>

Isu Jualan di Pasar Jogatapa Dibantah Melince Tipagau, Ini 1 Fakta Sebenarnya

By BusurNabire.id
Kamis, 2 Juli 2026 02:52 WIB | 115 Views
Isu Jualan di Pasar Jogatapa Dibantah Melince Tipagau, Ini Fakta Sebenarnya (Foto: BusurNabire)

NEWS.BUSURNABIRE.ID – Intan Jaya Papua Tengah | Melince Tipagau menyampaikan klarifikasi terkait informasi yang beredar di media sosial mengenai aktivitasnya di Pasar Jogatapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, pada 30 Juni 2026. Ia menegaskan bahwa kabar yang menyebut dirinya berjualan di pasar merupakan informasi yang tidak benar atau hoaks.

Menurut Melince, keberadaannya di Pasar Jogatapa bukan untuk berdagang, melainkan memberikan dukungan kepada tetangganya yang berjualan dengan memanfaatkan hasil kebun miliknya.

“Saya tegaskan bahwa informasi yang menyebut saya berjualan di Pasar Jogatapa tidak benar. Yang berjualan adalah tetangga saya, bukan saya,” tegas Melince dalam klarifikasi resminya.

Melince menjelaskan, ia hanya membantu menyediakan hasil kebun seperti buah langsat dan salak agar dapat dijual oleh tetangganya di pasar.

Baginya, langkah tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap keluarga di lingkungan sekitar agar memiliki tambahan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Isu Jualan di Pasar Jogatapa Dibantah Melince Tipagau, Ini Fakta Sebenarnya (Foto: BusurNabire)

Hasil penjualan buah-buahan itu, lanjut Melince, sepenuhnya menjadi milik tetangganya dan digunakan untuk membeli berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, sabun, hingga kebutuhan rumah tangga lainnya.

“Tujuan saya hanya membantu tetangga supaya mereka bisa memperoleh penghasilan dari hasil kebun. Bukan untuk kepentingan pribadi saya,” ujarnya.

Melince berharap bantuan sederhana yang dilakukannya dapat menjadi contoh agar lebih giat memanfaatkan potensi alam yang dimiliki.

Menurutnya, hampir setiap keluarga memiliki lahan yang dapat ditanami berbagai komoditas sehingga hasilnya bisa menjadi sumber pendapatan tambahan.

Ia menilai pemanfaatan hasil kebun merupakan salah satu cara sederhana namun efektif dalam memperkuat ekonomi keluarga, terutama di daerah pedalaman.

“Harapan saya, langkah kecil ini menjadi motivasi bagi tetangga saya untuk terus berkebun, memanfaatkan potensi yang dimiliki, serta berjuang meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui usaha yang mandiri dan produktif,” katanya.

Baca Juga  John NR Gobai: DPR Papua Tengah Pacu Pembahasan Belasan Regulasi, Perubahan Perdasus OAP Jadi Perhatian

Dalam klarifikasinya, Melince juga menceritakan latar belakang kehidupannya yang berasal dari keluarga petani.

Ia mengatakan hingga saat ini masih aktif berkebun di sela-sela aktivitasnya sebagai ibu rumah tangga dan mengikuti berbagai kegiatan pelayanan di gereja.

Karena itu, menurutnya berkebun merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari yang sudah dijalani sejak lama.

“Saya berasal dari keluarga petani. Sampai sekarang aktivitas rutin saya adalah berkebun dan mengikuti kegiatan gereja. Saya tidak pernah berjualan di pasar. Kalau ke pasar, saya datang untuk berbelanja seperti ibu-ibu rumah tangga lainnya,” jelasnya.

Di akhir penyampaiannya, Melince juga menyampaikan permohonan maaf kepada mama-mama pedagang di Pasar Jogatapa apabila kehadirannya menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Ia menegaskan bahwa niatnya semata-mata ingin membantu keluarga dan tetangga agar memperoleh penghasilan melalui hasil kebun yang mereka miliki.

“Saya kasihan kepada tetangga dan keluarga saya, sehingga saya membantu mereka dengan hasil kebun saya. Mudah-mudahan ini bisa menjadi semangat bagi masyarakat untuk terus bekerja dan memanfaatkan potensi yang ada,” ungkapnya.

Melalui klarifikasi tersebut, Melince berharap masyarakat Intan Jaya tidak lagi terpengaruh oleh informasi yang tidak benar serta lebih mengedepankan tabayun sebelum mempercayai kabar yang beredar di media sosial.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus membangun semangat gotong royong, saling membantu, dan memanfaatkan potensi pertanian lokal sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga.

Berita Terkait

🇮🇩 **DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81** 🇮🇩 **17 Agustus 2026** Dengan semangat **“Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”**, Pemerintah Provinsi Papua Tengah mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai semangat bersama dalam memperkuat persatuan, membangun daerah, dan mewujudkan Papua Tengah yang semakin maju. Gubernur Papua Tengah **Meki Nawipa, S.H.** bersama Wakil Gubernur Papua Tengah **Deinas Geley, S.Sos., M.Si.** menyampaikan ucapan **Dirgahayu Republik Indonesia ke-81**. 🇮🇩 **Bersatu dalam keberagaman, bergerak bersama untuk Papua Tengah yang maju dan Indonesia yang semakin kuat.** **Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.** **Dirgahayu Republik Indonesia ke-81! 🇮🇩** #HUTRI81 #DirgahayuRI #IndonesiaMerdeka #PapuaTengah #MekiNawipa #DeinasGeley #IndonesiaBerdaulat #IndonesiaMaju
Ucapan Kapolda Papua Tengah Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah 🌙 Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., beserta Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan Indonesia. "Pergantian Tahun Baru Islam merupakan momentum untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Mari kita jadikan nilai-nilai hijrah sebagai inspirasi untuk terus berbuat kebaikan, menjaga persatuan, dan mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Papua Tengah," ujar Kapolda Papua Tengah. Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan antarumat beragama demi terciptanya Papua Tengah yang aman, damai, dan harmonis. "Semoga di tahun yang baru ini Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan perlindungan-Nya kepada kita semua, serta memberikan kekuatan dalam menjalankan tugas dan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara," tutup Brigjen Pol. Jermias Rontini. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik, Papua Tengah yang Aman, Damai, dan Sejahtera. #TahunBaruIslam1448H, #Muharram1448H, #KapoldaPapuaTengah, #JermiasRontini, #WakapoldaPapuaTengah, #PapuaTengah, #PolriUntukMasyarakat, #Hijrah1448H, #BusurNabire, #PapuaDamai
🌙 Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.Semoga pergantian tahun ini men
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup