NEWSBUSURNABIRE.ID -NABIRE –Papua Tengah | Semangat olahraga dan kebersamaan mewarnai pelaksanaan Bhayangkara Fun Run 5K yang digelar Polda Papua Tengah bersama DPD Barisan Merah Putih (BMP) RI Provinsi Papua Tengah, Sabtu (4/7/2026).

Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 ini berhasil menarik ratusan peserta dari berbagai kalangan untuk berlari bersama di pusat Kota Nabire.
Sedikitnya lebih dari 700 peserta, mulai dari pelajar, mahasiswa, komunitas olahraga hingga masyarakat umum, memadati kawasan Eks Bandara Lama Nabire sejak pagi hari. Mereka mengikuti lomba lari sejauh lima kilometer yang tidak hanya mengedepankan semangat kompetisi, tetapi juga menjadi kampanye hidup sehat sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
Mengusung tema “80 Tahun Polri Mengabdi untuk Masyarakat”, para peserta mengenakan kaus berwarna hitam sebagai simbol kebersamaan dalam memeriahkan peringatan Hari Bhayangkara.
Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini mengatakan penyelenggaraan Bhayangkara Fun Run merupakan salah satu bentuk nyata pengabdian Polri kepada masyarakat melalui kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi kesehatan.
Menurutnya, olahraga memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang sehat, disiplin, serta produktif sehingga mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah.
“Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut setiap tahun. Semangat olahraga harus tumbuh, terutama di kalangan anak-anak muda, sehingga mampu mendorong kemajuan Kabupaten Nabire dan Provinsi Papua Tengah,” ujar Kapolda.

Ia menegaskan bahwa peringatan Hari Bhayangkara tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga diisi dengan aktivitas yang melibatkan masyarakat secara langsung.
“Polri ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat. Melalui olahraga, kita membangun kesehatan, memperkuat persaudaraan, sekaligus menciptakan ruang kebersamaan yang positif,” katanya.
Kapolda juga menambahkan bahwa Polda Papua Tengah akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan olahraga masyarakat sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang sehat serta mempererat sinergi antara Polri dengan seluruh elemen masyarakat.
Bhayangkara Fun Run 5K mengambil titik start dan finis di kawasan Eks Bandara Lama Nabire. Peserta kemudian berlari menyusuri kawasan Pantai Nabire, melewati Tugu Cenderawasih, lampu merah Antonius, Perempatan Sion, hingga kembali ke garis finis.

Rute tersebut memberikan pengalaman berbeda bagi peserta karena menyuguhkan pemandangan pesisir Nabire yang menjadi salah satu ikon ibu kota Provinsi Papua Tengah.
Sorak sorai masyarakat yang berdiri di sepanjang lintasan turut menambah semarak jalannya perlombaan.
Pemerintah Provinsi Papua Tengah memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Bhayangkara Fun Run.
Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Papua Tengah, Victor Fun, mengatakan kegiatan tersebut memiliki nilai strategis dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebugaran tubuh.
Ia menilai olahraga lari tidak hanya memberikan manfaat kesehatan, tetapi juga dapat menjadi media pencarian atlet-atlet potensial yang nantinya dibina hingga mampu berprestasi di tingkat provinsi, nasional bahkan internasional.
“Melalui kegiatan seperti ini kita bisa menemukan bibit-bibit atlet berbakat yang dapat dibina secara berkelanjutan. Prestasi olahraga nantinya akan menjadi kebanggaan Papua Tengah,” katanya.
Victor menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi Papua Tengah berkomitmen mendukung pembinaan generasi muda melalui berbagai cabang olahraga.

Menurutnya, prestasi atlet tidak hanya mengharumkan nama daerah, tetapi juga membuka peluang masa depan yang lebih baik, termasuk kesempatan berkarier di institusi TNI maupun Polri.
Sementara itu, Wakil Ketua I DPD BMP RI Papua Tengah yang juga Ketua Panitia, Samuel Sauwyar, menjelaskan Bhayangkara Fun Run merupakan hasil kolaborasi antara Polda Papua Tengah dan DPD BMP RI Papua Tengah sebagai bentuk partisipasi dalam memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80.
Menurut Samuel, tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa olahraga mampu menjadi sarana memperkuat persatuan dan kebersamaan.
“Lebih dari 700 peserta ikut ambil bagian dalam kegiatan ini. Ini menjadi bukti bahwa masyarakat sangat mendukung kegiatan positif yang mempererat hubungan antara Polri dan warga,” ujarnya.

Panitia juga menyediakan berbagai hadiah menarik untuk meningkatkan semangat peserta.
Hadiah tersebut meliputi satu unit sepeda motor sebagai hadiah utama, sepeda gunung, televisi, mesin cuci, kulkas, serta berbagai doorprize lainnya.
Meski demikian, Samuel menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan bukan semata-mata mengejar hadiah.
Menurutnya, nilai terbesar dari Bhayangkara Fun Run adalah membangun kebersamaan dan menjaga situasi keamanan yang kondusif di Papua Tengah.
“Hadiah yang paling penting adalah terciptanya Papua Tengah yang aman dan damai. Jika daerah aman, maka seluruh aktivitas masyarakat dapat berjalan lancar dan pembangunan akan semakin maju,” tuturnya.

Pelaksanaan Bhayangkara Fun Run 5K menjadi bukti bahwa olahraga mampu menjadi jembatan yang mempererat hubungan antara aparat kepolisian dengan masyarakat.
Selain mengajak warga menerapkan pola hidup sehat, kegiatan ini juga menjadi ruang interaksi yang memperkuat rasa kebersamaan, persaudaraan, serta semangat gotong royong dalam membangun Papua Tengah.
Dengan tingginya partisipasi masyarakat pada penyelenggaraan tahun ini, Bhayangkara Fun Run diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang terus berkembang dan menjadi salah satu event olahraga terbesar di Kabupaten Nabire sekaligus melahirkan atlet-atlet muda berbakat dari Papua Tengah.

Tak hanya menghadirkan kompetisi lari, Bhayangkara Fun Run 5K juga dikemas sebagai ajang hiburan yang menyuguhkan berbagai penampilan menarik. Setelah seluruh peserta menyelesaikan lintasan, suasana semakin semarak dengan penampilan DJ Nanda yang membawakan musik enerjik dan menghibur ratusan peserta serta masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.
Kemeriahan berlanjut dengan atraksi Tarian Avatar yang memukau penonton melalui koreografi kreatif dan penuh semangat. Penampilan tersebut menjadi salah satu daya tarik yang menghidupkan suasana peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus memberikan hiburan bagi masyarakat yang hadir.
Peserta juga diajak mengikuti senam bersama yang dipandu oleh Sanggar Senam. Gerakan yang energik membuat seluruh peserta lebih siap mengikuti lari sejauh lima kilometer sekaligus memperkuat pesan pentingnya menjaga kebugaran tubuh melalui aktivitas olahraga yang rutin.
Rangkaian hiburan tersebut menjadikan Bhayangkara Fun Run 5K bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga festival kebersamaan yang mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
Suasana penuh kegembiraan, kekompakan, dan semangat hidup sehat terasa sepanjang kegiatan hingga pengundian berbagai hadiah doorprize yang telah disiapkan panitia.

Kemeriahan Bhayangkara Fun Run 5K semakin terasa dengan kehadiran sejumlah pejabat pemerintah, TNI, Polri, dan unsur Forkopimda. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Papua Tengah, Victor Fun, mewakili Pemerintah Provinsi Papua Tengah, Wakil Bupati Nabire H. Burhanuddin Pawennari, Dandim 1705/Nabire Letkol Arh Dwi Palwanto Tirtamentari, perwakilan Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Papua Tengah, serta para Pejabat Utama Polda Papua Tengah, jajaran TNI-Polri, dan tamu undangan lainnya.
Kehadiran para pimpinan daerah bersama unsur TNI dan Polri menjadi simbol kuat sinergitas lintas institusi dalam mendukung pembangunan masyarakat yang sehat, aktif, dan harmonis.
Momentum Bhayangkara Fun Run 5K juga dimanfaatkan untuk mempererat kebersamaan antara aparat keamanan, pemerintah daerah, komunitas olahraga, serta masyarakat Papua Tengah dalam semangat persatuan dan kolaborasi membangun daerah.













