NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire : Papua Tengah | Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musdalub) Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Papua Tengah resmi digelar di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Sabtu (4/7/2026).

Agenda ini menjadi momentum penting untuk memastikan keberlangsungan organisasi sekaligus memperkuat arah pembinaan olahraga bola basket di provinsi termuda di Tanah Papua.
Musdalub diikuti oleh jajaran pengurus serta perwakilan Perbasi dari kabupaten dan kota se-Papua Tengah. Sementara itu, Ketua Bidang Organisasi DPP Perbasi, Mochamad Krisna Desto, memberikan sambutan secara virtual melalui Zoom.
Dalam arahannya, Krisna menegaskan bahwa pelaksanaan Musdalub merupakan mekanisme organisasi yang harus ditempuh setelah Ketua Umum Pengprov Perbasi Papua Tengah sebelumnya mengundurkan diri dari jabatannya. Menurutnya, pergantian kepemimpinan tidak hanya menjadi kebutuhan administratif, tetapi juga menjadi langkah strategis agar roda organisasi tetap berjalan secara efektif.
Ia menjelaskan bahwa selama ini komunikasi antara Pengprov Perbasi Papua Tengah dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Perbasi telah terjalin cukup baik. Namun, kekosongan kepemimpinan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena berpotensi menghambat berbagai program pembinaan atlet dan pengembangan organisasi di daerah.
“Pelaksanaan Musdalub ini merupakan langkah penting untuk melakukan pergantian antarwaktu. Pergeseran kepengurusan harus segera diatasi secara organisatoris demi menjaga keberlanjutan roda organisasi Perbasi di Papua Tengah agar tidak vakum,” ujar Krisna dalam sambutannya.
Menurutnya, kepengurusan baru yang nantinya terpilih memiliki tanggung jawab besar untuk melanjutkan program pembinaan sekaligus membangun organisasi yang semakin profesional.

Selain memperkuat tata kelola organisasi, DPP Perbasi juga berharap kepengurusan baru mampu menyelaraskan seluruh program kerja daerah dengan agenda nasional yang tengah dijalankan federasi bola basket Indonesia.
Krisna mengungkapkan bahwa saat ini DPP Perbasi memfokuskan perhatian pada dua program prioritas nasional sebagai bagian dari strategi meningkatkan daya saing bola basket Indonesia.
Program pertama adalah pengembangan nomor Basket 3×3, yang kini menjadi salah satu cabang dengan perkembangan paling pesat dan telah dipertandingkan dalam berbagai ajang internasional. Menurutnya, Papua Tengah memiliki potensi besar untuk mengembangkan nomor tersebut karena lebih mudah diterapkan di berbagai daerah dengan fasilitas yang terbatas.
Sementara program kedua adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya melalui pembinaan pelatih dan wasit yang profesional. Langkah tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam menciptakan kompetisi yang sehat sekaligus menghasilkan atlet-atlet berkualitas.
“Kami sedang menggalakkan dua program prioritas, yaitu pembinaan Basket 3×3 serta peningkatan kualitas SDM di bidang kepelatihan dan perwasitan. Keselarasan program antara pusat dan daerah menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas kompetisi dan prestasi bola basket Indonesia,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan pembinaan olahraga tidak hanya ditentukan oleh kemampuan atlet semata, tetapi juga bergantung pada kualitas organisasi, pelatih, perangkat pertandingan, serta konsistensi kompetisi yang digelar di tingkat daerah.
Karena itu, DPP Perbasi berharap hasil Musdalub mampu melahirkan kepemimpinan baru yang memiliki komitmen kuat dalam membangun ekosistem bola basket Papua Tengah secara berkelanjutan.

Menurut Krisna, pengurus yang terpilih nantinya diharapkan tidak hanya menjalankan tugas administratif organisasi, tetapi juga mampu menyusun program pembinaan yang menyentuh seluruh kabupaten di Papua Tengah sehingga potensi atlet muda dapat berkembang secara merata.
Ia optimistis apabila sinergi antara DPP Perbasi dan Pengprov Perbasi Papua Tengah terus diperkuat, maka berbagai program pembinaan akan berjalan lebih efektif dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan prestasi atlet.
“Sinergi dan keselarasan visi antara pengurus daerah dan pusat diharapkan mampu menghasilkan keputusan-keputusan strategis yang berdampak nyata terhadap peningkatan prestasi atlet di kancah nasional,” tutupnya.

Pelaksanaan Musdalub ini diharapkan menjadi awal baru bagi Perbasi Papua Tengah untuk membangun organisasi yang lebih solid, meningkatkan kualitas pembinaan atlet usia dini, memperluas penyelenggaraan kompetisi, serta mempersiapkan atlet-atlet terbaik yang mampu bersaing pada level nasional hingga internasional.
Dengan kepengurusan yang baru dan dukungan penuh dari DPP Perbasi, Papua Tengah diharapkan mampu menjadi salah satu daerah yang berkontribusi terhadap kemajuan olahraga bola basket Indonesia.













