NEWSBUSURNABIRE.ID – Timika, Papua Tengah – Kapolda Papua Tengah, Jermias Rontini, melaksanakan kunjungan kerja ke Polres Mimika pada Selasa (19/5/2026). Kunjungan tersebut menjadi momen penuh kenangan bagi Kapolda karena dirinya pernah bertugas cukup lama di wilayah Mimika sebelum melanjutkan karier ke daerah lain.
Dalam sambutannya di hadapan jajaran personel, Kapolda mengungkapkan rasa harunya bisa kembali berada di lingkungan Polres Mimika setelah meninggalkan tempat tersebut pada Januari 2015. Ia mengenang berbagai dinamika tugas saat masih menjabat di sana, yang menurutnya memiliki tantangan berbeda dibanding kondisi saat ini.

“Saya merasa seperti kembali ke rumah sendiri karena pernah mengabdi cukup lama di Polres Mimika. Banyak pengalaman dan kenangan yang terbentuk di tempat ini,” ungkapnya.
Kapolda juga mengaku bangga melihat perkembangan para anggota yang pernah bekerja bersamanya. Sejumlah personel yang dahulu masih berpangkat bintara kini telah dipercaya menjadi perwira. Selain itu, ia turut menyempatkan diri bertemu dengan anggota yang telah memasuki masa purnabakti.
Menurutnya, keberhasilan seorang anggota Polri tidak hanya diukur dari pangkat dan jabatan, tetapi juga dari pengabdian serta dedikasi kepada masyarakat dan institusi.

Dalam arahannya, Kapolda Papua Tengah menyoroti meningkatnya kasus kriminalitas di Kabupaten Mimika, terutama tindak pencurian yang masih menjadi perhatian masyarakat. Karena itu, ia meminta seluruh jajaran kepolisian terus melakukan pembenahan dan inovasi dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Ia menegaskan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat harus benar-benar dirasakan melalui pelayanan yang cepat, tepat, profesional, serta mengedepankan pendekatan humanis.
“Setiap anggota harus mampu menjadi pelindung dan pengayom masyarakat. Jangan hanya hadir saat ada masalah, tetapi bangun kedekatan dan kepercayaan publik melalui pelayanan yang baik,” tegasnya.

Selain pelayanan publik, Kapolda juga mengingatkan pentingnya menjaga disiplin, loyalitas, dan solidaritas internal di lingkungan kepolisian. Ia meminta seluruh personel tetap menjaga kekompakan serta meningkatkan kesiapsiagaan dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Dalam bidang penegakan hukum, Kapolda menekankan agar setiap anggota bekerja secara profesional, objektif, dan transparan sehingga tidak menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat. Pendekatan penyelesaian masalah melalui mediasi dan restorative justice juga diminta untuk terus dikedepankan dalam menangani persoalan sosial tertentu.
Ia turut memberi perhatian khusus kepada para perwira agar mampu menjadi teladan bagi anggota di lapangan. Menurutnya, kepemimpinan yang baik tidak hanya ditunjukkan melalui instruksi, tetapi juga melalui sikap dan contoh nyata dalam bekerja.
“Kepemimpinan harus dibangun dengan keteladanan. Jaga soliditas, tingkatkan pengawasan terhadap anggota, dan pastikan seluruh personel memahami tanggung jawabnya masing-masing,” pungkas Kapolda.













