sobek tersebut. Selain luka fisik, korban juga kehilangan uang tunai senilai Rp3.000.000 yang disimpan dalam noken miliknya.
“Korban AS saat itu sedang berjualan di depan kios miliknya. Ia telah mencurigai gerak-gerik pelaku yang terus memperhatikannya. Saat itulah, pelaku tiba-tiba menyerang dengan senjata tajam, namun berhasil ditahan oleh tangan korban,” jelasnya.
Setelah kejadian penikaman, beberapa rekan pelaku diduga turut mengepung korban. Dalam kerumunan tersebut, noken korban dipotong dan uang di dalamnya dicuri. Meski sempat berteriak minta tolong, suara korban tidak terdengar karena kondisi pasar yang sangat ramai. AS akhirnya berhasil menyelamatkan diri dan mencari perlindungan di kios milik Hj. Johar.
Sementara itu, korban kedua berinisial FR (21), juga dari suku Bugis, mengalami pencurian serupa. Saat itu FR sedang membungkuk melayani pembeli di kiosnya. Tanpa disadari, noken miliknya yang berisi uang sekitar Rp2.000.000 dipotong dari belakang oleh pelaku.
“Saat FR mencoba menoleh, noken sudah hilang dan pelaku telah membaur dalam kerumunan pengunjung pasar. Kedua korban tidak saling menyadari kejadian yang menimpa masing-masing karena situasi pasar yang padat,” tambah AKP Syafri.

Kasat Reskrim Polres Dogiyai menyatakan bahwa pihaknya tengah melakukan penyelidikan intensif untuk mengidentifikasi pelaku dan mengungkap jaringan kejahatan yang diduga terorganisir ini.
“Kami mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada, khususnya saat beraktivitas di pasar. Apabila melihat atau mencurigai gerak-gerik orang tak dikenal, segera laporkan ke pihak berwajib,” tegasnya.
Polres Dogiyai juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan serta tidak ragu melaporkan setiap tindak kriminal yang terjadi di sekitar mereka.
#PencurianDogiyai,#KekerasanPasarIkebo,#KasusOTKPapua,#KejahatanPasarTradisional,#PolresDogiyai,#KapolresSaraju,#AKPSyafriJido,#PedagangBugisKorban,#LukaSobek15Jahitan,#Kerugian5Juta,#ModusPencurianBaru,#KeamananPasarPapua,#KronologiKejahatan,#HimbauanPolisiPapua,#PenangananSatreskrim













