>

Forum SKPD Bidang Hukum Perkuat Sinkronisasi Regulasi Papua Tengah Demi Otonomi Khusus Berkelanjutan

By BusurNabire.id
Senin, 29 Juni 2026 04:35 WIB | 1 Views
Forum SKPD Bidang Hukum Perkuat Sinkronisasi Regulasi Papua Tengah Demi Otonomi Khusus Berkelanjutan (Foto: BusurNabire)

NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire – Pemerintah Provinsi Papua Tengah terus memperkuat fondasi pembangunan daerah melalui pembenahan sektor hukum. Salah satu langkah konkret dilakukan dengan menggelar Forum SKPD Bidang Hukum Papua Tengah Tahun 2026 yang mempertemukan seluruh pemangku kepentingan bidang hukum dari pemerintah provinsi maupun delapan pemerintah kabupaten.

Forum SKPD Bidang Hukum Perkuat Sinkronisasi Regulasi Papua Tengah Demi Otonomi Khusus Berkelanjutan (Foto: BusurNabire)

Forum yang berlangsung di Auditorium LPP RRI Nabire, Senin (29/6/2026), menjadi ruang strategis untuk menyamakan arah kebijakan hukum sekaligus meningkatkan kualitas regulasi daerah agar selaras dengan pelaksanaan Otonomi Khusus Papua.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi Papua Tengah, Viktor Fun, S.Sos., M.Si., yang hadir mewakili Gubernur Papua Tengah, Meki F. Nawipa.

Turut hadir Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri, Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Papua Tengah, para narasumber dari pemerintah pusat dan daerah, Kepala Bagian Hukum dari seluruh kabupaten di Papua Tengah, serta para peserta forum.

Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan Viktor Fun, ditegaskan bahwa Forum SKPD Bidang Hukum merupakan instrumen penting dalam memperkuat koordinasi antar pemerintah daerah, khususnya setelah berlakunya Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2021 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 mengenai Otonomi Khusus Papua.

Menurutnya, perubahan regulasi nasional harus direspons dengan harmonisasi seluruh produk hukum daerah sehingga kebijakan pemerintah dapat berjalan efektif hingga tingkat kabupaten.

“Forum SKPD Bidang Hukum mempunyai nilai strategis dalam mendukung keberlangsungan penyelenggaraan pemerintahan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten, terutama dalam pelaksanaan Otonomi Khusus Papua,” ujar Viktor Fun.

Ia menjelaskan bahwa forum tersebut menjadi media koordinasi untuk menyatukan persepsi terkait penyusunan regulasi daerah sekaligus menyelesaikan berbagai persoalan hukum yang muncul dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Baca Juga  Festival Cahaya Kreasi 2026 Didorong Jadi Program Pembinaan Talenta Pelajar Papua Tengah

Pembahasan dalam forum tidak hanya berorientasi pada penyusunan aturan baru, tetapi juga mengevaluasi efektivitas berbagai produk hukum yang telah diterbitkan.

Sejumlah agenda penting dibahas, di antaranya fasilitasi serta evaluasi Peraturan Daerah Provinsi (Perdasi), Peraturan Daerah Khusus (Perdasus), penanganan perkara hukum pemerintah daerah, hingga identifikasi berbagai persoalan hukum yang dihadapi kabupaten di Papua Tengah.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah menilai bahwa kualitas regulasi menjadi faktor utama dalam menciptakan kepastian hukum sekaligus meningkatkan pelayanan publik.

Karena itu, seluruh produk hukum diharapkan mampu menjadi landasan pembangunan yang berkeadilan serta memberikan perlindungan terhadap hak-hak dasar masyarakat, khususnya Orang Asli Papua (OAP).

Viktor Fun menegaskan bahwa setiap kebijakan hukum harus sejalan dengan visi pembangunan Papua Tengah Emas 2025–2030.

Regulasi yang disusun pemerintah daerah tidak hanya berfungsi sebagai instrumen administrasi, tetapi juga menjadi dasar dalam mempercepat pembangunan ekonomi, sosial, politik, pendidikan, hingga pelestarian budaya masyarakat Papua.

Menurutnya, keberpihakan terhadap Orang Asli Papua harus tercermin dalam setiap produk hukum yang diterbitkan pemerintah.

“Produk hukum daerah harus memiliki keberpihakan kepada Orang Asli Papua agar mampu meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Papua Tengah,” tegasnya.

Dalam forum tersebut, pemerintah juga menyoroti pentingnya percepatan penyusunan berbagai regulasi turunan, baik berupa Perdasi, Perdasus, Peraturan Daerah Kabupaten, maupun Peraturan Bupati dan Wali Kota.

Sinkronisasi seluruh regulasi tersebut dinilai menjadi kebutuhan mendesak mengingat dinamika pembangunan dan perkembangan sosial masyarakat yang terus berubah.

Selain penyelarasan regulasi, pemerintah juga mendorong tersusunnya petunjuk teknis yang mampu mempercepat proses fasilitasi serta evaluasi setiap produk hukum sehingga implementasinya di lapangan dapat berjalan lebih efektif.

Forum SKPD Bidang Hukum Papua Tengah Tahun 2026 juga menghasilkan pembahasan mengenai penguatan pelayanan hukum berbasis digital.

Baca Juga  Kepala Suku Nayak Ajak Warga Nabire Jaga Kamtibmas, Perkuat Persatuan Papua

Langkah tersebut dipandang penting untuk meningkatkan efisiensi pelayanan kepada masyarakat sekaligus mempercepat koordinasi antar pemerintah daerah.

Digitalisasi diharapkan mampu mendukung proses dokumentasi produk hukum, pemetaan permasalahan hukum, hingga penyediaan informasi hukum yang lebih mudah diakses oleh seluruh pemangku kepentingan.

Di sisi lain, pemerintah juga menekankan pentingnya pemetaan persoalan hukum secara menyeluruh agar setiap permasalahan yang muncul dapat ditangani lebih cepat dan tepat.

Menutup sambutannya, Viktor Fun mengajak seluruh pemerintah kabupaten di Papua Tengah untuk terus memperkuat kerja sama dalam membangun sistem hukum yang harmonis, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dinilai menjadi kunci keberhasilan implementasi Otonomi Khusus Papua sekaligus mempercepat pembangunan daerah.

Melalui penyelenggaraan Forum SKPD Bidang Hukum Papua Tengah Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap lahir berbagai rekomendasi strategis yang dapat meningkatkan kualitas regulasi, memperkuat tata kelola pemerintahan, serta menghadirkan kepastian hukum yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat Papua Tengah, khususnya Orang Asli Papua.

Berita Terkait

🌙 Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah 🌙 Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, S.H., bersama Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos., M.Si., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan di seluruh Indonesia. "Momentum Tahun Baru Islam hendaknya menjadi waktu yang tepat untuk melakukan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian sosial demi terwujudnya Papua Tengah yang aman, damai, maju, dan sejahtera," ujar Gubernur Meki Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley. Keduanya juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan semangat Hijrah Nabi Muhammad SAW sebagai inspirasi untuk terus bekerja, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan daerah serta menjaga persatuan dalam keberagaman. "Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan kemudahan bagi seluruh masyarakat Papua Tengah dalam menjalani kehidupan serta membangun daerah yang kita cintai bersama," tutup mereka. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah untuk Papua Tengah yang Harmonis, Maju, dan Sejahtera.
Ucapan Kapolda Papua Tengah Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah 🌙 Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., beserta Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan Indonesia. "Pergantian Tahun Baru Islam merupakan momentum untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Mari kita jadikan nilai-nilai hijrah sebagai inspirasi untuk terus berbuat kebaikan, menjaga persatuan, dan mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Papua Tengah," ujar Kapolda Papua Tengah. Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan antarumat beragama demi terciptanya Papua Tengah yang aman, damai, dan harmonis. "Semoga di tahun yang baru ini Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan perlindungan-Nya kepada kita semua, serta memberikan kekuatan dalam menjalankan tugas dan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara," tutup Brigjen Pol. Jermias Rontini. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik, Papua Tengah yang Aman, Damai, dan Sejahtera. #TahunBaruIslam1448H, #Muharram1448H, #KapoldaPapuaTengah, #JermiasRontini, #WakapoldaPapuaTengah, #PapuaTengah, #PolriUntukMasyarakat, #Hijrah1448H, #BusurNabire, #PapuaDamai
🌙 Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.Semoga pergantian tahun ini men
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup