>

Papua Tengah Menata Masa Depan Kesehatan Lewat Data dan Teknologi Terpadu

By BusurNabire.id
Rabu, 20 Mei 2026 05:29 WIB | 26 Views
Papua Tengah Menata Masa Depan Kesehatan Lewat Data dan Teknologi Terpadu (Foto: Humas Pemprov)

NEWSBUSURNABIRE.ID – Nabire :Papua Tengah | Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinas Kesehatan terus memperkuat fondasi pelayanan kesehatan dengan menyiapkan data Sumber Daya Manusia (SDM) Kesehatan dan Rencana Kebutuhan SDM Kesehatan Tahun 2026, dalam kegiatan strategis yang digelar di Hotel Yahor Inn Kali Bobo, Nabire, Rabu (20/5/2026).

Kegiatan ini dibuka oleh Plt Asisten III Bidang Administrasi Setda Provinsi Papua Tengah, Viktor Fun, mewakili Gubernur Papua Tengah Meki F. Nawipa

Kegiatan ini dibuka oleh Plt Asisten III Bidang Administrasi Setda Provinsi Papua Tengah, Viktor Fun, mewakili Gubernur Papua Tengah Meki F. Nawipa, sebagai bagian dari langkah serius pemerintah daerah membangun sistem kesehatan yang terukur, merata, dan berbasis data akurat di seluruh wilayah Papua Tengah.

Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan Viktor Fun, Pemerintah Provinsi Papua Tengah memberikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah atas pelaksanaan agenda strategis tersebut. Menurutnya, penyusunan data tenaga kesehatan bukan sekadar rutinitas administrasi, melainkan bagian penting dari arah pembangunan kesehatan jangka panjang.

“Kesehatan adalah fondasi utama pembangunan manusia. Kita tidak bisa berbicara tentang Papua Tengah yang maju dan berdaya saing jika pelayanan kesehatan masyarakat belum berjalan optimal,” ujar Viktor Fun saat membuka kegiatan.

Ia menegaskan bahwa penyediaan tenaga kesehatan yang cukup, merata, dan berkualitas harus menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, rumah sakit, hingga seluruh pemangku kepentingan sektor kesehatan.

Papua Tengah Menata Masa Depan Kesehatan Lewat Data dan Teknologi Terpadu (Foto: Humas Pemprov)

Menurut Viktor, kegiatan ini memiliki nilai strategis karena berfokus pada pemutakhiran data SDM kesehatan serta penyusunan Rencana Kebutuhan SDM Kesehatan (Renbut SDMK) berbasis analisis kebutuhan dan beban kerja riil di lapangan.

Data yang disampaikan dalam forum tersebut menunjukkan tantangan pelayanan kesehatan di Papua Tengah masih cukup besar. Saat ini, dari sembilan rumah sakit yang tersebar di wilayah Papua Tengah, baru tiga rumah sakit yang telah memiliki kelengkapan tujuh dokter spesialis utama sesuai standar pelayanan kesehatan.

Baca Juga  Nurhaidah Nawipa Resmi Membuka Seminar Parenting PKK Papua Tengah di Nabire

Sementara itu, pada tingkat pelayanan dasar, dari 148 puskesmas yang ada, hanya sebagian kecil yang telah memenuhi standar sembilan jenis tenaga kesehatan sebagaimana ditetapkan dalam regulasi nasional.

“Data ini harus menjadi alarm sekaligus motivasi bagi kita semua agar bergerak lebih cepat, lebih terarah, dan lebih tepat dalam merencanakan kebutuhan SDM kesehatan,” tegasnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Papua Tengah memiliki visi besar mewujudkan daerah yang adil, bermartabat, harmonis, berdaya saing, maju, dan berkelanjutan.

Untuk mewujudkan visi tersebut, peningkatan kualitas sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan berbudaya menjadi prioritas utama pembangunan daerah.

Karena itu, Viktor meminta seluruh Dinas Kesehatan kabupaten, BKPSDM, rumah sakit, dan seluruh stakeholder agar serius mengikuti proses pendataan serta memastikan setiap informasi yang dimasukkan benar-benar valid sesuai kondisi lapangan.

Ia juga mengapresiasi penerapan transformasi digital kesehatan melalui aplikasi SISDMK dan SATUSEHAT, yang dinilai menjadi bagian penting dari modernisasi sistem layanan kesehatan nasional.

“Papua Tengah tidak boleh tertinggal dalam transformasi pelayanan kesehatan berbasis teknologi. Kita harus mampu menyesuaikan diri dengan sistem digital yang terintegrasi secara nasional,” katanya.

Menurutnya, hasil dari kegiatan ini diharapkan melahirkan rekomendasi strategis yang benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat, terutama di wilayah dengan akses kesehatan terbatas seperti Intan Jaya, Puncak, Paniai, Deiyai, Dogiyai, Mimika, Nabire, dan Puncak Jaya.

Viktor menegaskan bahwa pemerataan tenaga kesehatan menjadi kunci utama dalam mempersempit kesenjangan layanan antarwilayah di Papua Tengah.

Ia pun mengajak seluruh peserta menjadikan momentum ini sebagai langkah bersama memperkuat sistem kesehatan yang adil, merata, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Kita ingin memastikan seluruh masyarakat Papua Tengah mendapatkan hak pelayanan kesehatan yang sama dan berkualitas, tanpa terkecuali,” tutupnya.

Berita Terkait

WhatsApp Image 2026-04-02 at 13.08.35
Polda Papua Tengah mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 H
Kepala Kepolisian Daerah Papua Tengah Beserta Staf dan Jajaran mengucapkan Selamat Hari Raya NYE
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup